Couple Vampire Lord

Couple Vampire Lord
Chapter 82


__ADS_3

Kantor Nisa terlihat Nisa sedang menemani Ryuu bermain disana setelah selesai mengerjakan apa yang harus dikerjakanya.


"Ada apa?" Tanya Nisa pada Ryuu yang sedang kesal main entah karna apa.


"Mam... Mam... Mama.. Ama"


"Iya sayang ada apa ini Mama" kata Nisa lagi.


"Mam... Mam... Mam... huee....."


"Ryuu lapar?"kata Nisa sambil membawa Ryuu kepelukanya karna anak itu saat ini sedang menangis.


"Ada apa?" Ujar sebuah suara dari pintu masuk.


Nisa yang mendengar segera menoleh untuk memastikan siapa yang datang karna dia sangat mengenali suara itu.


"Claudi"  benar saja yang berbicara adalah orang paling dikenalnya luar dan dalam.


"Hn"


"Kenapa kamu ada disini?" Tanya Nisa yang melihat suaminya itu berjalan menghampirinya.


"Merindukan kalian" jawab Claudi tenang dan setelahnya pria itu mengecup kening istrinya dingkat.


"Hn. Ada apa dengan Ryuu?" Tanya Claudi yang melihat putranya menangis di pelukan Mamanya.


"Tidak tahu sepertinya dia sedang merajuk mungkin dia mengantuk" jelas Nisa.


"Hn"


"Aku akan menidurkanya dulu"


"Hn"


Nisa mengedong putra itu dan menimangnya agar Ryuu cepat tertidur dia juga memberikan satu botol susu untuk Ryuu Susu khusus yang dibuat untuk Ryuu meski susu itu terlihat mirip seperti Susu formula biasa tapi susu itu berbedah karna didalamnya di campur juga dengan AVBVX092 yang terbuat dari darah Claudi karna bagaimanapu Ryuu adalah Half yang meski bisa memakan makanan Manuaia dia juga memerlukan makanan lain layaknya apa yang menjadi sebagian dari diri bayi itu.


Setelah beberapa menit ditimang oleh Mamanya Ryuu tertidur dengan pulas digendongan sang Mama.


"Sudah tidur?" Tanya Claudi yang melihat Ryuu sudah begitu tenang.


"Iya" jawab Nisa dan segera menidurkan Ryuu ditempat tidur bayinya yang memang ada juga dikantor Nisa selain dirumahnya untuk selalu dipakai jika keadaan seperti saat ini.


Setelah menidurkan Ryuu Nisa berjalan kearah sofa dan duduk disana tepat berada di samping Claudi yang juga sudah duduk disana.


"Hari libur nanti apa kita bisa pergi liburan bersama" kata Nisa setelah dirinya mengambil tempat duduk.


"Liburan?"

__ADS_1


"Hm. sejak kita kembali bersatu kita tak perna pergi bersama pasti menyenangkan jika kita bisa pergi bersama"


"Hn. Baiklah" jawab Claudi setuju setelahnya mereka melewati momen kebersamaan mereka itu sebentar sebelum Claudi kembali kekantornya lagi.


.


.


.


.


.


.


"Oh tuan Antonius selamat datang" sapa Nisa begitu melihat pria yang terlihat mirip suaminya itu datang menghampirinya kembali saat dirinya sedang memantau pekerjaan pegawainya.


"Selamat siang" balas sapa Antonius.


"Ah... iya selamat siang" kembali Nisa membalas sapaan pria itu.


"Hari ini mau memesan apa?" Tanya Nisa lagi karna pria itu belum membawa apapun sambil terseyum.


"Seperti biasannya"


'Sial dia begitu mengiurkan hampir saja aku kehilangan kendali hanya karna meluhatnya tersenyum ini selalu saja terjadi' lanjut Antonius dalam hatinya.


"Tolong buatkan pesanan Mr. Antonius seperti biasanya" perinta Nisa pada bartender.


"Baik Nyonya" balas sang bartender dan segera membuatkan apa yang diperintakan.


"Dimana putramu?" Tanya Antunius lagi.


"Oh... Ryuu dia di bawa Kakakku pergi hari ini" terang Nisa memang begitulah adanya Ryuu memang dibawa Kent pergi katannya mumpung lagi luang dan tak ada misi untuknya karna itu Kent ingin pergi jalan-jalan bersama Ryuu sekalian saja membantu Nisa menjaga Ryuu agar Ryuu tak merepotkan Mamanya untuk hari ini saja.


Apalagi sepertinya Ryuu akhir-akhir ini seperti sedang merasa bosan berada diruang kantor Nisa setiap hari karna itu Kent membawanya keluar agar anak itu tak merasa kebosaban lagi.


