
"Aku sama sekali tidak mengerti, jelaskan dengan cara yang lebih jelas, aku mendapatkan fakta bahwa kita terbagi menjadi 12 kelompok tapi kenapa aku bersama orang-orang ini? Dimana Hirata-kun? Dimana perempuan yang lain? Aku masih belum mengerti ujiannya"
Paling tidak dia menahan diri untuk tidak menyimak Mashima-sensei secara terus terang dan menambahkan penghormatan di akhirnya, tidak peduli seberapa ragunya. Tapi, aku yakin keluhan Karuizawa sangat berguna bagi mereka. Isi ujian masih merupakan misteri dan banyak informasi yang diberikan sebagian besar membuat ambigu dan dapat diartikan dengan berbagai cara. Jika kelas kami terbagi menjadi 3 kelompok maka setidaknya ada 12 sampai 15 orang di ruangan ini dan bukan hanya 4. Apa mungkin karena ukuran ruangan ini dan sebenarnya ada lebih dari 12 kelompok? Aku bertanya-tanya dalam hati.
Tidak. Di sana harusnya ada ruangan di tempat ini yang mampu menampung lebih banyak orang, tetapi ruangan kecil ini dipilih secara khusus. Itu berarti meskipun kami terbagi menurut zodiak, apa disana
mungkin ada lebih banyak daripada 12 kelompok?
"Pertama, empat orang di sini selanjutnya akan dianggap sebagai bagian kelompok yang sama untuk sisa ujian. Ada ruangan lain dengan murid yang lain juga, menerima penjelasan yang sama dengan yang kalian terima sekarang. Beberapa dari mereka mungkin juga menjadi bagian dari kelompok kalian. " Mashima-sensei terus menjelaskan. Murid yang nantinya dapat berada di tim yang sama dengan kami? Hanya ada empat dari kami di ruangan ini sekarang. Mungkin anggota yang tersisa terbagi menjadi beberapa ruangan lain seperti ini dan... tujuan ujian adalah untuk membentuk sekutu antar kelompok murid yang berbeda? Aku bertanya-tanya sementara Mashimasensei melanjutkan penjelasannya.
"Jika itu yang terjadi, kenapa kau tidak mengumpulkan semua anggota di sini dan menjelaskannya sekaligus? Kenapa juga ketiga orang ini di kelompok yang sama denganku? Kenapa aku harus bergabung dengan ketiga anak laki-laki yang menjijikkan ini? Jujur aku benar-benar tidak menyukai semua situasi ini. Aku lebih suka berada bersama Hirata-kun” Karuizawa terus menggambarkan keinginan pribadinya tapi sepertinya kesabaran Yukimura kepadanya sudah habis.
"Diamlah sebentar dan bisakah kau mendengarkan? Ujian sudah dimulai. Jika kau berbicara hal-hal yang egois seperti ini dan kelompok kami menerima pandangan negatif, apa kau mau bertanggung jawab? Bahkan ketika di pulau, kau adalah ikatan rantai lemah yang menahan kelas. Jangan membebankan kelas lebih dari ini "Yukimura dengan dingin mengajari Karuizawa tentang ini.
"Hah? Kapan aku membebani kelas, huh? Kau benar-benar membuatku kesal.” Karuizawa membalas Yukimura. Melihat mereka berdua berdebat membuatku dan Sotomura kualahan dan kami berdua terdiam.
"Kalian berdua tenanglah, pertama Yukimura, kekhawatiranmu tidak berdasar. Ujian belum benar-benar dimulai dan karena itu, tidak ada hal buruk yang akan terjadi pada kelompok kalian. Selain itu, ujian ini tidak memperhatikan sikapmu. Kau tidak akan diberi nilai dalam aspek itu" Aku segera turun tangan.
"Lihat, sekarang kau mengerti, bukan?" Karuizawa menatap Yukimura dengan bangga seolah-olah itu adalah kemenangannya. Di sisi lain, Yukimura menatapku dengan kecewa karena memilih sisi Karuizawa. Tapi Yukimura, aku tidak punya pilihan selain menginterogasimu, Aku berpikir tanpa suara.
