Catatan Harian Seorang Istri Yang Terlantar ( Revisi)

Catatan Harian Seorang Istri Yang Terlantar ( Revisi)
episode 62


__ADS_3

sementara Ridwan tengah duduk di kursi kebesaran nya sambil menatap lurus kedepan.ia terus memikirkan bagaimana cara mendekati Fairuz,jika ia mendekati Fairuz secara tiba tiba maka Fairuz akan merasa sangat risih.ia berfikir apakah ia akan langsung melamar Fairuz meskipun belum saling mengenal satu sama lain.


sementara satria kini telah kembali ke mansionnya dan ia tengah duduk di ruang keluarga sambil menyesap air yang ada di gelasnya.tiba tiba dari arah pintu muncul Maya dan juga Fairuz yang sedang tersenyum.


"kalian dari mana aja"tanya satria dengan tampang ganasnya


"kami dari jalan jalan sebentar"jawab Maya


setelah itu mereka pun bergabung bersama dengan satria


"mas.....kamu sudah mendapat pekerjaan"tanya Maya dengan serius


"sudah sayang mas sudah mendapat pekerjaan"jawab Satria


"bang kamu bekerja di perusahaan mana"tanya Fairuz dengan tampang imutnya


"saya bekerja di perusahaan emerlad group dan mulai besok bekerja sebagai asisten pribadi dari Presdir"jawab Satria dengan santainya tetapi itu membuat Fairuz dan juga Maya terkejut bukan main


"hah..... asisten pribadi"jawab mereka serempak "iyaa.....bisa tidak kalian itu nggak usah teriak teriak"jawab Satria

__ADS_1


"kami bukan teriak tapi kami hanya terkejut"jawab Maya membela diri


sementara Reina kini tengah berjalan jalan di mall meskipun hanya sekedar mencuci mata dan menghilangkan stress.akibat perusahaan mereka yang kini mengalami krisis Reina harus menghemat meskipun itu hanya beberapa Minggu.karena Daren kini tengah berusaha membangkitkan kembali perusahaan mereka.untuk saat ini perusahaan mereka menjadi turun tingkat yang tadinya peringkat teratas kini harus jadi peringkat kedua dan pemimpin perusahaan sekarang adalah emerald group.


"bang aku pamit pulang dulu ada yang ingin aku kerjakan"ucap Fairuz


"iya.....kamu hati hati di jalan yah"ucap Maya dan satria


"okeh"jawabnya


setelah itu Fairuz pun kembali ke rumahnya dan mulai membersihkan diri dan melaksanakan kewajibannya sebagai seorang muslim karena memang sudah waktunya.selesai itu ia pun merasa sangat lapar dan ia ingin sekali memasak dan ternyata stok makanan kini telah menipis.mau tak mau ia harus berbelanja sekaligus ia akan berbelanja bahan bahan kue karena besok ia akan kembali ke aktifitasnya. ia pun pergi ke pusat perbelanjaan terbesar di kota tersebut.sesampainya di sana pun mulai membeli bahan bahan yang ia perlukan setelah sekian lama ia berkeliling ia pun merasa sangat lelah dan juga lapar ia pun masuk ke warung makan yang ada di dekat pusat perbelanjaan itu dan mulai memesan makannya.usai sudah makan ia pun berinisiatif untuk pulang karena memang apa yang ia inginkan sudah terpenuhi semuannya.pada saat ia ingin menghentikan taksi tiba tiba tangannya di cekal.


"ada apa"jawabnya dengan dingin.menfapa sifat Fairuz seperti itu karena yang menahan tangannya adalah Reina


"ada yang ingin aku bicarakan denganmu"ucap Reina sendu


"jangan menampakan wajah sendu seperti itu"ucap fairuz dengan tegas,bisa di bilang rasa kasihan ya sudah mati rasa untuk orang ini


"okeh kita ke kafe situ"tunjuk Fairuz dan segera berjalan mendahului Reina

__ADS_1


sesampainya disana mereka pun duduk berdua dan tidak ada pembicaraan yang keluar dari mulut mereka sehingga Fairuz jenggah


"apa yang ingin nyonya katakan kepada wanita murahan seperti saya"ucap Fairuz


"saya hanya ingin minta maaf kepadamu karena telah menyakitimu"ucap Reina "saya tidak tau jika berita itu bohong"sambungnya


"hanya itu yang ingin di sampaikan"ujar Fairuz "saya memaafkanmu"ucapnya lagi "kalau begitu saya permisi"


ia pun membalikan badannya tanda ia mau pergi tetapi lagi lagi tangannya di tahan oleh Reina "ada yang ingin di sampaikan lagi nyonya"tanyanya


"saya mengucapkan terimah kasih karena telah memaafkanmu dan saya mohon kembali ke Daren karena aku sangat menyesal telah membuatmu pisah dengan nya"ucap Reina tanpa ada rasa malu diiringi dengan air mata buayanya


"hahahahahah.....nyonya nyonya,aku kau minta kembali ke anakmu.maaf orang rendahan sepertiku tidak bisa bersatu dengan anakmu yang terlalu tinggi itu.sudah cukup sakit yang kalian berikan,aku terlalu capek menerima semua perlakuan kalian.aku diam bukan berarti aku takut.bukannya anakmu sudah mendapatkan pengganti yang lebih berkelas dari saya jadi nikahkan saja dia dengannya aku tidak akan pernah kembali lagi ke anakmu nyonya"ucap Fairuz panjang lebar sampai ia meneteskan air matanya


"saya mohon kembali ke sisi anakku"ucap Reina sambil memohon


"saya tetap pada pendirian saya,saya tidak akan kembali ke anakmu nyonya sudah cukup dia menyia nyiakan ku"ucap Fairuz dengan tegas sementara penghuni kafe tersebut melihat itu hanya memandang miris kepada nyonya Reina karena telah melakukan kesalahan besar


.to be continued

__ADS_1


...halo......teman teman saya mohon maaf jika part ini banyak typonya dan juga agak sedikit membosankan sebab saya ada sedikit kecapean karena kemarin saya ada kegiatan dan baru balik malam sehingga saya agak kurang fokus menulisnya....


__ADS_2