Cinta Bercabang

Cinta Bercabang
Desakan Albert


__ADS_3

"Astaqfirullah siapa sih yang ketawa kayak kesetanan gitu".


Adi berada di taman belakang rumah Risda sedangkan suara tawa tersebut berasal dari halaman depan rumah.


"Kan udah diingatin tadi jangan klakson terus nanti baterainya habis. Udah lagi, ini honda sudah layak untuk di pensiunkan lagi".


"Ish kau Ris, bukannya bantuin engkol malah asik ngejek aja kamu di situ".


Saking penasarannya Adi langsung menuju halaman depan rumah, "Dek siapa tadi yang ketawa kayak kesetanan" tanya Adi pada Risda.


"Itu dia bang, entah kesambet apa tu anak ketawanya kayak mbak kunti lanak biasanya kunti itu kalau mau ketawa atau nangis itu malam ya kan bang" jawab Rita spontan.


Adi bukannya menjawab pertanyaan Rita malah terbengong sendiri.


Risda mengernyitkan dahinya ketika melihat ekspresi yang ditunjukan oleh abang sepupu kesayangannya. "Bang" panggil Risda sambil menyenggol pelan lengan Adi.


"Iya cantik Ris".


Hah kok cantik bingung Risda


"Euhm euhm sepertinya akan ada cinta pada pandangan pertama ini", hihihi.


"Bang" panggil Risda.


"Iya" jawab Adi.


"Bukannya Abang dan Rita sudah ketemu ya waktu di rumah sakit ketika Risda kecelakaan waktu itu ya?".


"Risda adikku, waktu itu mata abang tertutupi kalau ada wanita cantik didepan mata karena abang terlalu mencemaskan adik kesayangan abang ini".


Risda hanya memutar matanya malas.


Flashback off


"Bos jangan bikin aku takut deh, senyum senyum sendiri giliran ditanya kenapa, malah ketawa".


Adi tidak menjawab pernyataan Bintang malah sibuk dengan pemikirannya sendiri, sibuk terbayang wajah cantik Rita. Setelahnya Adi menyuruh Bintang menyetir mobil menuju pabrik padi, Adi dan Bintang meninjau langsung pabrik tersebut sendiri guna untuk menangani permasalahan yang terjadi.


"Bintang" panggil Adi.


"Iya bos"

__ADS_1


"Kamu ada mata kuliah hari ini?".


"Ada bos, tadi baru siap satu, nanti satu lagi masuk. Aman bos perkuliah masih dilakukan secara online jadi sekarang untuk sementara bisa santai sambil bantu bos dulu".


"Bas bos bas bos, kalau cuma kita berdua panggil aku abang, kamu itu kawan baiknya Risda, Risda adalah adik kesayanganku jadi kamu juga adik aku".


...****************...


"Bapak tadi menjelaskan tentang hukum islam dan hukum negara" jawab Risda.


"Heum iya betul saya tadi menjelaskan tentang hukum islam dan hukum negara. Coba jelaskan pengertian setiap hukum tersebut, apa perbedaan dan persamaan antara keduanya" tanya Albert lagi.


"Baik pak"


Hukum Islam atau syariat islam adalah sistem kaidah-kaidah yang didasarkan pada wahyu Allah SWT dan Sunnah Rasul mengenai tingkah laku mukalaf (orang yang sudah dapat dibebani kewajiban) yang diakui dan diyakini, yang mengikat bagi semua pemeluknya.


Syariat Islam berisi hukum dan aturan Islam adalah hukum agama yang membentuk bagian dari tradisi Islam, ini berasal dari ajaran agama Islam dan didasarkan pada kitab suci Islam, khususnya Al-Qur'an dan Hadits.


Syariat Islam adalah peraturan hidup yang datang dari Allah swt, ia adalah pedoman hidup bagi seluruh umat manusia. Sebagai pedoman hidup ia memiliki tujuan utama yang dapat diterima oleh seluruh umat manusia. Tujuan diturunkannya syariat Islam adalah untuk kebaikan seluruh umat manusia.


"Iya batul, jawaban kamu betul tentang arti dan tujuan hukum islam. Dasar dari hukum islam itu apa?".


Dasar hukum islam ada 5



Sunah ----> berpahala jika mengerjakannya dan tiada berdosa jika meninggalkannya contohnya puasa senin kamis dan puasa hari lainnya kecuali puasa pada bulan Ramadhan dan sembahyang sunah seperti sholat Tahajud, sholat dhuha, dan sholat lainya.


