
sementara Daren yang berada di mansion merasa sangat aneh tetapi ia tak tau apa keanehan yang terjadi di mansion itu.celingak celinguk mencari keanehan itu tetapi ia belum mendapatkannya.pada saat ia naik menuju kamarnya ia pun mengetahui siapa yang kurang di mansionnya
"kemana anak itu jam segini belum pulang"ucap Daren
Daren pun melanjutkan perjalannya yang tertunda tadi,ia pun masuk ke kamarnya dan mulai mengistirahatkan diri sebab tadi setelah kejadian fitnah yang di lakukan oleh Fransisca kepada Fairuz,Daren membawanya ke sebuah mall terbesar di kota itu dan mulai memanjakan Fransiska dengan barang barang mewah dan Fransiska tidak menolak hal itu
keesokan pagi nya Fairuz pun bangun dan mulai membersihkan diri kemudian memakai gamis yang telah di siapkan oleh satria "aku harus berterimah kasih kepada kak satria sebab telah banyak menolongku"ucap Fairuz sambil berlari turun ke arah bawah sementara Maya yang melihat itu dari arah belakang pun ketakutan "dek jangan lari entar kamu jatuh"ucap Maya dengan lembut dan satria yang melihat itu dari ruang tamu pun melotot kan matanya
"kenapa kamu lari seperti tadi bahaya tau"ucap satria setelah Fairuz sampai di hadapannya.
"aku hanya ingin bertemu dengan kakak makanya aku lari tadi soalnya kakak kan sibuk mau ke kantor"ucap Fairuz dengan polosnya mungkin ia lupa bahwa hari ini adalah weekend
pleeetak......sentilan di jidat Fairuz pun mendarat dengan sempurna sementara Maya yang mendengar itu pun tertawa terbahak bahak
"dek hari ini adalah hari libur jadi Abangmu itu tidak akan kemana mana"ucap Maya sambil memengang perutnya yang sudah kram akibat tertawa
sedangkan Fairuz menelaah perkataan dari Maya dan betapa terkejutnya ia jika mengetahui semuanya "iya yah,kenapa aku bisa lupa"ucapnya
"emangnya apa yang mau kau beritahukan kepada kakakmu yang tampan rupawan ini"tanya satria sambil memuji dirinya sendiri.
__ADS_1
"saya hanya mau mengucapkan terimah kasih karena telah membantu saya selama ini"ucap Fairuz
"tidak usah terlalu kau pikirkan,lebih baik kita ke dapur untuk membuat kue.bukankah pesanan mu hari ini sangat banyak"ucap Maya sambil menarik tangan Fairuz menuju dapur
"iya pesananku hari ini sangat banyak,tetapi bagaimana mau membuat jik aku tidak punya bahan bahannya"ucap Fairuz yang belum tau keadaan dapur dari mansion satria
"kamu tenang aja semua bahan bahannya telah kami beli"ucap Maya
mereka pun mulai membuat kue dengan Fairuz yang membuat adonannya dan Maya yang memperhatikan Fairuz membuatnya sementara para pelayan lain membantu Fairuz dengan memanggang kuenya.karena banyak orang yang membantu jadi semuanya cepat selesai.fairuz sempat menolak untuk di bantu tetapi Maya bersih keras agar para pelayan disini membantu mereka jadi Fairuz hanya bisa pasrah
waktunya mereka mengantar pesanan kuenya ke pemiliknya "kak aku mau mengantar pesannya dulu"ucap Fairuz
"kakak ikut boleh nggak"tawar Maya dengan mimik wajah seperti kucing "boleh,ayo kak"ajak Fairuz
"iya hati hati jaga adikku itu awas aja kalau Sampai hilang takkan ku belanjakan lagi kau"ucap satria sambil menunjuk Fairuz
"siap masku sayang cintaku muach muach,kamu tidak perlu khawatir jika bersamaku maka semua aman terkendali"ucap Maya dengan semangatnya sambil mencium pipi Satria dengan gemas
"kak kalau mau makan kue,kuenya ada aku taruh di kemari silahkan di ambil sebelum di habiskan oleh para pelayan"ucap Fairuz sambil menakuti satria
__ADS_1
mereka pun mengantar pesanan dengan mobil dan juga supir pribadi dirumah itu,pesanan di antar menuju lokasi yang dimaksud dan hari ini pendapatan dari Fairuz sangatlah banyak dari hari kemarin dan ia sangat bersyukur untuk hal itu
"kak kita singgah di tempat itu dulu yuk"ajak Fairuz sambil menunjuk tempat eskrim
"okeh,kakak juga mau ke toilet sebentar udah kebelet nih"ucap Maya
merek pun singgah di tempat itu dan Maya pergi ke toilet umum,Fairuz pun dengan asyiknya memesan eskrim dengan berbagai rasa.sementara Daren dan juga Fransiska yang sedang berjalan jalan di tempat itu pun melihat Fairuz yang sedang membeli eskrim.mereka pun mendekati Fairuz dan menyapanya
"hallo kamu sama siapa disini"ucap Fransiska
"bukan urusanmu"ucap Fairuz dengan tegas tanpa mau beralih ke Daren dan Fransiska
"kamu kemana aja semalaman"tanya Daren dengan tegas dan juga dingin
"bukannya kamu bahagia jika aku tidak berada di mansion agar kamu bisa bebas melakukan apapun dengan kekasihmu itu,eeeits aku memang hanya menumpang di mansion itu jadi tak perlu melarang apa yang di buat oleh tuannya"ucap Fairuz sarkas
"saya tanya sekali lagi kamu kemana semalaman"ucap Daren sambil berteriak
"aku kemana semalaman bukan urusanmu"ucap fairuz dengan tegas "jelas urusanku karna kamu itu masih istriku"ucap Daren tanpa rasa malu
__ADS_1
"istrimu,suami mana yang mau menyakiti istrinya,suami mana yang rela jika istrinya di fitnah,dan suami mana yang rela membuat istrinya berjuang sendiri mencari nafkah,istri mana yang rela terang terangan melihat perselingkuhan didepan matanya"ucap Maya dari arah belakang "hanya suami bodoh yang rela melakukan semua itu,tuhan sudah berikan istri yang Solehah dan juga cantik malah memilih gadis yang asal usulnya tidak jelas"ucap Maya lebih sarkas sambil menarik tangan Fairuz untuk pergi dari situ
to be continued