"Begitu aku mengira dia tidur" kata Antonius pagi mencoba menebak sebelumnya.


"Tidak. dia memang biasanya jam segini tidur tapi karna pergi keluar mungkin saat ini dia tertidur bersama Kakak saya"


"Hm"


"Pesanan anda" ujar seorang pekerja memutus pembicaraan Antonius dan Nisa.


"Ya"

__ADS_1


Antonius mengambil pesanannya dan segera membayarnya.


Saat setelah membayar apa yang di pesanya pria itu mengambil salah satu pesanannya dan meletakanya tepat dihadapan Nisa.


"Hm... ada apa?" Tanya Nisa tak mengerti dengan tidakan pria yang ada dihadapannya itu.


"Itu untukmu aku mentraktirmu hari terimahlah" jawab Antonius.


"Eh... memang ada acara apa?" kata Nisa yang mendalatkan traktiran dari Antonius meski traktiran itu berasal dari restonya sendiri.


"Tidak apa hanya ingin saja" balas Antonius lagi.


"Eh... anda harusnya tak melakukan itu" jawab Nisa benar-benar tak mengerti dengan tindakan pria itu.


"Tak apa aku hanya ingin membelikanmu  saja hari ini karna itu aku memesan dua hari ini" terang Antosius lagi.


"Hm... baiklah kalau begitu terimah kasih" jawab Nisa tulus tak mau menolak lagi maksud baik Antonis.


"Tak masalah.... aku harus pergi sekarang sampai jumpa lagi"


"Iya sampai jumpah" tangap Nisa kembali.


Setelahnya pria itu berjalan dengan tenang menujuh pintu keluar resto itu pergi dari sana.


"......." Nisa hanya memandang apa yang diberikan Antonius padanya setelah pria itu pergi dari restonya.


Disisi luar dimana Antonius berada pria itu berjalan begitu tenang di antara orang-orang yang berada di sekelilingnya.


'Hm... aku benar-benar menginginkanya aku menginginkannya... aku pasti akan memilikinya secepannya.... makanan yang begitu lezat itu.... aku mau tau bagaimana jika hal itu terjadi.... aku penasaran dengan ekspresi apa yang akan ditunjukan oleh Claudius padaku saat miliknya itu menjadi milikku....ha...ha.... aku jadi tak sabar untuk melakulanya'  itulah yang ada dipikiran gila Antonius.


Antonius Louis the Night pria yang merupakan keturunan keluarga the Night sama halnya dengan Claudius.


Karna pria itu adalah paman dari Claudi yang merupakan adik laki-laki dari Ayah Claudius.


Pria yang sejak lama menginginkan kehancuran keluarganya karna merasa dirinya selalu dikucilkan menganggap jika semua selalu  menganggapnya remeh karna mereka semua selalu mengeluh-eluhkan keberadaan ayah Claudi itu yang terjadi di masa mudanya.


Tapi Semua tujuanya berubah begitu orang tua Claudius meninggal kini targetnya adalah sang keponakan karna kini yang menyadang nama the Night adalah Claudi keponakanya  sendiri.


Menghancurkan keponakanya itu adalah opsesi tersendiri untuk Antonius karna jika keponakanya yang merupakan Pureblood terkuat itu musna ditanganya makan tak akan ada yang bisa menghalanginya menjadi satu-satunta pureblood terkuat itu adalah tujuannya.


Dan setelahnya dia akan menguasai semuanya jika Claudius sudah tak ada didunia ini.


Claudius sudah mengabisi Yunifer salah Satu pureblood yang tersisa di dunia ini kini hanya tinggal dirinya dan Claudi yang  bisa dikatakan dewa pureblood  jika dirinya berhasih menghancurkan Claudius maka hanya dirinya yang tersisa dan menguasai semuanya.


Meski saat ini Claudi belum mengetahui keberadaanya karna semua mengirah dirinya yang menghilang di pertempuran sebelumnya telah tewas tak ada yang tahu keberadaannya Claudius sekalipun.


Tapi meski begitu kini dia sering menujukan dirinya diberbagai kesempatan untuk menarik perhatian dari keponakanya itu dan hal itu besa kemungkinan membuat Claudius menjadi menyadari keberadaanya meski itu memang keinginannya untuk membuat rasa takut bagi Claudius sang keponakan.

__ADS_1


Lalu kini keinginannya bertambah satu lagi setelah sekian lama dirinya hanya ingin menghancurkan semuanya kini keinginan yang terbesar telah berubah menjidi keinginan untuk memiliki wanita pirang milik keponakanya itulah yang menjadi opsesinya yang baru saat ini.


Tbc


__ADS_2