Catatan Harian Seorang Istri Yang Terlantar ( Revisi)

Catatan Harian Seorang Istri Yang Terlantar ( Revisi)
episode 63


__ADS_3

setelah mengatakan hal itu Fairuz meninggalkan nyonya Reina di kafe itu yang sedang menangis tersedu sedu.


dalam perjalanan Fairuz terus saja menangis "mengapa disaat semuanya sudah terungkap baru kalian menyadari bahwa ini adalah kesalahan.kalian tidak menyadari betapa banyak goresan yang kalian torehkan kepadaku.kalian menganggap bahwa itu adalah hal yang sepele sehingga hanya dengan datang wajah penyesalan kalian dengan begitu aku bisa kembali ke bagian kalian.untuk memaafkan aku maafkan karena aku juga adalah seorang pendosa tetapi jika kembali ke bagian dari kalian aku tidak bisa"ucapnya dalam hati


sesampainya di rumah ia pun membasuh wajah agar tidak terlihat sembab kemudian ia pun membersihkan diri kemudian mengadu nasib kepada sang khalik karena sudah waktunya sholat.setrlah itu ia pun menyimpan alat sholatnya kemudian ia beranjak kedapur untuk membereskan barang belanjaannya tadi.


sementara Daren terlihat sangat begitu buruk,dirinya yang sudah tidak terurus akibat memikirkan perusahaan jika begini terus maka perusahaan nya akan bangkrut dan ia tidak akan memiliki apa apa.berkas berkas yang perlu ia tinjau berantakan di atas mejanya bahkan sampai berserakan di atas lantai.apalagi sekarang ia terus memikirkan Fairuz,entah mengapa rasa cinta itu datang saat dua insan sudah tidak lagi bersama.


catatan harian Fairuz yang masih berada di mansion Daren tergeletak dengan rapi lemari Fairuz dan itu belum juga di dapatkan oleh Daren sehingga ia belum tau bagaimana perasaan Fairuz kepadanya.setelah itu ia pun pulang mansionnya semua pekerjaan akan ia kerjakan di mansion.sesampainya di mansion daren pun masuk kekamar Fairuz dulu saat ia masih tinggal di mansion ini.


segala hal ia buka dan sampailah di lemari baju Fairuz,ia pun membukanya dan disana terlihat buku harian dari Fairuz yang bersampul warna hitam terlihat begitu mewah dan juga elegan.daren pun mengambilnya dan membukanya tetapi sebelum itu ia duduk di tepi ranjang Fairuz


halaman depan bertuliskan "sebaik baiknya berharap adalah berharap kepada sang maha kuasa" Daren terus membuka halaman demi halaman dari buku itu.ia terkejut jika Fairuz telah banyak melewati hal hal yang sulit,beberapa menit kemudian Daren kini telah berada di halaman tengah buku harian itu dan situ tertulis


"*sekarang aku sudah berkeluarga dan aku bahkan tidak mengetahui nya dalam hal ini bisa di katakan aku bodoh.aku memiliki suami yang tidak mencintaiku akankah aku harus bertahan.

__ADS_1


aku telah mencintainya tetapi cintaku harus ku kubur lebih jauh agar aku tidak merasakan sakit yang terlalu dalam.


banyak hal yang harus kita petik dari keadaan yang kini telah menimpaku.aku tak tau jalan takdirku ini harus bagaimana tapi bolehkah aku meminta jika jalan takdirku itu.


harus di beri kebahagiaan meskipun hanya setitik itu tidak masalah*"


Daren pun sadar jika selama ini Fairuz lah yang mencintainya lebih dulu tetapi cintanya itu ia pendam karena hal yang tidak pasti


"aku harus membawanya kembali kesisiku,aku tau aku salah tapi apakah ada kesempatan kedua untukku"ucapnya dalam hati


satria yang sedang berada di mansionnya sedang berfikir keras dan Maya yang melihat itu pun mendekatinya "sayang kamu kenapa"tanyanya


"aku sedang memikirkan Fairuz"ucap satria


"emangnya kenapa dengan Fairuz"tanya Maya lagi

__ADS_1


"akankah dia setuju kalau kita menjodohkannya"ucap satria lagi


"nanti aku bicarakan dengannya,kalau mengenai perjodohan aku setuju.tetaoi sebelum itu cari laki laki yang benar benar menerima kekurangan dari Fairuz"ucap Maya lagi


"kalau soal itu aku sudah memikirkannya matang matang"ucap Satria meyakinkan istrinya


terlihat Fairuz yang sedang berada di rumahnya kini sedang memasak.setekah memasak ia pun menatanya di atas meja dan kemudian memakannya.ia memasak hanya untuk porsinya sendiri.ia tak mau membuang buang makanan.setelah makan ia pun mengistirahatkan dirinya di taman belakang dengan duduk santai.setelah puas bersantai Fairuz pun masuk ke kamarnya dan mulai mengistirahatkan dirinya yang sudah kelelahan seharian di atas ranjang.


pagi telah menyapa dan Fairuz kini tengah sibuk dengan adonannya,hari ini ia kembali dengan aktifitasnya yaitu membuat kue.karena pesanan hari ini tidak terlalu membludak seperti kemarin maka ia membuatnya agak sedikit santai tidak terlalu terburu buru.pesanan juga datang dari perusahaan emerlad grup.ridwan yang memesannya agar ia bisa melihat wajah Fairuz yang cantik nan rupawan.itu Adah salah satu cara Ridwan untuk mendekati fairuz.ia tak tau cara ini akan berhasil atau tidak yang penting ia berusaha saja dulu.


to be continued


...**halo.....teman teman maaf jika part ini masih sama seperti part di atas,aku akan berusaha untuk membuatnya lebih menarik lagi.jika ada kesalahan dalam kata mohon di maafkan....


...saya mengucapkan terimah kasih kepada teman teman yang sudah mendukung cerita saya ini.i ini adalah cerita pertama saya jadi mohon di maklumi jika masih agak berantakan dalam hal penulisan...

__ADS_1


...oke.....see..... you** ...


__ADS_2