Catatan Harian Seorang Istri Yang Terlantar ( Revisi)

Catatan Harian Seorang Istri Yang Terlantar ( Revisi)
episode 64


__ADS_3

hari hari berganti menjadi bulan dan kini Fairuz telah dekat dengan ridwan.hanya dari keisengan Ridwan yang memesan kue setiap hari di toko kue fairuz melalui online ataupun secara langsung menuju ke toko kuenya.sementara Maya kini tengah mengandung anak pertama mereka dan itu membuat satria sangat kerepotan di tambah lagi ia banyak kesibukan di kantor tetapi itu tidak membuatnya mengeluh sebab ia sangat senang jika istrinya senang.fairuz juga kini telah di minta satria untuk tinggal di mansion nya sampai istrinya melahirkan dan itu di sanggupi oleh fairuz.


sementara daren kini terus mengejar Fairuz agar bisa mencintainya lagi dan kembali di sisinya dan itu membuat Fransiska sangat geram begitu juga dengan Vivi.


"aku harus mencari cara agar membuat Fairuz jera"ucap Fransiska yang memang sudah mempunyai niat jahat


ia pun pergi ke toko kue Fairuz dan disana terlihat Fairuz dan juga yang sedang berbincang bincang.


"Fairuz....."teriak Maya


"ada apa mbak kok teriak teriak di toko saya jika tidak mau membeli silahkan keluar dan tolong jangan buat keributan disini"ucap Fairuz


"alah....tidak usah sok polos kau....katakan apa yang kau buat kepada Daren sehingga dia tidak mencintaiku lagi"tanya Fransiska dengan begitu keras sehingga para pelanggan memperhatikan mereka terlebih lagi ada yang menghina Fairuz karena mereka menyangka jika Fairuz itu adalah pelakor


"mbak mbak jika kau mau mengambil Daren ambil saya sudah tidak ada hubungannya dengan dia,semenjak surat cerai udah keluar maka dia bukan milikku lagi dan satu lagi itu bukan urusan saya jika Daren sudah tidak mencintaimu lagi"ucap Fairuz sarkas sehingga para pelanggan tadi merubah pola pikir mereka yang tadinya berpihak kepada Fransiska kini telah berpihak kepada Fairuz


Fransiska kini tengah melayangkan tangannya ke arah wajah Fairuz dan Fairuz menangkap nya dan menahannya dengan begitu kuat sehingga Fransiska tidak mampu melepaskan nya

__ADS_1


"lepaskan.....wanita gila"ucap Fransiska yang kini tengah berusaha melepaskan tangannya dari genggaman tangan Fairuz


"kau yang gila datang datang ke toko orang malah buat keributan"ucap Maya dari arah kasir


"diam kau wanita murahan"teriak Fransiska dengan keras


plak.....plak....dua tamparan melayang di pipi mulus Fransiska dan itu membuat ia terkejut "mengapa kau melakukan hal ini"tanya nya


"karena kau berani menyebutnya wanita murahan"jawab Fairuz


"cepat lepaskan saya"teriak Fransiska tak terkendali layaknya orang gila. dan Fairuz pun melepaskan nya


crast.......darah mengalir dengan tangan Fransiska "rasakan itu...makanya jangan melawanku"ucap Fransiska sambil tertawa


pada saat itu juga Ridwan sedang berada di pintu toko kue Fairuz karena ia ingin membelinya "Fairuz....."teriak Ridwan dengan keras begitu juga dengan Maya yang shock melihat hal itu


dengan segera Maya pun bangkit dari tempat duduknya dan berlari menuju Fairuz dan juga Ridwan "pak tolong cepat bawa Fairuz ke rumah sakit biar saya yang menjaga toko ini setelah itu saya akan menyusul"ucap Maya

__ADS_1


tetapi sebelum itu Ridwan pun menatap Fransiska dengan begitu tajam"kamu jangan harap bisa hidup tenang"ucap Ridwan dengan tajam


"aku tidak takut dengan kepergian nya mungkin aku bisa bersama dengan Daren dan Daren akan melupakannya"ucap Fransiska dengan tajam


Ridwan pun membawa Fairuz kerumah sakit terdekat dan sampainya di sana ia pun di masukan di ruangan IGD.dokter pun segera menangani Fairuz takutnya ia kehilangan banyak darah.


Maya pun menelpon Satria dan memberitahukan apa yang tengah terjadi pada fairuz dan itu membuat Ridwan sangat marah.satria pun menelpon Ridwan dan menanyakan dimana Fairuz di rawat.setwlah mengetahui dimana Fairuz di rawat satria pun memberitahukan kepada istrinya dan mereka pun berangkat kesana meskipun berangkat tidak bersama sama.


sesampainya disana satria langsung naik ke ruangan dimana Ridwan berada "pak bagaimana keadaan adik saya"tanya satria kepada Ridwan


"aku belum tau semoga saja ia baik baik saja di dalam sana"ucap Ridwan tak lama kemudian datanglah Maya dengan perut yang semakin membesar sehingga ia sangat kesusahan berjalan


"mas bagaimana keadaan Fairuz"tanya Maya dengan air mata bercucuran


"kamu tenang saja,Fairuz wanita yang kuat pasti dia baik baik saja.kamu Jagan terlalu stres ingat bayi yang ada di perut mu"ucap satria dengan lembut sambil mengusap kepala Maya agar ia tenang


to be continued

__ADS_1


...wow............hari ini aku update tiga part yah tetapi sebelum itu lagi lagi saya minta maaf jika banyak kesalahan dalam hal penulisan....


__ADS_2