Catatan Harian Seorang Istri Yang Terlantar ( Revisi)

Catatan Harian Seorang Istri Yang Terlantar ( Revisi)
episode 95


__ADS_3

ridwan yang mendengar penuturan dari satria pun merenungi kesalahannya (dari kemarin terus saja merenung tanpa adanya perubahan dasar ridwan).ia belum bisa menjadi suami siaga buat fairuz dan segala keperluan dari fairuz masih belum ia penuhi


mereka pun bercakap cakap seputar pekerjaan.tiba tiba saja keributan terjadi di luar dan semua itu adalah ulah dari sintya yang tidak terima di perlakukan seperti tadi oleh fairuz padahal baru saja tetapi ia sudah berontak


"fairuz keluar kau dasar wanita murahan perebut pacar orang"ucap sintya sambil berteriak dan ia juga membawa media untuk merekamnya sebab ia sudah menyebarkan berita bahwa ia adalah orang yang paling tersakiti karena pacarnya telah di rebut orang


ridwan,roki,satria dan juga oak afiq oun keluar menuju asal suara "apa yang kalian ributkan disini"tanya pak afiq yang kala itu bingung melihat banyak media yang sedang menyoroti mereka


"bubar......bubar.....bubar"ucap roki mengusir para media tetapi semuanya sia sia


"apa yang kau inginkan"tanya ridwan kepada sintya


"aku ingin kau ceraikan istrimu dan menikahiku"ucap sintya dengan senyum kemenangan


plak........ tamparan keras melayang tepat di wajah sintya dengan keras "menikahi mu........maaf aku tidak bisa lebih baik kau keluar dari mansionku sekarang"ucap ridwan dengan dingin.kala ini ridwan mengeluarkan sisi iblisnya karena ia rasa sudah tidak ada toleransi buat wanita di depannya ini

__ADS_1


"tidak aku tidak mau"teriak sintya semakin menjadi jadi


"baiklah ini adalah kemauan mu"ucap ridwan dengan segera menarik sintya dengan keras sehingga sintya terjatuh.ridwan tidak memperdulikan nya ia terus saja menarik sintya sampai di depan gerbang


sementara roki,satria dan juga pak afiq hanya bisa manahan nafas melihat apa yang di lakukan satria


"silahkan keluar dari sini"teriaknya sekali lagi dan lara media terus saja menyorot nya dan sekali lagi saya tegaskan "saya tidak memiliki hubungan apapun dengan wanita ini dan mengenai istri saya,dia tidak merebut saya dari siapapun"ucap ridwan lagi


"ridwan ku mohon ceraikan dia dan kembalilah kepadaku"ucap Sintya yang kala itu sudah sangat mengenaskan


ridwan lun meraih wajah sintya dan mencengkeram nya dengan kuat"melihat wajahmu saja aku audah muak apalagi menikahimu"ucap ridwan dengan keras dan hal itu membuat sintya down


grep.........peluk sintya dari belakang "lepaskan"teriak ridwan dengan suara yang menggelegar ke seluruh halaman.ia pun berbalik dan mendorong sintya dengan keras "saya ucapkan sekali lagi jangan mendekat kepada saya"ucap ridwan sambil menatap sintya dengan tajam


"saya tidak akan pergi meskipun saya harus mati"ucap Sintya

__ADS_1


"okeh itulah keputusan anda"ucap ridwan dan mengambil pisau lipat yang ada di sakunya dan mengarahkan ke leher sintya sementara sintya hanya bisa menelan ludahnya dengan kasar akibat perlakuan ridwan


fairuz yang baru saja tiba karena mendengar keributan yang terjadi pun terkejut sebab melihat ridwan mengarah kan pisau ke arah leher sintya "jangan..........."teriak fairuz sambil berlari dan memeluk ridwan dari arah belakang


ridwan hanya menggores sedikit kulit leher dari sintya sebab fairuz sudah mendekapnya "mas.......tolong jangan lakukan"ucap fairuz


"kamu beruntung kali ini jika saja tidak ada istriku mati kau ku buat"ucap ridwan sambil membalas pelukan dari fairuz dengan erat


sintya tak terimah karena melihat adegan tersebut pun berdiri dan mengambil pisau dalam tasnya kemudian menusuk ridwan dari arah belakang "kalau aku tidak bisa mendapatkan ridwan kamu juga harus sama sepertiku"ucap sintya dengan sinis


segera fairuz mencabut pisau yang menancap di punggung ridwan dan melemparkannya ke sembarang arah dan segera menangkap sintya "daddy tolong tangkap perempuan ini"ucap fairuz dan dengan segera pak afiq pun memegang tangan sintya dengan keras


"kak Roki tolong angkat ridwan kita akan membawanya ke rumah sakit takutnya ia kehilangan banyak darah"ucap fairuz kepada roki.ia tak meminta tolong kepada satria sebab satria menggendong anaknya yang masih bayi.


to be continued

__ADS_1


......***mohon maaf yah jika part ini agak sedikit membosankan tetapi aku akan berusaha untuk membuatnya lebih menarik.jangan bosan bosan yah mampir ke karyaku ini......


...okeh see you***...


__ADS_2