Cinta Untuk Gaby

Cinta Untuk Gaby
Dengan Siapa?


__ADS_3

Ello pun mengikuti dua pasangan wanita cantik dan juga pria yang memakai masker di wajahnya. Namun Ello masih mengenali dari postur tubuhnys. Postur tubuh dan juga rupa yang menurun kepadanya. Sungguh Ello membenci, kenapa ia harus menuruni duplikat dari pria brengsek seperti ayahnya.


Ya yang Ello lihat adalah ayahnya. Pria yang sudah tega mengkhianati cinta tulus mamanya. Wanita yang sampai saat ini masih betah menjanda karena masih terbayang akan cinta mantan suami.


Andi Sudrajat adalah pria yang berhasil mengambil hati seorang Lusiana. Wanita kaya namun sangat cupu dalam hal pergaulan. Hubungan awal mereka sangat baik-baik saja. Namun setelah hampir puluhan tahun menikah, hubungan keduanya sudah tidak harmonis.


Hingga suatu hari Lusi menerima sebuah foto yang mampu menghancur dan meluluh lantahkan seluruh perasaannya kepada Andi sang suami. Dimana foto itu terpampang nyata sang suami tengah mencumbu seorang wanita. Hati Lusi hancur, lalu Lusi meminta cerai kepada sang suami. Namun Andi tak ingin menceraikan Lusi dan akhirnya mereka memilih pisah rumah. Lusi kembali ke mansion keluarganya.


Semenjak itu hubungan Lusi dan Andi sudah tidak baik-baik saja. Kala itu Ello masih berkuliah. Ello tak ingin mencampuri urusan orang tuanya. Hingga akhirnya ia pun tahu, siapa penyebab hancurnya rumah tangga mama dan juga ayahnya yaitu kekasihnya sendiri yaitu Gloria.


Ternyata Gloria rela menjadi sugar baby untuk ayahnya dengan imbalan akan di orbitkan menjadi model terkenal. Karena ayahnya adalah seorang pemilik agensi model terkenal negeri Singa putih itu.


Semenjak itu Ello menatap jijik kearah Gloria dan memilih memutuskan gadis itu tanpa sebab. Ello pun juga memilih menyembunyikan aib ayahnya dari sang mama karena tidak ingin menambah beban perasaan ibunya yang saat itu sangat rapuh.


Ello tak menyangka hubungan Gloria dengan ayahnya berlanjut hingga sekarang. Ello pun tak menyia-nyiakan kesempatan kali ini. Pemuda tampan beralis tebal itu pun meraih ponsel dari saku jasnya lalu mengambil potret sang ayah bersama sang model.


Gotca!


Tiba-tiba Gloria terlihat menerima panggilan dari seseorang. Gadis itu pun memilih menjauh dari sang ayah. Lalu tak lama Gloria pun berbicara sesuatu kepada ayah Ello. Entah apa yang tengah mereka bicarakan, Ello tak bisa mendengar dari tempatnya.


Setelah itu wanita model itu berlalu setelah lebih dulu bercipika cipiki bersama pria paruh baya itu.


“Mau kemana Gloria? Kenapa ia malah pergi meninggalkan ayah?” desis Ello pada diri sendiri.

__ADS_1


Ello pun memilih mengikuti gadis itu yang ternyata masuk ke dalam mobil mewahnya. Dan melaju begitu saja meninggalkan area parkir hotel itu.


Ello juga bergegas ingin mengikuti mobil Gloria, sebelumnya mengambil pesanan Gaby dan segera menuju mobilnya.


“El! Kemana saja? Kenapa lama sekali, aku hampir dehidrasi menunggumu,” omel Gaby sambil mengipas-ngipas tangan ke wajahnya. Padahal ruangan mobil itu sudah dingin tapi rasa haus membuat calon mama muda itu merasa kepanasan.


“Maafkan aku, ini minumlah,” sahut Ello sambil menyerah dua gelas minuman full cream itu kepada Gaby dan di sambut dengan wajah berbinar oleh gadis itu.


Tanpa aba-aba Gaby pun langsung menyeruput dua gelas minuman itu bersamaan. Rasa haus begitu mencekiki tenggorokannya. Semenjak tahu hamil, Gaby mendadak mudah lapar dan cepat merasa haus.


“Langsung aku antar pulang ya?”


“Iya.”


Kebetulan arah apartemen Gaby searah dengan jalan yang Gloria lalui. Ello sengaja tak memberi tahu Gaby, karena ini bukan saatnya. Tak lama mereka pun sampai di apartemen Gaby, lalu Gaby pun turun dari mobil Ello.


“Nggak ikut turun?” tanya Gaby basa-basi.


“Nggak, aku ada urusan. Aku pergi dulu ya, cepat istirahat jangan tidur malam-malam,” pesan Ello.


“Siap!”


“Bye.”

__ADS_1


“See you.”


Karena mengejar waktu Ello pun melajukan roda empatnya dengan kecepatan penuh untuk mengejar mobil Gloria. Beruntung ia bertemu dengan wanita model itu yang ternyata sedang berhenti di lampu merah.


Lampu hijau pun menyala, Ello melaju perlahan mengikuti mobil Gloria dari belakang. Setelah kurang lebih sepuluh menit kemudian, mobil Gloria berhenti di sebuah kawasan apartemen elit.


Ello nampak berfikir, dengan siapa gerangan Gloria akan bertemu. Apalagi ke apartemen sudah pasti itu bersifat pribadi bukan masalah yang berhubungan dengan pekerjaannya.


Gloria nampak memasuki apartemen mewah itu lalu mengikuti wanita model itu dari belakang. Beruntung petugas keamanan apartemen itu sedang berkeliling jadi Ello dengan mudah masuk dan mengikuti wanita yang mengaku tunangannya itu.


Lalu samar-samar Gloria nampak bertemu seorang pria lalu saling berciuman terlihat dari bayangannya.


Sedangkan Ello masih menjaga jarak dengan Gloria dan bersembunyi di balik tembok. Sebelum Ello berhasil memergoki aksi Gloria dan pria itu, tiba-tiba saja rasa mual Ello kembali menyerang.


“Hoeekk!..hoekk!”


“Sial! Kenapa di saat penting seperti ini malah kambuh lagi sih?” gerutu Ello sambil mengelap bibirnya yang basah karena air ludah yang keluar.


Kepala Ello mendadak pusing kembali. Ello berusaha mundur saat melihat bayangan itu menuju ke arahnya.


“Hei! Siapa itu?!” teriak seorang pria dari dalam.


Ello pun bergegas berlari meninggalkan apartemen mewah itu sebelum kedua sejoli itu memergoki aksinya dan meneriakkan maling ke arahnya.

__ADS_1


Beruntung Ello bisa keluar kawasan apartemen itu dengan aman. Lalu tak menunggu waktu, Ello langsung berlalu meninggalkan kawasan itu dengan kecepatan penuh.


__ADS_2