
Haiden keluar dari ruang oprasi setelah melakukan oprasi yang panjang dan lama yang langsung disambut oleh Claudi dan yang lainnya termaauk Kent dan Garry.
"Bagaimana keadaan Nisa?" Tanya Claudi dengan wajah kusutnya.
"Keadaanya sudah melewati masa kritis tinggal menunggu sadar"
"Benarkah Syukurlah" ujar Gerry merasa sangat bersukur karna keponakanya dalam keadaaan baik kini mereka bisa bernafas lega.
Dan itu langsung dilakukan oleh Kent pemuda itu terlihat lemas dengan wajah yang terlihat lega karna Haiden mengatakan keadaan adiknya sudah lebih baik dan sudah melewati masa kritisnya.
"Lalu bayi kami bagaimana? Kau bilang jika tidak langsung ditangani akan membahayakan ibu dan Bayinya juga..... anak kami baik-baik saja kan?" Tanya Claudi lagi membuat semua menjadi tegang kembali meski mereka bisa merasakan lega hanya sesaat tapi tidak bisa begitu saja mereka terlepas dari kekhawatiran karna ada dua nyawa yang harus di selamatkan.
"Bayinya dalam keadaan baik Master... kami mengeluarkan bayinya lebih awal dari jadwal kelahirannya untuk menyelamatkan ibu dan bayinya ... untunglah Nona Nisa hingga terakhir sepertinya masih meminum dengan teratur AVBVX092 yang terbuat dari darah Master yang kuberikan padanya hingga membuatnya menjadi jauh lebih kuat dari pada manusua normal lainnya.... Nona Nisa juga bisa melewati masa kritisnya juga karna AVBVX092 itu juga ini semua berkat andah yang relah memberikan darah anda untuk Nona Nisa dan membuatnya menjadi lebih kuat dan pemulihanya juga bejalan cepat hingga bisa menyelamatkan hidupnya juga bayinya" jelas Haiden hal itu benar-benar membuat Claudi dan yang lainnya merasa sagat lega dan bersyukur karna semua berjalan dengan alhir yang baik-baik saja.
"Apa aku bisa melihat mereka?"
"Tentu anda bisa melihat mereka sebelum dipindakan keruang perawatan"
Tanpa banyak bicara Claudi segera memasuki kamar oprasi itu melihat istri dan anaknya.
"Nisa" panggilnya mengabaikan beberapa perawat yang masih ada diruang operasi itu Claudi melihat Nisa yang masih terpejam diatas meja oprasi dan anaknya yang kini berada didalam kotak inkubator.
Claudi melihat anaknya sesaat bayinya ternyata laki-laki terlihat sangat kecil apa mungkin karna terlahir dalam keadaan yang bulum waktunya itulah yang dipikirkanya setelahnya ia kembali melihat istrinya lagi perasaaan haru, senang, khawatir, lega membuncah jadi satu.
"Kalian selamat" Claudi terjatuh berlutut tepat disamping meja oprasi yang ditempati Nisa.
"Tuan anda tidak apa-apa?" tanya seorang perawat yang masih berada diruangan itu Claudi tak menjawab hanya diam tak merekspon.
"Pasein dan bayinya akan segera dipindakan keruang perawatan sebaiknya ada keluar sekarang" ujar perawat itu lagi meski tak mendapatkan respon dari pria tampan yang diajaknya bicara.
Disisi lain diluar ruang Oprasi Haiden masih sedang berbicara dengan yang lainnya menunggu Claudi keluar sepertinya.
"Master" panggil Haiden begitu melihat Claudi keluar dari Ruang oprasi.
__ADS_1
"....."
"Master ada yang harus saya sampaikan pada Master" ujar Haiden lagi.
"......"
"Bisakah anda ikut keruangan saya sebentar?"
Claudi memandang Haiden sesaat sebelum menjawab.
"Baiklah"
"Kalian berdua juga ikut" kata Haiden yang ditujukan pada Kent dan Garry.
Seperti permintaan Haiden mereka berempatpun pergi kekantor Haiden tanpa banyak bicara maupun bertanya karna mereka tahu jika Haiden akan membicarakan pasti sesuatu yang serius pada mereka.
Sedangkan keempat pengikut Claudi lainnya diperintakan untuk menjaga dengan baik Nisa dan Anaknya itulah yang Claudi minta untum mereka lakukan sebelum dirinya ikut Haiden pergi kekantornya.
Mereka berempat kini sudah duduk dengan nyaman si sofa mewah yang berada diruangan itu.
Tak ada yang berbicara hingga akhirnya Claudi memerintakan Haiden untuk memulai semua.
"Apa yang ingin kau katakan, katakan saja"
"Ini soal Nona Nisa seperti yang saya katakan sebelumnya mungkin sekarang keadaannya membaik dia juga sudah melewati masa kritisnya itu berkat penanganan yang cepat juga pemulihat tubuhnya yang cepat di karnakan dia dengan teratur mengkomsusi AVBVX092 yang terbuat dari darah Master semasa kehamilannya tak akan ada hal yang serius jika melihat keadaan tubuhnya setelah dia sadar....."
