Cinta Untuk Gaby

Cinta Untuk Gaby
Negosiasi


__ADS_3

“Sean Seanor! Hentikan!”


Teriak Ello di ambang pintu. Mata Ello nampak berapi-api melihat kelakuan Sean dan anak buahnya.


“Ccckk, pucuk di cinta ulam pun tiba. Mantan kekasih eh salah mantan sahabatmu sudah datang tuh. Sepertinya ia masih mempunyai rasa untukmu,” bisik Sean setengah mencibir ke arah Ganes.


Ganes pun hanya bisa menangis. Ia tak menyangka, aib keluarganya itu sampai ke telinga orang lain. Dan kini ia pun jadi bulan-bulanan pria tampan bertato dengan potongan rambut mullet itu.


“Cih, Apa kau merindukan mantan kekasihmu El?” cibir Sean sambil tertawa.


“Brengsek! Itu bukan urusanmu Sean. Kamu tidak tahu apa-apa lebih baik usaikan saja semua permainanmu ini! Dan lepaskan Ganes bersama suaminya! Jika kamu ada masalah, urusanmu denganku bukan mereka!” sahut Ello berapi.


Sean tertawa sumbang setengah mencibir menanggapi ucapan Ello barusan.


“Kamu fikir, setelah kau ambil mainanku? Kamu merasa tak bersalah. Hah! Kembalikan dulu mainanku, baru akan ku lepaskan mereka!” balas Sean tak kalah sinis.


“Brengsek! Tak kan ku biarkan kau menyentuh Gaby barang seujung kuku pun. Bahkan untuk memilikinya, lebih baik lupakan saja mimpimu itu Sean. Wanita cantik dan sexy banyak, kenapa kau malah memilih Gaby!” tantang Ello lagi.


Sean pun tertawa lagi. Sulit menjelaskan apa yang Sean rasakan. Baginya yang seorang cassanova, tidak pernah menjalin hubungan spesial dengan teman ranjangnya. Semua di lakukan atas dasar sama-sama mencari kepuasan.


Namun saat melihat Gaby, Sean begitu tertarik. Saat pertama kali melihat gadis itu. Sean merasa ingin sekali memiliki Gaby seutuhnya. Ada sesuatu dalam diri Gaby yang mungkin bisa meredam sifat cassanova dalam diri Sean. Itulah keyakinan dalam benak Sean.


Berawal taruhan satu juta dollar bersama temannya Gio. Kini Sean jadi berambisi ingin memiliki Gaby seorang.


Seumur hidup Sean, tidak ada wanita yang mampu menolak pesonanya. Hanya Gaby seorang, wanita yang begitu sulit ia taklukkan. Begitu sulit ia dapatkan, karena ia harus berhadapan dengan sepupunya sendiri yaitu Gracello Sanders.

__ADS_1


“Suka-sukaku dengan siapa pun, tapi aku memilih Gaby karena ku ingin. Dan lagi, ia berhutang nyawa padaku jika kau tak lupa El!”


“Aku akan mengganti rugi semuanya, tapi tolong lepaskan Gaby dan keluarganya Sean. Mereka tidak tahu apa-apa tentang perselisihan keluarga kita!”


“Cih, jika kau ingin. Majulah kemari dan tunjukkan kehebatanmu di depan mereka. Aku ingin tahu, siapa di sini yang berhak memiliki Gaby. Kamu atau Aku El!” tantang Sean kemudian.


“Baiklah, aku terima tantanganmu. Tapi lepaskan dulu mereka!” tawar Ello kepada Sean.


“Baiklah.”


Sean pun mengintruksi kepada anak buahnya untuk melepaskan Ganes dan juga suaminya Galih. Anak buah Sean pun menjatuhkan tubuh lemah Galih di depan Ello dan anak buahnya. Jay tanpa di perintah pun segera mengevakuasi dan mengamankan Galih dan Ganes.


“Ello, hati-hati Sean memiliki senjata tajam,” peringat Ganes lalu di balas anggukan oleh Ello.


Dan Ello pun mengintruksi Jay untuk tidak ikut campur, dan sebaliknya Sean pun juga melakukan hal yang sama.


Sepertinya kamu benar-benar sudah melupakan aku El, aku sedikit iri dengan Gaby. Gaby bisa mengalihkan seluruh perhatianmu dariku. Ah! Tidak-tidak! Pikiran ini tidak baik, aku harus segera melupakannya!


Ganes mengalihkan pandangannya dari Ello dan beralih ke suaminya yang masih merintih menahan sakit.


“Mas Galih, bertahanlah !”


Di sisi lain Ello tengah bersiap dengan pakaian taekwondonya. Begitu pula dengan Sean. Nampak dari sebrang Sean tengah melakukan pemanasan sebelum melakukan duel melawan Ello.


“Tuan muda, apa anda yakin kami tidak perlu ikut campur?” tanya Jay menyakinkan.

__ADS_1


“Apa kau tak dengar? Ini masalah keluargaku bersama Sean, dan kini aku akan selesaikan semuanya di sini!”


“Maaf tuan muda.”


Jay yang di jadikan wasit pun mulai berjalan di tengah-tengah. Bersiap memberi aba-aba untuk di mulainya kompentisi itu. Baiknya Sean mau pun Ello bersiap dengan kuda-kuda mereka. Yang di maksud kuda-kuda di sini bukanlah hewan melainkan tehnik dasar untuk menyerang atau mempertahankan diri.


“Majulah,” ucap Sean.


Bersambung...


Bonus visual pemeran Cinta Untuk Gaby y readers 🤩 Ini hanya sudut pandang author saja..



Gracello Sanders



Sean Seanor



Gaby Martin


__ADS_1


Ganes Martin dan Mas Galih


__ADS_2