Catatan Harian Seorang Istri Yang Terlantar ( Revisi)

Catatan Harian Seorang Istri Yang Terlantar ( Revisi)
episode 91


__ADS_3

sintya pun menyusul ridwan dari arah belakang tetapi di cekal oleh karyawan yang berada di tempat itu pun mencekalnya "tolong mbak jangan buat keributan disini"ucap karyawan A


"biarkan aku masuk untuk menyusul ridwan"ucapnya memohon


"tidak.....lebih baik kamu keluar sekarang"teriak karyawan B "sebelum kami bertindak lebih kepadamu"sambungnya lagi


mau tidak mau sintya harus keluar dengan wajah penuh amarah "aku akan kembali ridwan"ucapnya


setelah Sintya pergi datanglah satria di ruangan ridwan "pak sebentar lagi kita ada meeting"ucapnya


"batalkan meetingnya aku sedang pusing ini"ucap ridwan sambil memijat kepalanya dengan pelan


"okeh....apakah perlu saya panggilkan dokter pribadi anda"ucap satria menawarkan


"tidak perlu"ujarnya dengan pelan "satria aku ingin bertanya apakah kamu tau di mana fairuz berada"tanyanya


"aku tidak tau,lebih baiknya tanyakan kepada ayahmu dia yang lebih tau mengenai keberadaan fairuz "ucap satria


"sebelumnya memang aku berencana untuk mengambil fairuz darimu sebab kau sudah kelewat batas.membiarkannya sendirian bahkan kau mengabaikan nya"ucap satria


mendengar pernyataan dari beberapa orang terdekatnya membuat satria sadar jika selama ini ia telah salah


Fransiska terus saja mencari keberadaan fairuz tetapi hasilnya tetap nihil.


sebulan telah berlalu dan kini usia kandungan fairuz telah berumur 4 bulan sementara di perusahaan terlihat ridwan yang sedang bekerja keras untuk melebarkan sayap perusahaan nya lagi.dengan melebar sayap perusahaan nya ia bisa menemukan fairuz dengan mudah.

__ADS_1


pak afiq pun menelpon supir yang mengantar fairuz dan juga vivi untuk tinggal di desa,ia pun menyuruh untuk mereka kembali ke mansionnya


sintya masih terus saja mengejar ridwan tetapi ridwan sudah tidak peduli lagi "ridwan keluar kau"teriaknya dari arah luar


"maaf nona silahkan keluar dari sini sebelum kami bertindak kasar"ucap resepsionis A


"diam......"bentak sintya


plak.......plak...... plak......plak....... empat tamparan mendarat di wajah Sintya dengan mulus "aku sudah memberi tahumu dengan baik tetapi kau mengabaikan nya jadi jangan salahkan saya jika bertindak kasar"ucap sang resepsionis A


"kau sudah berani kepada saya,tunggu saja Ridwan keluar dari sini maka siap siap kau angkat kaki dari perusahaan ini"ucap sintya


"hahahahahaha.......mbak mbak jangan mimpi kau itu udah di buang oleh pak ridwan jadi jangan harap dia melirikmu lagi terlebih lagi oak ridwan sudah mempunyai istri cantik pula"ucap resepsionis A


"mana saya bohong......semua adalah kenyataan"ucap sang resepsionis lagi dan kembali ke tempatnya


beberapa jam yang lalu fairuz dan juga vivi telah sampai di mansion pak afiq "mommy daddy fairuz pulang"ucapnya


"anakku kau sudah pulang, bagaimana kandungannya"tanya buk Rini dengan begitu lembut


"kandungannya sehat mom"ucap fairuz tak kalah lembut


"kamu bagaimana sehat"tanya buk rini kepada Vivi


"saya juga sehat tante"jawab Vivi

__ADS_1


mereka pun berbincang bincang mengenai hal hal apa saja yang mereka buat selama di desa dan hal itu membuat bum rini dan juga pak afiq senang bukan main


"mommy daddy ridwan pulang"teriak ridwan dengan kencangnya di ikuti roki dari arah belakang


"nggak usah teriak teriak kali"ucap roki


"serah akulah kok kamu sewot"balas ridwan


mereka berdua pun masuk kedalam dan melihat siapa yang datang "sayang kamu sudah pulang"ucap ridwan tetapi fairuz tidak memperdulikannya


"kok kamu berubah begitu"tanya ridwaN lagi sebab ia tidak mendapat jawaban dari fairuz


"kamu ingat perkataan ku tempo lalu jangan salahkan sikapku berubah terhadapmu sebab kau yang memulainya"ucap fairuz dingin


"sayang aku minta maaf kepadamu,aku tau aku salah"ucap ridwan tapi lagi lagi fairuz mendiamkannya.hal itu membuat ridwan syok bukan main


"sayang kamu audah pulang"teriak roki


"iya aku sudah pulang sayang,kamu nggak kangen sama aku"tanya vici dengan romantis


"aku kangen sekali sama kamu"ucap roki sambil mendudukan diri di samping vivi


melihat keromantisan vivi dan roki membuat ridwan frustasi sebab yang ia dapatkan adalah perubahan sifat dari fairuz


to be continued

__ADS_1


__ADS_2