
Nisa terlihat subuk bersiap-siap entah mau kemana Ryuu pun sudah dia dandani dengan pakain yang bagus yang terlihat lucu.
"Karna keperluan Ryuu hampir habis kita akan pergi berbelanja membeli semua keperluan Ryuu.... Mama juga akan membelikan baju untuk Ryuu nanti pakaian Ryuu mulai tak muat karna kekecilan... sejak kapan bayi Mama ini tumbuh, cepat sekali besarnya hingga semua baju sudah tak muat lagi" ujar Nisa pada Ryuu yang sudah selesai kini terlihat sangat tampan dan imut.
Dia akan pergi hanya bersama Ryuu saja karna Kakak dan Pamannya sedang bekerja jadi mereka tak bisa menemaninya untuk pergi berbelanja.
"Ok... Reven tolong jaga rumah ya untuk hari ini jangan nakal ok.. aku akan segera pulang kok. nanti setelah belanja keperluan Ryuu" kata Nisa lagi pada Srigala hitam yang menjadi peliharaannya itu Nisa memeluk kepala Reven dengan penuh kasih sayang karna binatang itu begitu patuh padanya.
Reven yang memang seperti selalu mengerti apa yang dikatajan Nisa hanya diam mendengarkan apa yang dikatakan Nisa dan setelahnya pasti akan di lakukan oleh Reven.
"Baiklah Reven kami pergi dulu ingat jangan Nakal ya" kata Nisa lagi sebelum benar-benar pergi.
Setelahnya dia segera pergi keluar rumahnya menguci pintu rumah dan setelahnya dia segera berjalan keluar area halaman rumah.
Nisa bermaksut untuk pergi mengunakan tranportasi umum seperti bus atau yang lainnya hari.
Saat akan keluar halaman rumah dia juga melihat dimana Claudi yang kelihatanya juga baru keluar dari rumahnya.
"Mau kemana kalian tampak lebih rapi" ujar Claudi.
"Oh.. Claudi. kami mau membeli keperluan Ryuu yang hampir habis"
"Kalian hanya pergi berdua?"
"Iya Kak Kent dan Paman sedang bekerja jadi tidak bisa menemani hari ini"
"Hn... tunggu disana" ujar Claudi sebelum dirinya kembali memasuki rumahnya tak lama Claudi keluar dengan mobilnya dan menghentikan mobilnya tepat didepan rumah Nisa.
Claudi keluar dari mobilnya membuka pintu penumpang samping pengemudi dan berdiri disana.
"Ayo masuklah aku akan mengantar kalian" ujarnnya memerintakan Nisa untuk memasuki mobilnya yang sudah dia bukakan pintunya itu.
"Eh... tidak... tidak apa-apa kami bisa pergi sendiri kami tak mau merepotkanmu" tolak Nisa merasa tak enak karna Claudi mau mengantarkanya ia merasa sudah merepotkan Claudi.
Claudi berjalan menghampiri Nisa yang masih berdiri ditempatnya saat tepat di hadapan Nisa Claudi memegang tangan Nisa dan mengenggamnya membawanya menujuh kemobilnya.
"Sudahlah aku sama sekali tak merasa kamu repotkan ayo naik" ujarnya sebelum Nisa benar-benar Naik kemobilnya.
"Tapi....
"Naik saja"
Akhirnya Nisapun menaiki mobil Claudi setelah Nisa dan Ryuu naik Claudi segera menutup pintu itu dan dia berjalan berputar untuk duduk di kursi pengemudi untuk mengemudikan mobilnya.
__ADS_1
Claudi sekarang sudah benar-benar bisa hidup layaknya manusia dia mempelajarinya selama beberapa bulan terakhir untuk kehidupannya kini dan masa depanya yang menurutnya di perlukan karna dia tak mungki terus hidup lanyaknya orang purba yang bangkit kembali dijaman modern seperti itu terus menerus ia harus beradaptasi dan mengikuti jaman.
Dia bahkan belajar mengemudi hingga dirinyapun bisa memiliki SIMnya sendiri.
Mereka pergi ke Mall yang berada di kota untuk berbelanja keperluan Ryuu.
Membutuhkan waktu yang lumayan lama hingga mereka sampai di Mall setelah sampai mereka serega berkeliling mencari keperluan Ryuu.
Pertama mereka mau membeli peralatan mandi Ryuu seperti sabun, sampoh, minyak wangi dan lain sebagainya setelahnya pergi kearah Susu dan makanan sampingan Ryuu seperti biskuit dan lainya.
Claudi dengan setia mengikuti Nisa sambil memdorong troli ditangannya.
