Catatan Harian Seorang Istri Yang Terlantar ( Revisi)

Catatan Harian Seorang Istri Yang Terlantar ( Revisi)
episode 51


__ADS_3

setelah sarapan selesai satria pun berangkat ke kantor "sayang mas pergi dulu"ucap satria sambil mengecup kening Maya


"okeh sayang jangan lama lama"jawab dari Maya tak kala romantis


sedangkan Fairuz yang melibat itu hanya bisa sedih tetapi ia juga bahagia melihat kemesraan itu.


"dek jaga istri Abang yah"ucap satria sambil melambaikan tangannya


"okeh bang"jawab Fairuz sambil berteriak


satria pun berangkat Ke perusahaan erapasific,sesampainya disana ia di sambut oleh resepsionis tanpa memperdulikannya satria langsung menuju ruangannya sedangkan sang resepsionis merasa heran sebab satria tak pernah seperti itu tetapi mereka tetap berfikir positif tak mau berfikir hal hal yang aneh.


di ruangan satria terlihat satria membereskan barang barangnya dan mengisinya dalam kardus sedang.setelah semua usai ia pun bertanya kepada Sinta


"Sint,pak Daren ada di ruangannya"tanya satria dengan sopan


"iya pak,pak Daren ada di ruangannya bersama dengan seorang wanita tetapi saya tidak tau siapa wanita itu"jawan Sinta


"oleh makasih"ucap satria


satria pun masuk kedalam ruangan Daren "permisi pak"ucap satria

__ADS_1


"ada apa satria,jika kamu kemari hanya ingin memarahiku maka keluarlah"ucap Daren dengan tegas


"tidak tuan,saya kemari hanya ingin memberikan surat resign saya"ucap satria sambil menyodorkan amplop surat di atas meja Daren


Daren pun terkejut karena satria memanggilnya tuan "ada apa dengan dirimu,mengapa kau harus mengundurkan diri dan mengapa kau memanggilku dengan sebutan tuan"tanya Daren berturut turut


"apakah kamu lupa jika aku bisa mengungkap kebenaran dari berita itu yang mana Fairuz tidak bersalah maka aku akan keluar dari keluarga Nugroho dan aku sudah sangat yakin jika berita itu hanyalah fitnah belaka"ucap satria


"kamu masih membela wanita ular itu"umpat Daren


sementara Fransiska merasa sangat senang karena hubungan adik dan kakak itu merenggang, Fransiska emang dari dulu tidak menyukai Satria


"wanita baik dari mana jelas jelas dia adalah wanita murahan yang menjual tubuhnya untuk lelaki lain agar bisa mendapatkan uang"ucap Daren lagi


"kamu hanya percaya pada berita yang asal usulnya kurang jelas dan satu lagi suatu saat kau akan menyesal telah menyia-nyiakan Fairuz aku yakin itu"ucap satria dengan tegas


"aku tidak menyesal telah melepasnya,wanita seperti itu adalah wanita yang pantas mendapatkan perlakuan buruk di mata orang lain"ucap Daren lagi


"kita tunggu saja kapan permainannya di mulai dan jika kau sudah menyesal maka jangan kau temui Fairuz lagi,aku tak sudih jika adikku harus bertemu denganmu"ujar satria


"aku juga tak sudih jika harus bertemu dengannya lagi"ucap Daren dengan tegas "ayo sayang kita keluar"ucap Daren sambil mengandeng tangan Fransiska

__ADS_1


sementara satria telah keluar dari ruangan Daren dan mengambil mobilnya yang berada di parkiran.ia pun mengelilingi seluruh kota hanya untuk mencari tempat kosong, tempat itu nantinya yang akan di buat toko kue milik fairuz.setelah perjalanan panjang akhirnya satria menemukan tempat yang cukup strategis sehingga sangat cocok di bangun toko kue.satria pun menghubungi pemilik tanah itu setelah menghubungi pemilik tanah itu satria pun langsung bertemu untuk melakukan transaksi.surat surat tanah kini telah di tangan satria,ia tinggal membicarakan kepada Fairuz dan juga Maya untuk kedepannya.


ia pun pulang ke mansion,sesampainya di mansion satria merasa sangat heran sebab istrinya dan juga Fairuz tidak berada di mansion tetapi samar sama ia mendengar suara dari arah dapur.ia pun menuju dapur dan Betapa senangnya satria melihat Fairuz yang sudah kembali ceria meskipun masih dalam keadaan rapuh


"assalamualaikum....."salam satria


mendengar suara yang tak asing di telinga mereka,mata dan juga Fairuz pun berbalik


"sayang kamu pulang kok nggak bilang bilang"ucap Maya cemberut


"maaf tapi biasanya aku pulang kamu jemput aku di depan pintu tetapi sekarang kok nggak seperti biasa"tanya satria kepada Maya dengan romantisnya


"iya maaf aku lupa soalnya aku lagi belajar masak sama Fairuz"ucap Maya


hari sudah siang dan makan siang telah tersaji di meja makan membuat siapa saja yang melihatnya merasa lapar tetapi karena waktunya sholat Fairuz pun naik ke atas dan mulai melaksanakan kewajibannya.


to be continued


...**double up untuk hari ini yah dan jangan lupa support nya yah teman teman.kalau kedepannya belum bisa update maka di maklumi karena sekarang aku sibuk sibuknya untuk mengurus perkuliahan ku karena sebentar lagi mau PKL...


...see you**.........

__ADS_1


__ADS_2