Couple Vampire Lord

Couple Vampire Lord
Chapter 36


__ADS_3

Diatas tempat tidur Nisa melihat sebuah kotak besar....... kotak itu berwarna merah yang terlihat mencolok diatas ranjangnya.


"Apa ini?" Tanya Nisa saat melihat kotak itu.


"Bukalah... itu untukmu" ujar Claudi berjalan menghampiri Nisa yang berdiri disamping ranjang.


"Untukku?"


"Ya"


Nisa membuka kotak itu disana berisi sesuatu yang terlipat rapi.


"Gaun?"


"Ya"


"Tapi untuk apa kamu memberikan aku gaun ini?"


"Pesta?"


"Pesta?" ulang Nisa.


"Akan di adakan pesta dan aku mau kamu menemaniku nantinya" jelas Claudi.


"Pesta apa?"


"Perusahaan yang mengadakanya"


"Perusahaan? Kamu juga diundang kepesta perusahaan?" tanya Nisa begitu terkejut karna Claudi diundang kepesta yang dibuay oleh perusahaan padahal Claudi adalah pegawai baru.


"Hn"


"Begitu ya C_N crop memang perusahaan besar bahkan pegawai baru saja di undang ke pesta yang mereka adakan" ujar Nisa merasa senang.


"Semua diundang termasuk diriku Jadi kamu maukan ikut denganku?"


"Tentu saja pasti menyenangkan"


"Hm.. apa kau menyukai gaun itu"


Nisa mengakan gaun itu untuk melihat gaun itu secara keseluruhan.


"Ya... ini sangat cantik terimakasih"


"Syukurlah kalau kamu menyukainya" Claudi memeluk Nisa hangat dari belakang.


.


.


.


.


.


.


.

__ADS_1


Markas Hanter.


"Kita ada tugas" ujar Garry pada semua teman-temannya.


"Apa itu?"


"Pengamanan di sebuah pesta yang akan diadalakan oleh perusahaan C_N crop"


"C_N crop bukankan itu adalah perusahan Farmasi terbesar dinegara ini?"


"Ya"


"Lalu untuk apa kita para Hunter menjadi petugas keamanan untuk perusahaan seperti itu kita bukan bodyguar tapi kita adalah kesatria Huntar"


"Karna itulah tugas ini diserakan pada kita yang merupakan Hunter karna dipesta itu nanti akan berkumpul para Vampire juga" jelas Garry.


"Jadi maksudmu dipesta itu para vampire akan berkumpul disatu tempat dan kita ditugaskan untuk mengawasi dan mengawal pesta itu" Kent menyahuti setelah sedari tadi diam saja.


"Ya anggap saja begitu?"


"Kenapa tidak dihancurkan saja langsung jika ada acara macam itu"


"Tidak bisa mereka bukanlah Black Vampire yang harus kita basmi lagi pula kita mendapatkan misi ini juga atas permintaan resmi orang yang mengadakan pesta ini"


"Permintaan resmi itu berarti sang penyelengara tahu jika dia mengundang juga para Vampire?"


"Ya begitulah karna yang meminta kita itu adalah Haiden Blanchard"


"Ck, jadi dia pantas saja Hunter mau menanggapi permintaan konyol seperti itu"


"Ya begitulah"


Wanita itu terlihat sedang mendengarkan laporan-laporan dari semua pengikutnnya dengan ekspresi tak tertarik meski begitu wanita itu tetap mendengarkanya dan memberi tanggapan apapun soal laporan yang diberikan oleh pengikutnya karna itu memanglah tugasnya sebagai pemimpin Senate.


"Laporan terakhir akan diadakan pesta diperusahaan C_N crop untuk menyambut kedatangan sang pemimpin perusahaan itu dipastikan jika dipesta itu juga akan dihadiri beberapa Vampire berpengaru tentu saja Claudius Ruhtven The Night dan juga pengikutnya juga pasti akan datang kepesta itu"


"Pesta!?"


"Ya... itu info yang saya dapatkan" jelas Bet seorang pria yang selalu setia pada Yunifer bahkan sejak Yunifer belum mejabat sebagai ketua Senate Bet sudah berada di sisi Yunifer sejak Yuner masih remaja.


"Begitu.....


Malam pesta


Pesta diadakan disebuah hotel mewah terlihat orang-orang mulai masuk untuk menghadirin pesta.


Orang-orang tampil dengan pakaian terbaik mereka untuk menghadiri pesta.


Di depan pintu aula bejajar rapi para Hunter yang bertugas sebagai angota keamanan untuk keberlangsungnya acara.


Kent terlihat memakai setelan Jas rapi berwarna Hitam ciri khas khusus seorang yang bekerja dibidang pengawalan atau bisa disebut bodyguar.


Tak berapa lama Claudi dan Nisa datang terlihat juga Haiden, Cain dan Stefani juga bersama mereka.