"Tapi, Karuizawa, kau juga perlu mengubah sikapmu kepada guru, kau tahu? Jika kau terus melakukannya, itu bisa menjadi noda pada catatan akademismu dan kau mengerti itu bukan hal yang baik, kan?" Dengan lembut aku menegur Karuizawa. Kali ini Yukimura menunjukkan hidungnya sambil menertawakan Karuizawa. Mashima-sensei sedang menatap kami seolah kami adalah sekelompok anak SD yang berdebat satu sama lain.
"Dengar, fakta bahwa kalian yang berada dalam kelompok tidak dapat dibatalkan apa pun yang terjadi. Jadi jika kalian ingin mendapatkan hasil yang baik untuk diri kalian sendiri, pastikan untuk berdamai di sini"
"Ahh ... ini menyebalkan, aku tidak bisa berurusan dengan ketiga orang ini, aku ingin Hirata-kun!" Karuizawa mengeluh lagi.
"Heh, tapi kalau kita bertiga bekerja sama dan menyatukan pikiran kita, mungkin kita bisa menjadi sama bagusnya dengan Hirata-dono dan membentuk tim yang ideal untukmu" kata Sotomura.
"Hah, menjijikkan, bahkan jika ada 100 atau 200 tiruan, kalian semuanya masih tidak akan sebagus satu helai rambut dari Hirata-kun" balas Karuizawa dengan tajam. Aku tidak terlalu peduli dengan apa yang Karuizawa pikirkan tentang kami tapi mengatakan sesuatu seperti itu di hadapanku masih terasa menyakitkan Tapi karena Karuizawa juga berpegang teguh pada Hirata, kupikir mau bagaimana lagi begitu dia berpisah darinya seperti ini.
"Aku akan menelepon Hirata-kun dan berbicara dengannya sekarang" Karuizawa menatap kami sambil mendesah dengan jijik. Aku berpikir bahwa dia akan menjadi partner yang merepotkan. Kemungkinan besar Yukimura pasti memikirkan hal yang sama seperti milikku.
"Jika tidak ada pertanyaan lagi aku akan melanjutkan penjelasan mu" tegas Mashima-sensei.
__ADS_1
“Ya, ya, aku mengerti itu, tapi kenapa kami berempat hanya mendapatkan penjelasan ini? Kau bilang nanti akan ada lebih banyak anggota, kenapa tidak langsung memberikan penjelasan saja? Jika ini semacam tipuan atau mengganggu murid maka aku sangat ingin kau menghentikannya"Karuizawa membalasnya dengan cepat.
"Kau tidak perlu khawatir dengan jumlah kecil dari kelompok jika itu yang kau khawatirkan, ini bukan tipuan atau gangguan. Bukan hanya satu kelas dibagi menjadi beberapa kelompok tapi 3 sampai 5 orang dari setiap kelas dibagi menjadi beberapa kelompok. Kami takut membingungkan murid jika ujian itu sendiri tidak dijelaskan seperti ini sebelumnya " Jadi itulah alasan jumlah kecil ini dikumpulkan di ruangan ini, pikirku. Ketiga yang lainnya sepertinya tidak mengerti penjelasan Mashima-sensei dan merenungkannya dalam diam. Tentu saja, aku juga tidak bisa langsung memahaminya. Suara detikan jam sekali lagi mengisi ruangan yang sekarang sunyi.
"T-tunggu sebentar. Apa maksudmu kami bisa bekerja sama dengan kelompok-kelompok dari kelas lain? ini semakin sulit dimengerti, bukankah kelas lain yang seharusnya menjadi musuh?" Karuizawa bertanya dalam kebingungan.
"Aku setuju dengan Karuizawa, sensei. Sejauh ini kami hanya berlomba melawan kelas lainnya, sulit untuk menerima bahwa kami harus meninggalkan semua itu dan bergabung bersama mereka secara tiba-tiba" Aku bisa mengerti kekhawatiran Karuizawa dan yang lainnya, tapi tidak seperti siswa yang berhak memilih, aturannya ditentukan oleh sekolah.
"Jangan berpikir seperti itu, Yukimura, kehidupan SMAmu baru saja dimulai. Jangan pernah berpikir untuk berlomba dan lebih pikirkan masa depan" Mashima-sensei mencaci Yukimura yang mengatakan itu.