"Tunggu sebentar apa maksudmu selama ini kamu menbuat Nisa Meminum darah dari Pureblood itu?" Tanya Kent memastikan apa yang ada dipikirannya setelah mendengarkan penjelasan Haiden.
"Ya.... itu adalah langka yang paling efisien keadaan Nosa Nisa saat kehamilannya saat pertama kali kami bertemu terlihat begitu buruk... biar bagaimanapun anak yang dikandungnya bukanlah anak biasa yang tidak akan bisa menyerap nutrisi hanya dengan makanan yang dikonsumsi sang ibu pada akhirnya bayinya meyerap nutrisi dengan cara mengambil daya hidup sang ibu sebagai nutrisinya sendiri..... akhirnya untuk menyiasati hal itu Master Memberikan Darahnya pada Nona Nisa hal itu adalah hal yang biasa yang sebenarnya.... itu selalu dikakukan oleh pasangan pureblood jika mereka sedang mengadung sang ayah harus dengan suka relah memberikan darahnya untuk memberi makan anak mereka.... karna itulah kita lakukan metode itu juga pada Nona Nisa karna biar bagaimanapun bayi yang di kandung Nona Nisa adalah bayi seorang pureblood dan jika kita tidak melakukan itu kemungkinan besar ibu dan anaknya besar kemungkinan tak akan selamat hingga hari kelahiran sang bayi. apalagi Nona Nisa yang seorang manusia yang tak seharusnya mengadung bayi pureblood hal itu tak akan mungki bisa dilakukan oleh seorang manusia kaluan juga sudah tahu itukan sebelumnya kita sudah membahasnya kita juga patut bersyukur karna perjanjian Gill membuat Darah Milik Master yang di konsumsi Nona benar-benar bekerja sangat baik seperti mengikat dan membuat perjanjian itu semakin kuat" jelas Haiden panjang kebar apa yang terjadi sebenarnya pada Kent dan Gerry yang memang tak mengetahui akan kebenaran itu.
"Jadi intinya kamu memberikan darah ayah bayi itu untuk Nisakan itulah yang menyelamatkan Nisa saat ini selain karna Anugra perjanjian dimasa lampau.... lalu apa ada sesuatu yang lain yang membuatmu khawatir setelah kamu bilang sendiri jika Nisa sudah melewati masa Kritisnya?" ujar Garry yang mengerti akan maksud pembicaraan Haiden Nisa memang saat ini dalam keadaan lebih baik tapi ada sesuatu yang dicemaskan oleh dokter tampan itu.
"Mentalnya"
__ADS_1
"Mental?" Ujar ketiga orang yang memiliki hubungan kekeluargaan dengan Nisa.
"Ya, itu sang dicemaskan takutnya mentalnya akan terguncang dengan apa yang di alaminya sebalumnya aku disini ingin bertanya pada kalian semua apa yangvakan kita lakukuan jika hal itu benar terjadi?"
Semua berpikir apa yang dikatakan Haiden itu benar adanya Nisa adalah wanita biasa yang bahkan tak perna ada dipikirannya bisa mengalami kejadian buruk seperti diserang seorang vampire yang membuatnya hingga hampir kehilangan nyawanya beserta bayinya pasti jika mengingat kejadian itu bisa di pastikan mentalnya akan terguncang dan mungki hal itu akan membuat wanita pirang itu ketakutan disisa umur yang akan dijalaninya setelah ini.
"Maka aku akan menghapus semua ingatannya atas Kejadian itu jika hal itu terjadi" ujar Claudi memutuskan.
"......."
Keputusa Claudi tak ada yang membantahnya karna menurut mereka itu juga adalah keputusan yang tepat untuk dilakukan saat ini.
"Tapi sebelum itu aku harus melakukan sesuatu terlebih dahulu" Claudi bangkit dari tempat duduknya dan akan berjalan keluar dari kantor Haiden sebelum langkanya di hentikan oleh Haiden.
"Apa Master akan menemui orang itu? jika iya. biarkan saya ikut dengan anda Master"
Claudi menoleh kebelakang melihat Haiden yang saat ini juga sudah berdiri dari tempat duduknya.
"Ini adalah urusanku aku akan menyelesaikannya sendiri kamu tetap disini awasi keadaan istri dan anakku dengan baik aku titipkan mereka padamu sementa ini"
"Tapi Master....
"Aku pergi"
Wuss
Dalam sekejap mata Claudi sudah menghilang dari hadapan ketiga pria yang berada di satu ruangan yang sama denganya itu.
"Master" gumam Haiden Khawatir begitu sang Master telah pergi meninggakan tempatnya.
Sedangkan Kent dan Garry hanya bisa diam saat ini dan membiarkan Claudi yang menyelesaikan semuanya.
Tbc
__ADS_1