Couple Vampire Lord

Couple Vampire Lord
Chapter 31


__ADS_3

"Haiden aku memerlukan sebuah.... Pekerjaan"


Prang


"Ap.....apa?" Haiden menjatuhkan cangkir teh yang berada ditangan saat mendengar perkataan sang master.


Terlihat seorang pelayan dengan buru-buru mengambil alat pembersi untuk membersikanya.


Saat pelayan itu membersikan pecahan cankir Haiden menatap sang master meminta penjelasan lebih.


"Bukankah untuk menikah aku harus mencari uang untuk keluargaku nanti!"


"Anda tak perlu melakukan itu jika butuh sesuatu anda katakan saja pada saya dan saya akan sebaik mungki melakukan sesuai apa yang anda minta"


"Tidak, aku mau mendapatkanya dengan usahaku sendiri"


"......."


"Nisa mengatakan kalau aku tak boleh bergantung padamu terus menerus"


"Kenapa!? kenapa Nona Nisa mengatakan hal itu? anda adalah Master saya jadi menanggu semua keperluan anda adalah kewajiban bagi saya dan yang lainnya"


"Tidak jika aku ingin memiliki keluargaku sendiri aku harus bekerja dan mendapatkan uang dengan hasil dari diriku sendiri berapapun hasilnya"


"Master"


"......"


"Hah... baik saya mengerti akan saya lakukan sesuai dengan yang Master inginkan"


Haiden mengalah dan akan melakukan semua sesuai apa yang diminta Claudius.


Dan benar saja keesokan harinya Haidenpun mengajak Claudius ke sebuah perusahan besar bernama C_N Crop yang merupakan perusahan farmasi terbesar di negara ini perusahan ini juga yang membuat dan menemukan AVBVX092 yang saat ini dikonsumsi oleh para Vampire sebagai penganti darah Manusia sebagai makanan utama mereka sebelumnya yang pembuatanya dipimpin langsung oleh Haideh.


Meski AVBVX092 merupakan salah satu obat penemuah perusahaan C_N crop tapi AVBVX092 sangatlah dirahasiakan keberadaaannya tak semua orang di perusahaan itu mengetahui akan AVBVX092.


Apalagi pengedaran AVBVX092 juga dirahasiakan karna hanya diedarkan di kalangan kaum Vampire saja juga AVBVX092 hanya berguna untuk para vampire dan tak akan berguna untuk manusia percuma saja manusia jika memilikinya.


Saat sampai Haiden mengatakan jika Claudi akan menempati posisi CEO dari C_N Crop yang sejak dibangun selalu kosong tak ada yang menjabatnya itu seperti memang sengaja di persiapkan dan ditempati oleh Claudius.


Seluruh perusahan heboh saat mendengar jika sang CEO akhirnya menampakan dirinya setelah bertahun-tahun lamanya tak perna di ketahui oleh siapapun.

__ADS_1


Apalagi Claudius datang bersama Haiden, Cain juga Stefani yang merupakan para Direktur di perusahaan C_N Crop.


Rapat dadakan Dewan Direksipun sampai diadakan untuk memperkenalkan Claudius sebagai CEO perusahaan pada semua orang yang menduduki kursi penting di perusahaan.


Gosip menyebar bagaikan angin hanya dalam waktu singkat tapi dari semua orang yang mengetauhi hal itu secara langsung ataupun dari gosip ada juga seseorang yang sangat dekat dengan mereka bahkan tak tahu apapun soal itu.


Dia adalah Nisa wanita itu sama sekaki tak tahu jika calon suaminya itu mulai bekerja sebagai Bos besar di perusahan farmasi terbesar di negaranya.


Claudius yang memang selalu berbenampilan rapi setiap harinya meski di rumah membuat Nisa tak perna berpikir jika Claudius sudah mulain bekerja seperti yang diinginkanya.


Nisa hanya menganggap Claudi akan pergi kesuatu tempat seperti rumah sakit untuk mengujungi Raisa saat melihat Claudi pergi bersama dengan yang lainnya seperti hari inipun dia masih menganggapnya begitu.


"Kamu mau mengujungi nona Raisa lagi apa keadaanya begitu parah karna itu kamu mengujunginya setiap hari" tanya Nisa dia khawatir dengan Raisa tapi dia juga sedikit merasa cemburu karna Claudi lebih memilih menghabiskan lebih banyak waktunya kini di Rs hingga larut malam dari pada bersamanya seperti sebelumnya dia tak mengetahuin jika sebenarnya Claudi sedang bekerja.


"Jika kamu mau pergi lagi kesana aku ikut ya... aku juga ingin tahu keadaan nona Raisa sekarang, aku juga merasa bosan jika di rumah sendiri tak ada yang menemani" pinta Nisa.


"Rumah sakit!"


"Hm.. kamu mau kesanakan?"


"Sepertinya aku belum bilang padamu"


"Apa?"


"Pekerjaan! Kau bekerja?"