"Aku-aku minta maaf"
"Saat ini kau tidak perlu memikirkan 'pemahaman' tapi hanya untuk 'berpikir'. Kelompok yang ditugaskan adalah zodiak (kelinci). Inilah daftar semua anggota yang ditugaskan untuk zodiak ini. Kembalikan daftar saat kau meninggalkan ruangan sehingga bebas untuk menghafal daftar jika kau menginginkannya" Potongan kertas seukuran kartu pos dilewatkan di antara kami bertiga.
Nama kelompok (Kelinci) ditulis serta semua nama keempat belas murid yang ditugaskan untuk zodiak ini. Dan seperti kata Mashima-sensei, selain dari kami berempat, siswa yang tersisa dari kelompok zodiak ini masuk ke dalam kelas A, B dan C. Daftarnya adalah sebagai berikut:
Kelas A: Takemoto Shigeru, Machida Kouji, Morishige Takuro Kelas B: Ichinose Honami, Hamaguchi Tetsuya, Beppu Ryouta
Kelas C: Ibuki Mio, Manabe Shiho, Yabu Nanami, Yamashita Saki
Teruhiko Dalam kelompok kami ada beberapa nama yang aku kenali dari kelas lainnya. Ichinose dari Kelas B dan Ibuki dari Kelas C. Sepertinya kami semua ditugaskan ke kelompok zodiak (kelinci). Tentu saja aku tidak bisa membayangkan apa yang akan ujian instruksikan untuk kami lakukan selanjutnya, tapi aku sedikit berbagi kekhawatiran Karuizawa dan Yukimura bahwa kami tidak akan bisa bekerja sama setelah menghabiskan waktu untuk bersaing. Aku melirik Karuizawa yang duduk di sampingku dan melihat bahwa dia juga sama bingungnya. Mungkin dia merasa tidak nyaman karena dia berakhir di kelompok yang sama dengan Ibuki.
"Jangan khawatir, semua pertanyaan yang mungkin kalian miliki saat ini, aku akan menjawabnya sekarang, aku yakin kalian akan bisa mengerti begitu aku sudah menjelaskan semuanya. Kemungkinan besar" Kemungkinan besar, ya? Mungkin dia meragukan kemampuan Karuizawa untuk mengerti setelah semua keluhan yang dikeluarkannya. Tapi dia dengan baik menjelaskan alasan untuk pengelompokan kelompok yang tidak biasa ini.
"Dalam ujian ini, kalian akan benar-benar mengabaikan perbedaan antara kelas A sampai D sejak awal, jika kau bisa melakukannya, itu pasti akan menjadi jalan yang lebih mudah untuk menyelesaikan ujian ini." jelasnya.
"Abaikan perbedaan ... apa maksudmu?" Karuizawa bertanya lagi.
"Tolong tutup mulutmu sebentar, aku tidak bisa berkonsentrasi pada penjelasan dengan kau mengoceh seperti itu" Yukimura memarahi dia dengan nada jengkel.
"Dari titik ini dan seterusnya, kalian tidak lagi menjadi anggota Kelas D melainkan kelompok (Kelinci). Entah kau lulus atau gagal bukan lagi masalah kelasmu, tapi seluruh 'kelompok' secara keseluruhan sekarang." Aku pikir aku mulai mengerti apa ini walaupun aku tidak yakin dengan gambaran yang lebih besar.
"Ada empat hasil dalam ujian ini, tidak lebih dan tidak kurang. Penjelasan mengenai hal ini juga telah dicetak di atas kertas untuk kalian baca dengan teliti, namun kau mungkin tidak bisa membawa mereka keluar dari ruangan ini atau memotret mereka. Jadi, hafalkan mereka di sini jika kau menginginkannya " Kertas yang sedikit kusut digilir di hadapan kami, sepertinya murid-murid lain sudah melihat tulisan ini selagi kami melihat-lihat kertas ini. Aturan dasar ujian adalah sebagai berikut:
__ADS_1
Penjelasan Ujian Khusus Kelompok Berbeda Dalam tes ini, pilar dasar akan menjadikan murid sebagai ‘target’ dari masing-masing kelompok. Dengan menggunakan kemampuan berpikir kritismu, Kau akan mencapai salah satu dari empat kemungkinan hasil pada akhir ujian.
