Cinta Riko Dan Laras

Cinta Riko Dan Laras
Ke datangan keluarga Dewi


__ADS_3

"Saya Adinda dari perusahaan Swi Arm."


"Saya Gilang dari perusahaan Gilang gemilang."


"Saya Toni dari perusahaan Sinar jaya."


"Saya Alex dari perusahaan A Art."


"Saya Budiono dari perusahaan Budi bakti."


"Saya Reyhan dari perusahaan Rey SHM."


"Saya Weli dari perusahaan ASM."


"Baiklah itulah nama-nama perusahaan yang ikut andil dalam proyek ini, semoga semuanya bisa bekerja sama dengan baik karena banyaknya perusahaan yang ikut mendaftar kalianlah yang menurut kami yang terbaik," ujar Riko dan ia mendapat sambutan tepuk tangan. Aku juga ikut memberi semangat kepada Riko.


Merekapun mulai membahas masalah proyek pembangunan yaitu membangun sebuah Wisata yang nanti akan di beri nama Wisata Aglorema.


Aku sebagai sekretaris mencatat di laptop hal-hal yang penting saja, dan mereka membahas banyak masalah dan melibatkan aku untuk mendesain taman tersebut.


Akhirnya selesai juga, aku awalnya gugup ahirnya aku jadi terbiasa, ini pengalaman ku yang pertama, dan ini sangat menyenangkan.


"Ayo kita makan siang bersama di restoran kami," ajak pak Kim kepada para tamunya.


"Wah di ajak oleh pak Kim langsung ke restorannya pasti menyenangkan," ujar pak Rohi tersenyum.


"Dasar penjilat," batinku.


Kami semua menuju restoran Riko untuk makan di sana.


Pak kim banyak memesan menu untuk kami semua, aku menyatapnya makananku pelan-pelan.


"Makanan di sini sangat enak pak Kim, lain kali kami akan sering mampir ke sini," ujar buk Ketty menganguk-angguk sambil mengunyah makanannya.


Setelah selesai mereka pun pulang, aku dan Riko juga pulang.


xxx


Tak terasa pembangunan sudah di mulai dan itu berjalan lancar, aku sudah beberapa minggu tidak masuk kuliah karena fokus mendesain taman tersebut, taman itu cukup luas kisaran 4 hektar dan itu aku mendesainnya sangat sulit. Aku terbiasa mendesain ruangan tapi ini di suruh mendesain taman dan di taman juga ada permainan, kolam renang, lapak jualan dan lain-lain.


Tok


Tok

__ADS_1


Tok


"Siapa?" Tanya Ibu Riko.


"Saya Mahen temannya pak Kim," ujar pria itu bersama istri dan anak perempuannya bernama Dewi Lestari.


"Oh silakan masuk, Pa... Pa ada temanmu datang," teriak ibu Riko dari ruang tamu. "Bi... buatkan minuman dan cemilan ya," ujar ibu Riko kepada pelayan rumahnya.


"Baik Nyonya," jawab pelayan dan pergi ke dapur.


"Eh pak Mahen," sapa pak Kim tersenyum dan duduk di sofa mewahnya.


"Pembangunannya berjalan lancar, jika begini bakalan populer jika sudah selesai," puji pak Mahen.


"Iya ini juga berkat kalian semua baru bisa berjalan lancar," pak Kim balik memuji.


"Oh ya di mana anak Tuan?" Tanya pak Mahen.


"Dia ada di rumahnya sendiri, dia tidak tinggal serumah dengan kami, itu agar dia mandiri," jawab pak Kim menjelaskan. Mahen mengangguk-angguk.


"Atas kedatangan saya kesini ada yang ingin saya bicarakan," ujar pak Mahen tanpa basa basi.


"Oh begitu ya, sila katakan," angguk pak Kim.


Mama Riko dan Papanya terkejur mendengar penuturan pak Mahen.


"Tapi Riko sudah punya tunangan pak Mahen," jawab pak Kim memberi tahu.


