Catatan Harian Seorang Istri Yang Terlantar ( Revisi)

Catatan Harian Seorang Istri Yang Terlantar ( Revisi)
episode 71


__ADS_3

setelah itu Fairuz pun menatap Ridwan dengan tajam "apa kamu tau apa kesalahanmu"tanya Fairuz


"aku tau"ucap Ridwan sambil menunduk


"aku tidak perlu menjelaskan lebih lanjut lagi,jika masih bisa di bicarakan dengan baik baik alangkah baiknya kita bicarakan tidak perlu melakukan kekerasan seperti tadi"ucap Fairuz mengingatkan Ridwan sementara Ridwan semakin kagum terhadap Fairuz dan ia semakin mencintainya.kemudian Fairuz bertanya kembali "terus apa tujuanmu ke tokoku"tanya Fairuz


"aku ingin mengantarkan masakan yang di buat oleh ibuku kepadamu"ucap Ridwan sambil mengambil bekal makanan yang ia taruh di atas meja kasir


Fairuz pun menerima makanan yang di berikan oleh Ridwan dan membukanya,ia pun terkejut melihat makanan yang begitu enak di hadapannya


"ini memang ibumu yang menyuruh mu kemari untuk mengantar makanan atau hanya sekedar melihatku"tanya Fairuz dengan pedenya


"membawamu makanan sekaligus melihatmu"ucap Ridwan sambil tersenyum yang membuat kadar kegantengannya berlipat ganda dan itu membuat Fairuz malu


sementara di area kasir terlihat Vivi dan juga Maya yang sedang duduk sambil memakan kue yang mereka ambil dari dapur seraya melihat pertunjukan romantis yang ada di hadapan mereka "kak.....kok aku iri melihat mereka"ucap Vivi dengan wajah kesalnya

__ADS_1


"makanya cepetan kamu cari sana biar nggak iri sama orang dan awas aja kamu jadi perusak hubungan mereka Ki cincang kau bagaikan daging yang ada di pasar sana"ucap Maya dengan kejam


"wiiih.....ngeri kali kakak ini,mana ada aku mau merusak hubungan mereka cukup masa laluku yang kelam untuk masa depanku jangan"ucap Vivi dengan dramatis


"tapi kak emangnya ada yang mau sama aku soalnya aku nggak seperti kakak dan juga Fairuz yang baik dan juga Solehah"ucap Vivi insecure


"pasti ada yang mau sama ku kok,kamu tenang aja jangan insecure seperti itu"ucap Maya menguatkan


mereka pun terus berbincang bincang sampai mereka tak sadar jika kuenya usah habis.sementara Fairuz masih terus menebarkan keromantisan mereka di hadapan para jomblowan dan jomblowati yang sedang berada di toko itu


di sisi lain terlihat Sean dan juga Reina yang sedang memikirkan hal untuk bisa membujuk kembali Fairuz agar bisa bergabung di keluarga mereka.seolah olah yang mereka lakukan kepada Fairuz dahulu adalah hal yang biasa mereka lakukan


sementara Fransiska yang sedang berada di bui kini begitu prihatin kondisinya.badan yang tidak terurus dan terlihat begitu kurus.tetali tidak ada perubahan dalam dirinya,ia berjanji akan membalas dendam kepada orang yang telah membuatnya menjadi seperti ini


"pak........tolong lepaskan saya saya tidak bersalah"ucap Fransiska dengan keras dan lantang

__ADS_1


krang.....krang.....krang...... bunyi suara besi yang bergoyang akibat dari amukan Fransiska dan itu menganggu tahanan lain


"pak......saya mohon tolong lepaskan saya,saya tidak bersalah"ucapnya sambil meneteskan air matanya


kembali ke Vivi dan juga maya.kini terlihat mereka berdua yang tengah bergosip ria seolah olah ada hal yang begitu menarik di bicarakan padahal yang mereka bahas hanya sekedar resep kue yang baru saja di dapatkan oleh Vivi tadi.


"kak tadi aku dapat resep kue tapi aku ragu jika rasanya tidak seenak kue buatan Fairuz dan juga kakak"ucap Vivi


"mana coba kakak lihat"ucap Maya sambil menyodorkan tangannya saking penasarannya


Vivi pun memberikan resep kue yang ia dapatkan tadi kepada maya dan Maya pun mulai membacanya sebelum ia memberikakan ke Fairuz


"kayaknya enak nih beh di coba di buat di dapur"ucap Maya sambil memanggil koki yang pada saat kini tengah melintas di hadapan merek


"pak aku minta tolong buatkan kue sesuai dengan resep ini"ucap Maya sambil menyodorkan resep kuenya

__ADS_1


to be continued


mohon maaf baru update kali ini yah soalnya aku juga baru bisa update.jangan marah jika aku telat update


__ADS_2