"Claudi maaf ya sudah merepotkanmu kamu sampai menemaniku berbelanja"
"Tidak masalah apa semua sudah terbeli semua?"
"Sebenarnya aku bermaksud untuk membelikan Ryuu pakaian baru juga karna semua pakaian Ryuu sudah terlalu kecil untuknya apa tak apa-apa karna mungkin akan memerlukan waktu yang cukup lama" ujar Nisa benar-benar merasa tak enak.
"Untuk apa bicara begitu sudah kukatakan bukan kalau ini bukalah masalah yang besar lagi pulah kita sudah sampai disini jadi sekalian saja..... kita harus membayar ini dulu kamu dan Ryuu tunggulah disini aku akan bayar ini semua dulu" ujar Claudi mendorong trolinya menuju kasir.
"Eh... loh kenapa dia yang membayar!?" Ujar Nisa dan segera menyusul Claudi yang sudah berada ditempat kasir.
"Claudi" panggil Nisa sambil berjalan mendekati Claudi.
"Ah... bukan itu tapi uangnya untuk membayar ini" Nisa mengambil dopetnya yang berada di tasnya.
"Tidak usah kamu simpan saja semua sudah kubayar" ujar Claudi.
"Ini belanjaannya terimasih sudah berbelanja" ujar wanita kasir itu meyerakan belajaan Claudi.
"Hn" Claudi menerima belanjaanya dan segera mengiring Nisa keluar dari toko.
"Kenapa kamu yang membayar? Habis berapa aku akan mengantinya?" Tanya Nisa lagi.
"Sekarang kita ketoko pakaian bukan? dimana toko pakai Ryuu?" Tanya Claudi mengalikan pembicaraan.
"Entahlah kita harus berkeliling lagi untuk mencarinya"
"Hn. Baiklah ayo pergi"
"Emm... iya"
Mereka berkeliling Mall lagi untuk mencari baju untuk Ryuu dan mereka berhenti berkeliling saat menemukan toko pakaian anak-anak mereka memasuki toko itu bersama-sama.
__ADS_1
"Apa disini ada?"
"Entahlah kita harus lihat-lihat dulu sepertinya sih ada karna ini toko baju anak-anak"
"Begitukah!? baiklah kalau begitu ayo masuk" ujar Claudi mengiring Nisa untuk berkeliling di toko itu.
"Ini dia" kata Nisa lagi setelah menemukan pakaian bayi yang di carinya.
Nisa mulai memilih pakaian Ryuu dengan hati-hati Claudi hanya melihat saja apa yang dilakukan Nisa.
Disana Nisa terlihat kesusahan saat memilih pakaian Ryuu karna wanita itu yang sedang mengendong Ryuu.
"Seni berikan Ryuu padaku aku yang akan mendongnya agar kamu tak kesusahan saat memilihkan baju Ryuu" Kata Claudi meminta Ryuu.
"Apa kamu tak apa? Tapi kamu sudah membawakan belajaan kami juga"
"Tak masalah belajaannya hanya satu kantong..... kemari Ryuu biarkan Mamamu memilihkanmu baju dulu" Claudi mengambil Ryuu dari gendongan Nisa.
"Terimakasih kamu sangat membantuku hari ini Claudi" kata Nisa setelah menerima Ryuu.
"Hn, hanya hal kecil ini bukan masalah besar"
Nisa kembali memilih pakaian Ryuu memilih ukuran yang tepat lalu bahan pakaiannya juga yang bagus agar nyaman saat dipakai.
"Kamu benar-benar pria yang baik wanita yang mendapatkamu sebagai pasanganya pasti sangat beruntung" ujar Nisa sambil masih memilih pakaian.
"Hn"
"Oh... iya apa kau sudah punya kekasih tapi kamu saat ini membantuku padahal harusnya kau pergi kencan dengan kekasihmu kan? Aku benar-benar sudah merepotkanmu"
"Tak apa kita sedang menjaga jarak saat ini karna aku tak mau membahayakannya"
"......"
'Jadi memang sudah punya ya... tapi kenapa aku merasa kecewa.... apa yang aku rasakan ini harunsnya aku tak merasakan ini.... Claudi sudah sangat baik padaku dasar bodoh kau Nisa.... tapi apa maksudnya membahayakan itu ya? apa hunbunganya dengan kekasihnya tak direnstui karna itu mereka sedang jaga jarak agar tak saling tersakiti..... apa aku harus membantunya!?'
"Sa.... Nisa" panggi Claudi karna melihat Nisa yang sedang melamun.
"Eh... maaf aku sedang memikirkan sesuatu"
"Hn"
Tbc
__ADS_1