Cinta Untuk Gaby

Cinta Untuk Gaby
Bab 34


__ADS_3

Sean pun memapah tubuh Gaby yang terasa bergetar. Yang Gaby rasakan saat ini, seluruh tubuhnya tampak bergetar seperti tengah menahan sesuatu.


Ada rasa aneh yang menjalar dalam tubuh gadis itu. Tiba-tiba rasa panas begitu membakar jiwa dalam tubuhnya. Apalagi sentuhan dari kulit Sean semakin memperburuk apa yang Gaby rasakan.


Apa yang terjadi?? Kenapa tubuhku bereaksi seperti ini? Rasanya begitu panas dan menggelora. Dan lagi, sentuhan Sean membuatku melayang.


Gaby mencoba menyadarkan diri berulang kali. Di cubitnya lengannya sendiri hingga meringis kesakitan. Namun aneh, rasa ingin di jamah oleh seseorang begitu merasuki tubuhnya.


Sampainya di ambang pintu ruangan, Sean berhenti sejenak untuk memastikan bahwa Gaby baik-baik saja. Atau itu hanya akal-akalan Sean yang sengaja mengulur waktu, dan menanti Gaby merengek meminta sesuatu darinya.


“Gab, kamu tidak apa-apa kan?”


“Akhh, Apa?” Gaby menjadi tidak fokus di buatnya.


Sean tersenyum miring. Rupanya obat perangsang yang ia masukan dalam minuman Gaby bereaksi dengan cepat.


Bagus! Tidak akan lama lagi, pasti kamu akan merengek memohon-mohon kepuasan dariku.


Obat perangsang yang Sean berikan kepada Gaby sengaja dalam dosis tinggi. Karena Sean ingin menikmati tubuh Gaby sampai puas.


“Kamu tinggal dimana? Aku akan mengantarkanmu sampai rumah honey,” bisik Sean seraya meniup daun telinga Gaby yang membuat bulu kuduk gadis itu meremang.


Sean pun mengelus bahu Gaby yang terbuka, dan Gaby bereaksi seperti cacing kepanasan. Tak sengaja gadis itu pun mendesah lirih.


“Akhh...saya tinggal di apartemen Xxx.”


Gaby pun memejamkan kedua matanya, mencoba menikmati sentuhan tangan Sean dari bahunya yang membuatnya terbang melayang.

__ADS_1


Tidak! Ini tidak beres, apa yang terjadi kenapa tubuhku sangat menginginkan sentuhan dari seorang laki-laki ?Dan lagi kenapa aku malah menikmatinya?


Gaby berusaha menggelengkan kepalanya berulang kali berharap rasa menggelora itu segera berlalu. Namun sial, rasa menggelora itu justru semakin membuatnya tersiksa.


Dengan tanpa sadar Gaby pun melenguh tertahan, membuat jiwa predator Sean meminta untuk segera di hangatkan.


Sial! Desahannya langsung membuat antena pada tubuhku bereaksi. Aku jadi tidak sabar untuk segera mengungkungnya.


Sean pun langsung membawa tubuh Gaby yang sempoyongan karena tengah menahan hasrat yang tertahan. Tak lupa pemuda itu mengambil fotonya berdua dengan Gaby yang nampak terlihat teler dalam pelukannya. Dan mengirimkan foto itu kepada Gio.


Tak lupa ia tambahkan sebuah pesan singkat di foto itu.


“Bentar lagi unboxing, segera siapkan satu juta dollarnya.” send- Gio


“Gilak! Jangan lupa videonya juga kirim ke aku!🤤”


Sean pun tersenyum penuh kemenangan, sebagai sang cassanova ia merasa bangga bisa menaklukkan wanita mana pun. Dan menikmati madu mereka, tanpa ada yang berani menuntutnya untuk bertanggung jawab. Karena uang mampu menutupi semua jejak kebejatannya.


*


*


Fikiran Ello saat ini terasa tidak tenang. Apalagi kini ia tak melihat Gaby dan juga sepupunya Sean berada di ballroom dimana ia dan yang lain tengah berkumpul.


Gaby dimana kamu? Kenapa perasaanku gelisah seperti ini.


Ello tengah memikirkan cara bagaimana agar ia terbebas dari pertunangan sialan ini. Karena sedari dulu Ello memang tidak pernah menaruh hati pada Gloria. Apalagi setelah mengetahui siapa Gloria sebenarnya.

__ADS_1


Lalu tiba-tiba ide briliant muncul begitu saja dalam otaknya yang cerdas.


“El, tunggu apalagi nak? Segera pasangkan cincinnya pada jemari Gloria. Sebagai tanda pengikat di antara kalian,” ucap Mama Lusi.


Ello pun mengangguk samar.


Lalu saat tangan Ello hendak memasukkan cincin berlian ke jari manis Gloria, dengan sengaja Ello menjatuhkan kedua cincin itu dan membuatnya jatuh berhamburan.


“Kenapa kamu diam saja Gloria, cepat cari atau pertunangan ini akan batal!” ancam Ello.


“Baik..baik, aku akan mencarinya.”


Gloria pun turut berjongkok untuk mencari benda kecil berkilau itu. Tak hanya Gloria, bahkan mama Lusi dan juga calon mertua Ello yang merupakan orang tua gadis model itu ikut turun mencari.


Bahkan tamu undangan yang berkumpul pun, turut mencari benda kecil itu. Kesempatan ini tak Ello sia-siakan. Ello pun langsung meninggalkan pesta sialan itu tanpa ada yang menghiraukannya. Karena semua sibuk mencari cincin pertunangan yang sengaja ia jatuhkan begitu saja.


Ello pun tersenyum puas, ternyata ia lihai dalan mengelabuhi orang-orang yang terkenal cerdas dan berpendidikan itu.


Kini tugas Ello adalah menemukan Gaby. Semua petugas keamanan ia tanyain dan kebetulan sekali mereka baru saja melihat keberadaan Gaby bersama sepupunya Sean.


“Sialan kamu Sean! Tidak akan ku biarkan kamu menjamah Gaby-ku seperti para ja-l*ngmu! Karena Gaby itu hanya milikku, milikku!”


Ello pun mengepalkan tinjunya hingga buku-buku jari pemuda tampan itu memutih. Amarahnya kali ini harus terpenuhi, jika benar-benar Sean bertindak seperti apa yang ada dalam fikiran Ello.


To be continue...


Rahasia apa yang sebenarnya Ello ketahui dari Gloria? Dan apakah Ello mampu menolong Gaby dari jerat Sean sang cassanova?

__ADS_1


Simak terus y readers..😘


__ADS_2