Nisa terlihat cantik dengan gaun berwarna biru muda yang lembut sedangkan Claudi memakai jas berwarna hitam yang pas body membuatnya terlihat begitu gagah dan tampan meski sebenarnya berpakaian seperti itu adalah hal yang biasa untuk Claudi karna setiap hari penampilannya juga begitu Claudi memang selalu tampan disetiap kesempatan.


"Hah... itukan kak Kent" ujar Nisa saat melihat Kent yang berdiri didepan pintu masuk.


Nisa dengan buru-buru berjalan mendekati Kent kakaknya tentu masih diikuti oleh Claudi dan para pengikutnya.

__ADS_1


"Kak" panggil Nisa begitu dia sudah dekat dengan tempat Kent.


"Nisa! Kamu ada disini?" Ujar Kent begitu melihat sang adik.


"Ya aku datang bersama Claudi"


"Hn.. tentu saja" Ujar Kent sambil melihat kearah Claudi dan rombonganya.


"Wah ... kak Kent terlihat sangat tampan hari ini___ apa Kakak juga mau menghadiri pestanya?" Tanya Nisa Sambil melihat penampilan sang kakak saat ini dengan setelah jas rapinya.


"Tidak, aku mendapat tugas sebagai petugas keaman di pesta ini" jelas Kent atas keberadaannya saat ini.


"Oh.... paman Garry juga disini?"


"Ya dia ada sekarang dia berpatroli ngomong-ngomong kamu juga sangat cantik hari ini"


"Ah .... benarkah terimakasi" kata Nusa senang dengan pujian sang kakak.


"Kita harus masuk sekarang" selah Claudi lembut sambil merangkul Nisa mesra.


"Iya" Nisa melihar wajah Claudi yang merangkul dirinya.


"Kak Kent kami harus masuk" kata Nisa kembali memberi tahukan pada sang kakak gak mungkinkan jika dia tak berpamitan sama kakaknya.


"Ya masuklah" jawab Kent dengan sangat lembut tak kalah dengan Claudi.


Merekapun memasuki tempat pesta yang kini hampir dipenuhi oleh orang-orang.


Saat kedataangan Claudi dan rombomganya semua orang terfokus melihat kearah mereka.


Tak berapa lama mereka masuk mereka sudah disambut oleh Rafael dan Raisa yang ternyata sudah sembuh dan keluar dari rumah sakit.


"Master" sapa keduanya dengan sopan.


"Ya"


"Hallo... nona Nisa apa kabar?" Ujar Raisa setelah menyapa sang Master.


"Nona Raisa keadaan anda sudah membaik? anda sudah keluar dari rumah sakit? Saya sangat khawatir saat mendengar ada terluka" tanya Nisa beruntun karna memang wqnita hamil itu merasa khawatir sejak mendengar Raisa masuk rumah sakit dikarnakan kecelalaan yang menimpanya itu yang dia tahu.


"Terimakasih sudah mengkhawatikan saya selama ini keadaan saya sudah membaik dan tak ada yang serius dan saya sudah keluar dari rumah sakit beberapa hari yang lalu"


"Begitukah syukurlah tak ada yang serius dan anda bisa kembali pulih dengan cepat"


Percakapan itu sudah menujukan keakrapan mereka semua orang-orang bertanya-tanya dipikiran mereka bubungan seperti apa yang mereka miliki saat ini jika Haiden, Cain dan Stefani mengenal Claudi tentu saja itu bukan hal yang mengherankan karnan mereka adalah Seorang Direktur diperusahan dan Claudi adalah sang CEO.


Tapi mereka tak menyangka jika Raisa dan Rafael juga mengenal Claudi.


Semua orang tahu jika mereka adalah seorang aktris dan aktor yang sangat terkenal mereka juga berhubungan sangat dekat dengan Haiden, Cain dan Yunifer tapi tak ada yang tahu ternyata mereka juga mengenal Claudi apalagi mereka terlihat sangat akrap juga.


Lalu yang membuat pikiran mereka penuh tandah tanya diatarah mereka tentu saja wanita Hamil yang berada disekiling mereka.


Wanita itu bukan orang terkenal seperti Raisa dan Rafael juga bukan orang penting berpangkat direktur seperti Haiden, Cain dan Stefani diperusajaan mereka dan sepertinya mereka juga tak perna melihat wajah wanita itu sebagai pewaris sebuah keluarga kaya-raya.


Tapi bangaimana bisa wanita itu berada ditengah-tengah orang-orang hebat seperti Claudi dan pengikutnya itulah yang ada di otak semua orang saat melihat kearah mereka.


Mengabaikan semua yang dipikirkan semua orang yang menghadiri pesta itu kini terlihat seorang MC berjalan menaiki panggung kecil untuk memulai acaranya.


Tbc

__ADS_1


__ADS_2