
setelah mengucapkan hal itu Fairuz pun berlalu dari tempat itu dan masuk kekamarnya kemudian menangis sejadi jadinya.ia tak pernah berfikir pernikahan yang ia impikan akan berakhir bahagia kini harus berakhir dengan perceraian.setelah ia menangis sejadi jadinya ia pun menelpon Maya dan menceritakan semuanya kepada Maya dan Maya pun terkejut jika Daren mengatakan hal itu kepada Fairuz begitu pula dengan satria yang mengetahuinya
"anak itu sudah keterlaluan"ucap satria dengan geram
"lebih cepat lebih baik dari pada Fairuz harus merasakan sakit setiap hari"ucap Maya
sementara Fransiska sedang menyebarkan rumor ke beberapa media sosial mengenai fairuz.dalam media itu ia berkata jika istri sah dari daren melakukan perselingkuhan dengan pria lain dan ia juga menambahkan jika istri sah Daren hanya mengincar harta dari Daren.
berita itu menjadi trending teratas hanya dalam beberapa menit dan berita hoax itu sampai di ayah dan ibu Daren begitu juga Vivi dan juga kakek neneknya tak lupa juga Maya dan satria
"siapa yang menyebarkan berita ini"ucap satria dengan geram
sementara Vivi yang mengetahui hal itu dengan segera bergerak cepat agar ia bisa memiliki Daren selamanya,ia belum tau bahwa Fransiska sang kekasih Daren yang lama di tunggunya telah datang di samping Daren "aku harus memiliki Daren apapun itu caranya"ucap Vivi dengan semangat
dengan segera Reina menghampiri Daren di mansionnya dan berteriak dengan kencang "Fairuz.......keluar kamu"teriak Reina ibunda Daren dengan kencang
mendengar teriakan sang mertua Fairuz pun keluar dan menghampirinya "ibu ada apa"tanyanya
__ADS_1
"ada apa,ada apa.dasar wanita murahan sudah beruntung kamu di nikahkan dengan anak saya yang begitu tampan rupawan kamu milih untuk selingkuh di belakangnya"ucap Reina
"ibu.....aku tidak melakukan hal keji itu"ucap Fairuz mengelak
"alah tidak usah banyak alasan kamu,mulai sekarang kamu bukan anak mantu saya.sekarang kamu tinggalkan anak saya sekarang juga"ucap Reina
"baik ibu jika itu maumu"ucap Fairuz dengan sedihnya sedangkan sang ayah mertua melihat itu sangat sedih sekali,ia tau jika Fairuz tidak melakukan hal itu.
"tenang mah,dengar dulu penjelasan dari Fairuz"ucap sang suami kepada Reina "apa yang mau di dengar darinya semuannya udah jelas"ucap Reina
"cepat keluar dari rumah saya dasar ******"umpat Reina sedangkan Fairuz hanya bisa menahan rasa sakitnya
Fairuz pun mengambil kopernya dan mengisi semua barang barangnya kecuali satu yang telah ia lupakan yaitu buku hariannya yang selama ini ia tulis.ia pun menarik kopernya keluar dari mansion itu sementara Daren yang melihat itu pun tersenyum
"itulah akibatnya tidak mau jujur kepada saya,orang rendahan tetaplah menjadi rendahan jangan bermimpi untuk bisa menjadi orang berkelas"umpat Daren kepada Fairuz sementara orang yang di ejek hanya bisa menelan kepahitannya
tak lama kemudian datanglah satria dan juga Maya "dek....sini"teriak Maya dengan keras dari arah gerbang
__ADS_1
sementara Reina yang melihat itu pun menjadi geram "kamu jangan dekat dekat dengan orang yang menjijikan itu"ucap Reina kepada Maya
"tidak mah,dia adalah adikku meskipun kita tak serahim dan aku yakin Fairuz tidak melakukan hal menjijikan itu"bela Maya
"udah kak aku nggak apa apa kok"ucap Fairuz meyakinkan Maya dan juga Satria sementara Reina yang melihat itu pun tambah geram "jika kalian masih ingin berdekatan dengan ****** itu maka jangan anggap kita adalah keluarga kalian"ancam Maya
"mah jangan seperti itu"ucap sang suami dengan tegas "jika kau membelanya maka kau ikutlah dengannya"ucap Maya dengan keras
terjadilah pertengkaran antara ayah dan ibu Daren demi menjaga keselamatan dari Fairuz ayah Daren pun mengalah
tiba tiba terdengar suara dari arah satria "baiklah dan satu lagi jika berita yang di rumorkan itu tidak benar adanya maka dengan sendirinya aku menyatakan keluar dari keluarga Nugroho"ucap satria
"kak jangan seperti itu,aku udah biasa kok di perlakukan seperti ini"ucap Fairuz
"tidak dek,kamu harus mendapatkan keadilan"ucap satria sambil mengusap kepala Fairuz dengan lembut
"Satria........"teriak sang ayah angkat
__ADS_1
"baiklah jika itu maumu"ucap sang ibu "kamu juga bukanlah bagian dari keluarga ini,kamu hanyalah anak jalanan yang kami besarkan"sambung Reina
to be continued