
setelah semua selesai di bicarakan maka pamitlah pulang keluarga dari Ridwan sedangkan Fairuz hanya terus termenung memikirkan takdirnya yang terus saja mempermainkannya.
"bang,apakah jalan yang aku ambil ini sudah benar"tanyanya kepada Satria yang membuat satria Vivi dan juga Maya bingung
"serahkan semua kepada yang maha kuasa dan semua akan baik baik saja"jawab Maya sambil mengelus puncak tangan Fairuz
sementara Vivi terus tersenyum melihat temannya yang baru beberapa hari ia kenal akan berkeluarga sedangkan ia masih saja sendiri.ia iri tetapi ia tak mau merebut kebehagiaan temannya itu "kamu jangan ragu,jika ia membuat masalah denganmu bicarakan kepadaku maka akan ku pukul kepalanya sampai retak"ucap Vivi dengan begitu dramatis dan terjadilah kekacauan kecil di mansion satria
mereka terus saja berbicara di ruang keluarga sambil ngemil sisa kue tadi.setelah itu Vivi pun pamit pulang karena sudah sore.
mereka pun mulai membersihkan bekas kue dan minum tadi "kak aku masuk kekamar dulu"ucap Fairuz
"iya silahkan"ucap Maya
setelah itu Fairuz pun masuk ke kamarnya dan mulai membersihkan diri sebab dia mau melaksanakan kewajibannya sebagai umat muslim begitu pula dengan Maya dan juga Satria.
__ADS_1
sementara disisi mansion Daren terlihat Daren yang begitu ptihatin.setelah mengetahui semua fakta fakta mengenai fransiska.ia menyadari dirinya terlalu bodoh dalam hal mengambil tindakan sehingga ia harus kehilangan orang yang begitu tulus mencintainya.pikirannya tidak lagi tertuju pada pekerjaan sehingga perusahaan terus mengalami penurunan dan itu membuat pak Nugroho gelisah.
pak Nugroho akan mencari cara agar Fairuz kembali ke keluarganya agar Daren bisa bekerja seperti biasanya.untuk sekarang ini ayah Daren yang memimpin perusahaan sehingga sedikit demi sedikit kekacauan yang terjadi bisa diatasi meskipun penurunan yang terjadi di perusahaan belum teratasi semuanya.
malam yang dingin kini telah di gantikan oleh siang tetapi kali ini tidak seperti biasanya karena hari ini langit terlihat mendung tanpa adanya sinar mentari yang menyinari.di mansion satria kehangatan terjadi seperti biasanya.satria dengan setelan jasnya yang begitu menawan dan Maya yang merapikannya dengan begitu telaten sehingga Fairuz hanya bisa menyaksikan itu dengan iri hati.setelah mereka oun berangkat ke tempat kerja mereka masing masing Maya dan juga Fairuz menuju toko kue mereka dan satria menuju perusahaan Ridwan.
hari ini Ridwan begitu senang dan juga bahagia,terlihat di tangannya ada kotak makan dari sang mamah untuk di berikan ke calon mantu mereka sehingga ia begitu bersemangat soalnya ia akan bertemu dengan bidadarinya yang ia rindukan.sementara Satria bingung melinat perubahan ekspresi dari atasannya itu
"permisi pak mengapa anda begitu ceria hari ini"tanya satria
Ridwan oun berangkat menuju toko kue Fairuz dengan mobil mewahnya.sementara di toko kue Fairuz kini tengah terjadi sedikit masalah yang dimana Daren datang dan memaksa Fairuz untuk mengikutinya dan disana Vivi berusaha untuk menghalaunya
"menyingkir kau dari hadapanku"bentak Daren dengan keras
"tidak akan karena aku tau kau berniat buruk"ucap Vivi dengan keras sedangkan Maya tak bisa berbuat banyak soalnya perut buncitnya yang menganggu aktifitasnya.
__ADS_1
"aku tidak mau kasar kepada wanita tetapi jika seperti ini maka aku tidak akan segan segan lagi"ucap Daren yang sudah tidak bisa menahan emosi nya.
sedangkan fairuz yang sedang berada di dapur mendengar keributan di tokonya pun keluar untuk melihatnya
"Vivi ada apa mengapa ribut ribut begini"ucap Fairuz yang belum melihat Daren
"ini ada Manusia setengah iblis mau datang menemui mu"ucap Vivi dengan sarkas.mendengar itu membuat Fairuz bingung ia pun melihat ke arah vivi setelah membersihkan pakaian nya yang terkena tepung dan betapa terkejutnya ia melihat Daren yang sedang menatapnya sendu
"mengapa kau kemari dan membuat keributan disini"tanya Fairuz dengan begitu dingin
"aku ingin bicara denganmu"ucap Daren sambil menarik tangan Fairuz dan Fairuz pun menghentakan tangannya
"tolong lepaskan kita bukan muhrim lagi jadi jangan sentuh saya"ucap Fairuz dengan keras "apa yang ingin kau bicarakan denganku"tanyanya lagi
to be continued
__ADS_1
...mohon maaf jika baru hari ini aku update soalnya kegiatan di duniaku belum juga surut malah tambah pasang jadi belum memiliki kesempatan baru kali ini saya bisa update karena memiliki kesempatan meskipun hanya sebentar...