
setelah Roki berteriak,Daren beserta orang tuanya pun membalikan badan mereka dan betapa terkejutnya mereka jika ada yang mengikuti mereka
"sedang apa kau disini"tanya Daren
"sedang apa aku disini itu terserah aku dan yang kalian ingin sakiti itu kekasihku mana mungkin aku diam saja"ucap Roki
"cepat tangkap dia"perintah Sean kepada bawahannya
"jangan terlalu buru buru mari kita buat kesepakatan,jika kalian melepaskan Vivi maka aku tidak akan mencebloskan kalian ke kantor polisi tetapi jika kalian tetap saja memberontak seperti ini maka jangan salahkan saya jika kalian berakhir di bui"ucap Roki
"tidak akan ada yang masuk penjara hari ini karena kau juga akan kami sekap"ucap Daren dengan dingin
"okeh itu kemauan kalian"ucap Roki dengan santainya
__ADS_1
tiba tiba saja keluar orang orang dari Roki dan menatap mereka dengan garang.terjadilah perkelahian antara kubu Daren dan roki.daren kini sedang melawan Roki tetapi kelihatannya Daren kewalahan sebab gerakan dari Roki sangatlah gesit dan lincah
"bagaimana masih mau lanjut atau tidak"tanya Roki dengan sedikit ejekan
"aku bukanlah orang lemah sepertimu"ucap Daren sambil ngos-ngosan
sementara di hotel tempat acara Ridwan dan juga Fairuz telah terjadi kekacauan yang dimana orang suruhan dari Sean dan juga Daren kini tengah mengacau.para hadirin berlarian kesana kemari menyelamatkan diri sementara Ridwan kini melindungi istrinya tetapi Fairuz tidak tinggal diam.dia merobek gaun mewahnya sebatas lutut dan beruntungnya ia memakai celana panjang bagian dalam sehingga auratnya tidak terekspos keluar.ia pun melawan bergerak melawan beberapa orang suruhan dari Daren dengan begitu mematikan.titik titik lemah seakan akan menjadi santapan empuk bagi fairuz sehingga orang orang itu tidak berkutik.satria dengan garangnya melawan beberapa orang suruhan itu sambil melindungi Maya yang sedang hamil begitu juga pak afiq yang sedang melindungi istrinya tetapi mereka kagum atas apa yang di lakukan Fairuz. orang suruhan dari Daren pun tumbang semua dan di kumpulan dalam satu titik kemudian di tanyakan satu persatu
"siapa yang menyuruh kalian untuk mengacaukan tempat ini"tanya pak afiq
"ooooh.......jadi kalian mau bermain bersama kami"ucap Fairuz dari arah belakang dan terlihat begitu dingin "ambilkan makana di dapur sebanyak banyaknya dan cepat makankan kepada mereka jika mereka belum juga mengaku terus saja suapi sampai mereka mengaku"ucap fairuz.kali ini ia sudah tidak toleran lagi dengan orang yang menyuruh mereka
datanglah beberapa tempat besar yang isinya adalah makanan dan itu akan disuapi kepada salah satu dari mereka hingga mereka mengaku
__ADS_1
"cepat suapi"ucap Maya kegirangan
para pelayan pun mulai menyukai kepada orang suruhan itu dengan bergantian.selama mereka menyuapi Ridwan bertanya siapa yang menyuruh mereka tetapi tidak ada yang mau mengaku sehingga makanan itu terus saja masuk kedalam mulut orang itu.terlihat orang itu sudah tidak mampu menampung makanan lagi ia sudah terlalu kekenyangan tetapi Ridwan tetap memaksa para pelayan untuk memasukan makanan kedalam mulut orang itu
"sudah......cukup aku sudah tidak kuat lagi"ucap orang A yang tadi di tanyakan oleh Ridwan
"jadi anda bisa memberitahukan siapa yang menyuruh Anda"ucap Ridwan
"baiklah saya akan menjawab pertanyaan bapak"ujar orang A "kami disuruh oleh pak Sean dan juga buk Reina untuk mengacaukan tempat ini jika tidak maka keluarga kami menjadi taruhan"ucap orang A sambil menunduk "kami semua yang disini sudah tidak punya pilihan lain selain mengikuti perkataan mereka"sambungnya
sementara Fairuz yang mendengar itu pun terkejut "mengapa mereka melakukan hal itu,apakah tidak cukup kah mereka membuatku tersiksa"ucap Fairuz
"tenang sayang......biarkan suamimu yang tampan rupawan ini yang mengurusnya kamu cukup diam dirumah"ucap Ridwan lemah lembut sekaligus kepedean
__ADS_1
satria dan juga Maya yang mendengar itu pun geram tetapi itu tidak berlangsung lama setelah melihat keromantisan Ridwan terhadap Fairuz
to be continued