"Ya, dari beberapa hari lalu aku sudah bekerja aku meminta Haiden mencarikanya dan mulai bekerja di tempat itu beberapa hari ini karna itu aku selalu pergi pagi dan pulang malam apa kamu merasa kesepian saat aku tak ada?"


"Kau benar-benar pergi bekerja?"


"Ya"


"Astaga" Nisa menutupi mulutnya dengan kedua tangannya merasa sangat senang dan terkejut dengan apa yang di katakan kekasihnya itu.


"Kenapa! apa kau senang?"


"Tentu saja" Nisa menghambur memeluk Claudi saking senangnya baru beberapa hari lalu ia meminta Kakaknya untuk mencarikan pekerjaan untuk Claudi tapi kini justru Claudi mengejutkannya dengan mengatakan dirinya sudah bekerja atas bantuan Haiden yang mencarikan pekerjaanya.


Nisa tak menyaka jika Claudi ternyata juga memikirkan soal pekerjaan dia mengira selama ini Claudi tak perna memikirkan ataupun mengingikan sebuah pekerjaan karna kehidupanya sudah terjamin dan tercukupi oleh Haiden tapi ternyata semua pemikirannya itu salah.


"Kamu bekerja dimana? Kamu tahu beberapa waktu lalu pas Kak Kent datang aku memintanya untuk mencarikan pekerjaan untukmu juga jika Kak kent melihat lowongan perkerjaan dan juga kenapa kau tak mengatakannya dari awal saat kau mulai bekerja kamu tahu kau itu jahat sekali karna kamu sudah membuatku berpikir jika kamu mungkin sudah mulai bosan denganku dan mungkin kamu memiliki pemikiran untuk meninggalkanku"

__ADS_1


"Kenapa kau berpikir begitu? Mana mungkin aku melakulan itu"ujar Claudi tak mengerti dengan pemikiran wanita yang dicintainya itu.


Cup


Claudius memberikan satu kecupan ringan di bibir Nisa membuat wanita hamil itu tersipu malu atas kelakuan kekasihnya.


"Tapi kukira kau masih sulit untuk melukpakan kehidupanmu sebelumnya, karna itu kau tak mau bekerja kembali aku tak tahu apa yang terjadi sebelumnya dalam hidupmu, tapi aku tak mau kau terus terpuruk dan tak mau melakukan apapun karna masalalumu itu, aku ingin kau bangkit kembali dan memulainya dari awal kembali, tapi ternyata kau juga memikirkan hal yang sama sepertiku karna itu kamu seperti ini sekarang aku banga padamu Claudi karna kamu tak lagi terperangkap dengan masa lalumu itu teras menerus"


"Ya"


"Oh.... iya kamu bekerja di mana jika aku boleh tahu? kamu tadi belum menjawabnya bukan?"


"C_N crop"


"C_N crop? Serius?" Nisa kembali terkejut dengan apa yang dikatakan Claudi.


"Ya, ada apa?"


"C_N crop itu perusahat farmasi terbesar yang aku tahu di negara ini hebat sekali kekasihku bisa bekerja di sana Claudi kau sunggu sangat luar biasa kau tahu seberapa banyak orang yang ingin bekerja di perusahaan itu selama ini dan kini kau bekerja disana sunggu luar biasa aku semakin banga padamu Claudi"


"Begitukah!"


"Tentu saja kau harus bekerja dengan giat dan rajin disana ya"


"Hm.. akan kulakukan" Claudi terseyum kecil melihat tingkat keantusiasan dan kebahagian Nisa yang mengetahui dirinya kini telah bekerja.


"Baiklah kau harus berangkat sekarang kau tak boleh datang terlambat sebagai pegawai baru dan mungkin Dokter Haiden sudah menunggumu sekarang untuk berangkat"


"Ya. Aku berangkat sekarang" pamit Claudi.


"Hm... hati-hati di jalan..... kerja yang rajin ok, siapa tahu kamu akan segera diprosikan jika pekerjaanmu baik dan rajin he...he...." balas Nisa dengan senyum cerahnya tanpa mengetahu jika kekasinya itu adalah sang CEO di peruhaan C_N crop.


"Hm"


Cup


Satu kecupan sekali lagi mendarat dibibir Nisa terasa Manis Nisa membalas ciuman Claudi membuat ciuman itu berjalan beberapa detik hingga Nisa melepaskan cuiman mereka.


"Sudah cukup sana berangkat" Nisa membalik tubuh Cloudi dan mendorongnya dari belakang agar segera pergi.


'Syukurlah Claudi mulai mau bangkit kembali dan mau memulai semua dari awal kembali memulai langka dari awal untuk meninggalkan masa lalunya yang mungkin tak terduga olehku' pikir Nisa senang akan perubahan Claudi saat ini.

__ADS_1


"Sayang ayo kita Doakan Papamu agar bisa memulai kembali semuanya dengan baik dan lancar juga ya... sayang" lanjut Nisa sambil mengelus perutnya yang membuncit itu.


Tbc


__ADS_2