"Oh begitu ya, apa dia juga kalangan dari orang kaya?" Tanya pak Mahen penasaran.


"Tidak," jawab pak Kim mengeleng.


"Bagaimana dengan anak saya saja, Tuan pasti sudah tau jika perusahaan saya juga maju, apa bila kita menikahkan anak kita dan mengabungkan perusahaan kita mungkin perusahaan Tuan akan menjadi lebih besar lagi," pujuk pak Mahen.


"Jika begitu saya telpon Riko saja dulu, biar dia yang ambil keputusan sendiri," ujar pak Kim dan langsung menelpon Riko.


"Ayo di minum jeng," ujar mama Riko tersenyum kepada mama Dewi. Mama Dewi membalas senyumnya. Pak Kim masuk kamar untuk mengambil ponselnya dan menelpon Riko.


"Riko, bisa kamu datang ke rumah Papa sekarang?" Tanya pak Kim serius.


"Ada apa Pa?" Tanya Riko.


"Kamu datang saja, nanti juga akan tahu," jawab pak Kim mematikan panggilannya. Pak Kim keluar dari kamarnya dan kembali duduk di sofa dan itu sangat canggung.

__ADS_1


"Sebentar lagi Riko akan datang, jadi biarkan saja dia yang memutuskan sendiri, meskioun saya orang tuanya saya tidak bisa menuntut apa kehendak saya, namun saya hanya bisa membimbingnya," ujar pak Kim pasrah.


"Iya, dan saya sangat berharap jika Riko bisa menerima anak saya dan menjadi keluarga," ujar pak Mahen tersenyum. Pak Kim hanya mengangguk-angguk.


"Ayo di makan pak Mahen," ujar pak Kim canggung.


Tak lama Riko datang dan masuk ke rumah papanya.


"Duduk sini kamu Riko," ujar pak Kim. Riko duduk di samping papanya.


"Ada apa?" Tanya Riko yang tak tahu apa-apa.


"Begini Riko, anak saya Dewi suka sama kamu dan lagi kita kerja sama dan maksud saya kenapa kita tidak mempererat kekekuargaan saja agar perusahaan kita menjadi besar," jelas pak Mahen, Dewi tersenyum kepada Riko.


"Dia benar-benar tampan," batin Dewi mengagumi Riko.


"Tawaran Bapak memang menggiurkan," jawab Riko, pak Mahen tersenyum dan Dewi tersipu malu. "Tapi maaf Pak, saya sudah punya tunangan dan saya tidak mencintai siapapun selain dia," jawab Riko tegas. Air wajah pak Mahen berubah ia merasa sangat di permalukan karena langsung di tolak Riko.


"Baiklah, jika begitu kami pulang dulu," ujar pak Mahen yang beranjak dari tempat duduknya dan pergi.


"Lho, kenapa cepat sekali?" Tanya mama Riko heran.


"Tidak apa-apa jeng kami permisi," pamit mama Dewi. Mereka pergi dan masuk mobil.


Ketika di perjalanan.


"Ma, Riko itu tampan sekali aku mau sama dia Pa," rengek Dewi.


"Apa kamu tidak lihat! Dia menolakmu mentah-mentah dan kau masih menginginkan dia?" Bentak pak Mahen.


"Tapi Pa, Dewi suka sekali dengan Riko dan Dewi hanya mau dia titik," ujar Dewi manyun.


"Sudahlah Dewi, masih banyak pria yang lain," ujar mama Dewi.


"Tapi tidak ada yang sempurna dia Ma, dia orang paling kaya, paling tampan, usahanya di mana-mana, jika Dewi menikah dengannya kita juga akan jadi kaya sama rata dengannya," ujar Dewi sebel.


"Iya juga sih, memang tidak ada pria sesempurna Riko dan juga pintar dalam bisnis, jika dapat skandal dengannya mungkin kita juga bisa menaikkan derajat kita," pikir pak Mahen


BERSAMBUNG


JANGAN LUPA LIKE DAN SARAN


TERIMA KASIH

__ADS_1


__ADS_2