Cinta Untuk Gaby

Cinta Untuk Gaby
Pertolongan


__ADS_3

Aku tidak ingin menyerah! Bagaimana pun harga diriku di sini di pertaruhkan. Aku akan merebut Gaby kembali dari si cassanova itu!


Ello berusaha mencari cara untuk melepaskan diri. Namun sepertinya kali ini ia tidak bisa mengelak saat anak buah Sean bersiap melayangkan sebuah pukulan kearahnya. Dengan mata terpejam, Ello hanya bisa pasrah.


Namun tiba-tiba terdengar sebuah pukulan begitu terdengar nyaring, namun bukan mengarah kepadanya. Pegangan pada kedua tangannya pun mulai mengendur. Ello berusaha membuka matanya kembali untuk melihat apa yang sebenarnya terjadi.


“Jay!”


“Tuan muda! Anda tidak apa-apa tuan muda?” tanya balik pemuda itu.


Ternyata Jay asisten pribadi kakeknya lah yang sudah menolongnya. Jay berusia 3 tahun lebih tua daripada Ello. Sehingga sedari kecil, Jay dan Ello tumbuh bersama layaknya seperti kakak dan adik.


Ayah Jay adalah asisten kesayangan Tuan Mahesa dan sudah mengabdi sangat lama pada keluarga Sanders. Namun karena suatu penyakit, ayah Jay meninggal dan kini pekerjaannya di gantikan oleh Jay yang memang sudah terlatih sedari dini.


Jay yang memang sudah di latih untuk menggantikan sang ayah pun dapat menjalani tugasnya dengan baik. Sampai-sampai Tuan Mahesa pun terkagum-kagum akan kinerja Jay.


Jay adalah pemuda yang kompenten, bertanggung jawab dan ringkas dalam bekerja. Jay termasuk pemuda yang pendiam. Seluruh waktunya hanya tercurah dan fokus mengabdi kepada Tuan Mahesa. Bahkan kehidupan percintaannya pun tidak pernah terlintas sedikit pun dalam benak Jay. Kehidupan Jay sebagai asisten terlalu monoton.


“Jay! Apa kakek yang menyuruhmu?” tanya Ello begitu pemuda itu mengulurkan tangannya untuk membantu Ello bangun.


Tampang Ello nampak begitu mengenaskan. Tidak seperti Ello yang biasanya. Mungkin karena masalah yang akhir-akhir ini pemuda itu hadapi, sampai membuatnya lupa untuk memperhatikan penampilannya. Meski sedikit berantakan, namun pemuda beralis tebal masih terlihat tampan.

__ADS_1


“Tidak tuan muda, saya hanya kebetulan lewat saja,” tegas Jay meski tuduhan Ello benar adanya.


Hanya jika Ello tahu ternyata Jay di suruh kakeknya, pasti pemuda itu tidak akan mau di tolong lagi jika di kemudian hari menemui masalah.


Ternyata diam-diam Tuan Mahesa mengutus Jay untuk mengikuti kemana pun Ello pergi. Tentu saja laki-laki paruh baya itu merasa khawatir kepada cucu kesayangannya. Apalagi Ello kini berhubungan dengan Sean, tentu Tuan Mahesa tidak ingin perang saudara kembali terjadi.


“Apa yang kamu lakukan di sini?” tanya Ello penasaran. Sebagai orang jenius, tentu saja Ello tidak mudah percaya begitu saja.


“Hanya menjalankan tugas, tuan muda sebaiknya kita harus segera pergi!”


Jay pun menarik lengan Ello dengan cepat dan membawa majikan mudanya itu pergi dari anak buah Sean. Ello pun mencoba menurut, meski sebenarnya ia ingin bertahan untuk menghajar dan menghabisi Sean dan anak buahnya.


Dalam hati Ello sedikit menyesal, kenapa pula ia harus meminta tolong pemuda itu untuk menolong Gaby? Padahal bisa saja ia mencari pendonor RH-null dari negara lain. Namun ia harus bersaing dengan waktu kala itu.


Meski menyesal, namun Ello masih bersyukur setidaknya Gaby masih bisa hidup meski gadis itu harus melupakan memory tentangnya.


Sampainya di kediaman Tuan Mahesa, Ello nampak mengeryitkan dahi. Kenapa pula ia harus di bawa ke kediaman sang kakek? Namun pemuda beralis tebal itu memilih enggan bertanya. Karena Jay sedang dalam mode robot yang menyebalkan.


“Tuan besar, tuan muda sudah pulang.”


Jay pun membungkukkan setengah badannya untuk memberi hormat kepada Tuan Mahesa sebagai majikannya.

__ADS_1


“Terima kasih Jay, kamu memang yang terhebat!” seru Tuan Mahesa sambil mengacungkan kedua jempolnya. Sedangkan Jay, pemuda itu hanya tersenyum simpul.


“Kakek! Apa kakek yang menyuruh Jay datang kepadaku?!”


Dengan menggunakan tongkat, Tuan Mahesa berjalan tertatih ke arah cucunya Ello. Dan menyentil kening Ello sedikit keras, sampai Ello mengusapnya karena kesakitan.


“Jangan gegabah! Gunakan otak pintarmu El! Sejak kapan kamu nampak bodoh begini. Hanya karena wanita? Memalukan!” cemooh Tuan Mahesa.


“ Maaf Kek, tapi Gaby itu segalanya bagi Ello Kek.”


“Jangan fikirkan masalah itu, yang terpenting buatlah Gaby mengingatmu kembali. Jika Gaby sudah mengingatmu, maka ia bisa memutuskan semuanya. Mengerti!”


“Baiklah kek, Ello mengerti.”


“Mulai saat ini Jay akan menemanimu, kakek putuskan mulai hari ini Jay akan menjadi asisten pribadimu Gracello!”


“Apa?!”


Maaf bgt author kmarin sibuk bgt dan mgkin sampai akhir blan ini🙏 Karna bnyak projek yg hrus dslsaikn smpai gk smpat buka NT.


Doakn smua lncar ya, biar author bsa up normal lgi. Love u gaess 😘😘😘

__ADS_1


__ADS_2