Catatan Harian Seorang Istri Yang Terlantar ( Revisi)

Catatan Harian Seorang Istri Yang Terlantar ( Revisi)
episode 46


__ADS_3

Fairuz terus berjalan entah kemana dan bersyukurnya ia ada satria yang lewat pada saat itu "dek kamu mau kemana"tanyanya


Fairuz pun tersadar dari lamunannya "aku tak tau harus kemana kak"ucap Fairuz dengan wajah sedih kali ini ia tak bisa lagi menahan wajah sedihnya


satria kun turun dari mobilnya dan menghampiri Fairuz dan betapa terkejutnya ia melihat wajah Fairuz yang memerah dan ia tau itu adalah bekas tamparan dari seseorang


"naik kamu berhutang penjelasan kepada kakak"ucap satria tegas


Fairuz pun naik ke dalam mobil satria, sesampainya di dalam Fairuz hanya diam membisu tanpa mau membuka suara.satria yang mengetahui hal itu pun melajukan mobilnya menuju manaionnya.sesamoainya di mansion ia telah di sambut sang istri dengan begitu hangat dan Fairuz yang melihat itu hanya bisa iri sebab pernikahannya tidak sehangat kakak iparnya.


"Fairuz sini turun"ucap satria dari arah luar dan Maya yang mengetahui jika Fairuz ada bersama suaminya pun bahagia dan ia pun berlari menuju mobil yang di tumpangi oleh Fairuz


"dek cepatan sini turun ada yang ingin kakak katakan kepadamu"ucap Maya bahagia


Fairuz pun turun dari mobil dan betapa terkejutnya Maya melihat bekas tamparan di wajah Fairuz "siapa yang melakukan ini dek beritahu kepadaku"ucap Maya sambil memegang pundak Fairuz "kamu tidak pantas mendapatkan hal seperri ini"sambungnya lagi

__ADS_1


"ayo masuk Fairuz kali ini kau harus memberitahukan semuanya mengenai pernikahanmu kepada kami"ucap tegas satria yang memang sudah sangat geram dengan semua perlakuan Daren


mereka pun masuk kedalam dan duduk di ruang tamu,Maya masuk ke dapur untuk membuat teh dan juga membawakan kue buatan nya untuk di cicipi oleh Fairuz "cepat katakan kepada kami Fairuz jangan ada yang kamu sembunyikan"ucap satria


mau tidak mau fairuz pun menceritakan semuanya mengenai pernikahannya kepada Satria dan juga Maya. mendengar itu semua membuat satria marah begitu juga Maya


"sabar yah dek"ucap Maya sambil mengusap punggung Fairuz yang kala itu sudah menangis


"terus apa yang mau kau lakukan kepada Daren,jika kau ingin pisah dengannya aku akan mendukungmu"ucap satria dengan bersungguh-sungguh


"lakukanlah jika itu maumu kakak akan menyokong mu di pengadilan nanti"ucap satria "aku juga selalu mendukungmu"sambung Maya


Fairuz pun terharu karena perkataan dari satria dan juga Maya "makasih kak,hanya kau yang selalu mendukungku jika aku susah maupun duka"ucap Fairuz


"tidak usah menangis,dek kau sudah ku anggap sebagai adikku jadi patutlah seorang kakak melindungi adiknya"ucap Satria

__ADS_1


"tetapi sebelum pisah dengan Daren aku harus mencari tempat tinggal dulu agar setelah itu aku langsung menempatinya"ucap Fairuz yang kala itu sudah tidak menangis


"masalah tempat tinggal tidak usah di pikirkan disebelah mansion ini ada rumah minimalis modern dan itu adalah milik kakak.mulai sekarang sudah berganti nama menjadi namamu,untuk surat suratnya nanti besok kakak berikan"ucap satria yang memang sudah memiliki persiapan matang jika suatu saat Fairuz berpisah dengan Daren


ia mempersiapkan semua setelah ia mendengar perkataan Daren kepada Fransiska kala itu.


"untuk malam ini alangkah baiknya kamu tidur disini saja"ucap Maya dengan lembut


"tidak kak takut merepotkan"tolak Fairuz dengan sopan dan ia juga mengingat besok masih ada pesanan yang harus ia buat


"kakak tau kau ada pesanan untuk besok hari tetapi alangkah baiknya jika di buat disini aja jadi kita bisa membuatnya bersama sama dan kamu tidak merepotkan kok malahan kakak senang jika punya teman"ucap Maya panjang lebar kali tinggi kali alas


Fairuz pun diarahkan menuju kamar tamu agar ia bisa mengistirahatkan dirinya yang sedang lelah.sedangkan Maya dan Satria sedang berbicara di ruang tamu "kasian yang Fairuz,orangnya baik gitu tetapi banyak masalah yang menghampiri nya"ucap Maya


"iya dan orang yang menyia-nyiakan nya adalah orang yang paling bodoh di dunia"ucap satria terus ia pun menggendong Maya menuju kamarnya

__ADS_1


to be continued


__ADS_2