Catatan Harian Seorang Istri Yang Terlantar ( Revisi)

Catatan Harian Seorang Istri Yang Terlantar ( Revisi)
episode 17


__ADS_3

awalnya sih Daren hanya mencicipi tetapi lama kelamaan ia pun memakan semuanya karena terlalu enak dan pas di lidahnya.


setelah makan ia pun membereskan bekas makannya dan mencucinya setelah itu ia pun masuk ke kamarnya untuk istirahat,pada saat ia melewati kamar Fairuz ia melihat Fairuz yang sedang duduk melaksanakan sholat ashar dan ia pun terkesima dan mengingat kapan ia terakhir kalinya melaksanakan kewajibannya sebagai umat muslim.tetaoi ia tak memperdulikan hal itu ia terus berjalan menuju kamarnya dan mulai mengistirahatkan dirinya.


usai melaksanakan sholat Fairuz pun keluar dari kamarnya dan menuju lantai bawah.sesampainya di bawah ia pun keluar menuju halaman mansion untuk sekedar menenangkan diri dan dilihatnya pak Tono dan juga pak Budi sedang bercengkrama di pos security dengan inisiatif Fairuz pun mendekati mereka


"assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh,paman"Fairuz mengucapkan salam kepada pak Tono dan juga pak Budi.


"waalaikumssalam warahmatullahi wabarakatuh,nak fairuz.sedang ada di sini"tanya pak Budi dengan santai


segeralah fairuz mengatakan tujuannya mendekati pos security "begini paman,Fairuz ingin bertanya kepada paman paman ini kalau masak enaknya makanan apa yang di masak"tanyanya soalnya ia ingin sekali memasak makanan yang ia tanyakan kepada orang lain

__ADS_1


"kalau paman sih yang simpel simpel saja nak seperti sayur asam,cumi goreng asam manis,sambal terasi ikan bakar,Sop jamur,sayur lodeh,ikan bakar dan juga tempe sama tahu goreng"ucap paman Tono dengan cepat memberitahukan apa yang ia ingin makan


"betul sekali itu,jadi lapar sayanya"sambung pak Budi sambil mengelus perutnya yang sedikit buncit


setelah mendapatkan apa yang ia inginkan Fairuz pun segera berlalu dari tempat itu dan menuju dapur tetapi ia masih mengucapkan terima kasih kepada pak Tono dan juga pak Budi "makasih paman atas idenya,nanti kalau udah masak aku bawain kesini"ucapnya


"nggak usah repot repot nak,kita bisa cari makan sendiri"ucap pak Budi yang tak enak hati akibat perbuatan Fairuz yang terlalu baik


"nggak apa apa paman,lagian siapa yang mau makan makanan sebanyak itu.kalau hanya aku sendiri mana muat makanya di bantuin sama paman paman ini"ucap fairuz sambil memberikan senyuman


"iya,tapi sayang ia harus menerima kenyataan pahit yang mana suaminya tak mencintai dia"sambung lagi pak Budi

__ADS_1


"iya,sayang sekali.sungguh bodoh laki laki yang mau mencampakkan dia"ujar pak Tono lagi


sedangkan pak Budi hanya mangut mangut "iya tetapi laki laki itu adalah bos kita.entah mengapa ia tak mencintai istrinya"tanyanya


"aku tak tau.mungkin saja ia masih mencintai kekasihnya yang telah pergi"seru pak Tono lagi


pembicaraan mereka makin kesini makin panas mulai dari urusan rumah tangga hingga urusan olahraga mereka bicarakan tapi yang paling heboh mereka membicarakan mengenai sinetron yang sekarang lagi viral.samlai Samapi pembicaraan mereka agak sedikit di kecilkan yang tandanya pembicaraan semakin tinggi levelnya padahal yang sekedar sinetron yang di bicarakan.


kembali ke Fairuz,sekarang ia berada di dapur,segala keperluan memasak ia sudah siapkan di atas meja sekarang tinggal saatnya ia memasak.ia mulai membersikan cumi dan juga ikan selanjutnya ia mulai mencuci sayuran dan ia pun mulai membuat rempah rempahnya.panas dari uap masakan tak membuat Fairuz gentar ia terus saja mengaduk sayur lodehnya dan juga sayur asamnya.jika orang melihatnya mereka takut jika masakannya hangus tetapi tidak untuk Fairuz ia sudah terbiasa memasak seperti itu.setelah selesai di sayuran ia pun mulai menggoreng ikan dan juga membakarnya di alat alat dapur yang mahal harganya untungnya ia sudah memperlajarinya sehingga ia tak takut jika ada kesalahan.


cipratan minyak akibat menggoreng ikat terjatuh di kulit mulus Fairuz tetapi ia tak memperdulikan nya.akhirnya menu keduanya jadi ikan goreng dan juga ikan bakar.

__ADS_1


selanjutnya ia memasak cumi rempah rempah untuk cumi ia tumis hingga harus sampai ke penjuru ruangan dapur kemudian ia memasukan cuminya dan juga bahan bahan lainnya.beberapa menit kemudian cuminya matang dan. ia pun beralih ke menu terkahir yaitu sambal terasi.ia pun mengulek sambalnya dengan telaten sehingga menghasilkan rasa yang luar biasa tanpa menunggu lama semua makanan pun siap di santap


to be continued


__ADS_2