Haram ----> berdosa dan disiksa jika melakukannya dan mendapatkan pahala jika meninggalkannya seperti minum tuak (mabuk mabukan), berjudi, dan berzina.


Makruh ----> tidak berdosa jika melakukannya dan tidak mendapatkan pahala jika meninggalkanya contohnya seperti memubazirkan makanan dan minuman atau terlalu banyak membuang air waktu wudhu, merokok dan lain sebagainya.


Mubah ----> tidak berpahala jika melakukannya dan tidak berdosa jika meninggalkannya contohnya seperti makan dan minum.



"Iya betul sangat betul jawaban kamu Risda tapi hanya hukum islam saja yang baru kamu jawab silakan jelaskan satu lagi pertanyaan saya tadi pengertian dari hukum negara".


"Eum eum eum" jawab Risda sambil menggaruk tengkuk kepalanya yang tidak gatal.


"Apa am eum am eum jawablah" desak Albert pada Risda.

__ADS_1


Huft mampus aku.


Risda tidak tahu harus jawab apa emang pada dasarnya Risda tidak mendengar penjelasan Albert sama sekali dikarena Risda terlambat terjaga dari tidurnya.


"Maaf pak".


"Maaf karena apa, saya suruh kamu menjelaskan ulang apa yang saya jelaskan tadi lalu mengapa kamu meminta maaf.


Apakah kamu telah melakukan kesalahan ?".


"Maaf pak tadi shubuh setelah sholat fardhu mata saya kelelahan sehingga terlelap sejenak setelah matahari terbit pun saya belum tersadar dari kelelapan kelelahan tersebut pak. Sekitaran matahari setinggi tombak memanasi bumi dengan sinar teriknya membakar bumi dan punggung sayapun juga ikut memanas dan terbakar sehingga mata terlelap saya terjaga dan terbuka, tersadar dari lelahnya kelelahan lelapnya saya pak".


"Risda Zay Akli" panggil Albert pada Risda di zoom meeting.


"Iya pak, saya pak".


"Kamu paham apa yang kamu katakan tadi".


"Paham pak"


Risda buru-buru meng off kan microfont yang di zoom meeting dan mulut Risda langsung komat kamit seperti mengucapkan mantra


Boro boro aku jawab baru bangun tidur bisa panjang urusannya nanti.


Sambil tersenyum Albert mengatakan pada Risda "ternyata kamu pintar bersilat lidah ya untuk melindungi dirimu sendiri. Saya tahu kamu ngomong panjang kali lebar seperti itu untuk menghindari pertanyaan dan pernyataan dari saya kan".


"Inti dari ucapan kamu tadi, bahwa kamu subuh tadi baru tidur dan setelah satu jam perkuliahan dimulai kamu baru masuk kemungkinan kamu baru bangun saat itu, terlihat jelas dari muka bantalmu itu yang masih ada sisa iler yang sudah mengering di sudut bibirmu."


Sontak secara reflek Risda langsung mengusap ujung bibirnya yang membuat Albert dan kawan Risda lainnya tertawa terbahak bahak termasuk si Bintang kawan dekatnya Risda yang secara kebetulan Risda dan Bintang di tempatkan dalam satu ruangan yang sama.


Ish bapak. Setelah itu Risda bungkam seribu bahasa saking malunya ia.


Okelah pertemuan kita hari ini cukup sekian berhubung waktunya juga sudah habis. Pesan saya untuk kalian semua setelah sholat subuh jangan tidur lagi karena tidak bagus untuk kesehatan dan satu lagi jangan malas mandi apalagi untuk para cewek cewek. Khususnya kamu Risda yang malas mandi.


Assalamualaikum.


Walaikumsalam warahmatullah hiwabarakatuh. Terimakasih pak atas ilmu yang bapak berikan hari ini kepada kami "ucap komisaris kelas mewakili kami sekelas".


Ish pak Albert nyebelin. Nyari masalah dengan aku ternyata, ish kesel, palak kali aku pengen kali kujadikan mukanya jadi samsak tinjuku pasti seru.


Tapi tunggu dulu emang aku sendiri tadi yang buat masalah duluan udah masuk telat, mandi kagak ileran lagi hihihi, Risda cekikin sendiri membayangkan kejadian tadi, apalagi kalau pak Albert tahu kalau pakaianku sekarang. Oh tidak cuma rapi setengah sedangkan bawahannya cuma celana ponggol sebatas lutut.

__ADS_1


Sungguh memalukan.


BERSAMBUNG.......


__ADS_2