- Pukul 08.00 pada hari ujian dimulai\, Kau harus mengirimkan kelompok lain fakta bahwa kau sudah memilih "target" dari antara kalian.
- Ujian itu sendiri sebagian besar akan berlangsung antara pukul 16.00 dan 21.00 besok (Murid dibebaskan untuk bertindak sesuai dengan keinginan mereka di siang hari).
- Selama satu jam setiap hari sebanyak dua kali\, Kau harus berkumpul bersama dengan kelompok dan berbicara.
-Isi pembicaraan akan diserahkan kepada kebijaksanaan masing-masing kelompok.
- Pada akhir ujian\, Kau harus mengidentifikasi ‘target’ dari kelompok lain. Ini akan dilakukan antara pukul 09.30 dan 10.00. Hanya satu jawaban yang bisa disampaikan dari masing-masing kelompok.
- Jawaban harus dikirim ke sekolah melalui alamat tertentu yang akan diberikan ke ponselmu.
- ‘target’ tidak boleh menjadi orang yang bisa mengirim jawaban.
-Kau hanya harus menjawab identitas 'target dari kelompok tempatmu ditugaskan. Jawaban lainnya akan ditandai sebagai tidak sah.
-Detail hasil ujian akan dikirimkan ke murid pada pukul 11:00 siang pada hari yang sama.
Tentu saja itu adalah aturan dasar yang harus kami ikuti di ujian ini. Ada aturan dan penjelasan yang lebih rinci yang diberikan di atas kertas dan juga barang-barang terlarang yang terdaftar. Sepertinya ada lebih banyak peraturan dan larangan daripada yang diberikan kepada kami saat ujian di pulau tak berpenghuni. Dan berikut ini adalah empat kemungkinan hasil yang bisa kami dapatkan:
-Hasil 1: Jika jawaban dari ‘target’ dan juga anggota kelompok lainnya benar, mereka semua akan menerima poin pribadi (tidak termasuk anggota ‘target’ itu sendiri).
-Hasil 2: Jika ada jawaban yang salah atau pertanyaan yang tidak terjawab oleh orang lain selain ‘target’, hanya ‘target’ yang akan menerima 500.000 poin pribadi.
Tapi sebelum aku bisa membaca lebih jauh ke dalam peraturan, aku memperhatikan Karuizawa dan Sotomura menganggukkan kepala seolah mereka sudah mengerti isi ujian. Dan Mashima-sensei yang berdiri mengawasi semua ini melanjutkan penjelasan dengan nada datar dan tidak berubah.
"Misalnya, Yukimura, kau terpilih sebagai ‘target’ kelompok ini. Itu berarti kau harus menjadi ‘target’ karena hanya satu ‘target’ yang diizinkan untuk ujian ini. Sekarang, seandainya Yukimura adalah yang dipilih sebagai ‘target’ yang berarti nama ‘target’ dari kelompok (Kelinci) akan ditulis sebagai Yukimura. Ketika pemilihan selesai, cukup sebarkan ini kepada anggota kelompok yang kau tentukan lainnya dan antara pukul 21.30 dan 22: 00 dari akhir ujian setiap orang dalam kelompok hanya perlu mengirimkan jawaban 'Yukimura' ke sekolah. Jika ini dilakukan, kondisi hasil pertama akan berpenuhi dan setiap orang dalam kelompok tersebut akan menerima 500.000 poin pribadi sebagai hadiah. Selain itu, ‘target’ akan menerima 1 juta poin pribadi karena berhasil membimbing kelompok tersebut ke hasil ini. "
"1-1 juta? Woah..."
"itu berarti setiap orang mendapat 500.000 poin dan jika kau terpilih sebagai ‘target’, kau akan mendapatkan lebih banyak lagi ..." Jumlah poin ini adalah sesuatu yang diinginkan setiap kelas untuk dirinya sendiri. Karena ‘target’ dalam kasus ini akan menerima hadiah dua kali lebih banyak sebagai poin, mereka tiba-tiba akan naik ke puncak teratas poin kelas.
__ADS_1
Sambung..