Couple Vampire Lord

Couple Vampire Lord
Chapter 6


__ADS_3

Diruang keluar terlihat Claudius dan Haiden sedang bersama setelah mengatarkan Nisa Haiden segera menemui sang master untuk membicarakan apa yang sudah dia lakukan hari ini.


"Bagaimana keadaannya?" Tanya Claudius halus seperti biasanya.


"Sangat buruk jika bukan karna darah master mungkin dia tak akan bisa bertahan hingga hari ini janin di kandungannya terus menerus mengihisap daya hidupnya kalau saja dia bukan manusia setidaknya pasti dia akan bisa bertahan jika di biarkan terus seperti ini bisa dipastikan jika keduanya pasti tak akan selamat" jawab Haiden jujur dengan apa yang ada.


"Begitu!?"


"Yes master"


"Baiklah berikan darahku padanya agar mereka bisa bertahan dan selamat..... Ambilah sebanyak yang dibutuhkan"


"......."


"Ada apa? Apa kau tak mau melakukannya?"


"Apa master harus melakukan ini? darah anda sangatlah berharga bagaimana bisa anda melakukan ini pada Manusia bakan vampire bangsawa saja tak bisa mendapatkan darah anda bahkan setetespun"


"Dia dalam keadaan ini karna ulahku aku tak bisa membiarkan semua berakhir begitu saja"


"Kenapa anda tak mengubanya saja menjadi seperti kita bukankah itu lebih baik dari pada memberikan darah berharga anda padanya secara cuma-cuma sebelumnya anda sudah memberikan darah anda saat membuat ikatan padanya dan kini anda ingin melakukannya lagi" protes Haiden akan tindakan sanga master karna bagi para kaum Vampire darah pureblood adalah sesuatu yang sangat berharga darah itu bisa membuat vampire lain menjadi sangat kuat hanya karna meminumnya sedikit saja lalu untuk manusia bagaimana tentu manusia itu bisa hidup setidaknya ratusan tahun lebih lama dari manusia norma jika meminumnya karna itu darah seorang vampire murni itu sangat berharga.


Dan untuk kasus Nisa karna wanita itu sedang mengadung beni dari sang darah murni meskipun sebelumnya dia sudah mendapatkan darah itu hal itu hanya untuk bertahan hidup saja karna biar bagaimanapun seorang manusia tak seharusnya bisa mengadung beni darah murni jikapun itu terjadi pasti mereka tak akan selamat di awal kehamilan karna janin darah murni itu akan selalu menghisap daya kehidupan sang ibu jika ibunya tak bisa bertahan otomatis janinnya juga ikut mati saat ibunya mati meski manusia itu.


Tapi karna saat itu Nisa mendapatkan darah dari Claudius hal itu sudah cukup untuk membuat wanita itu bertahan hingga hari ini apalagi dia juga sudah membuat ikatan dengan Claudius yang merupakan pureblood tapi tetep Claudius harus selalu memperhatikannya jika ia sampai lalai sedikit mungkin akan membahayakan Nisa beserta calon anaknya terbukti dengan keadaan Nisa yang menjadi sangat buruk setelah dia melepasnya beberapa waktu sebelum Haiden menemukanya.


"Haiden" tegur Claudius.


"Maafkan saya Master" ujar Haiden merasa menyesal.


"Ambil saja darahku dan berikan pasanya aku tak mau menghancurkan hidupnya sebagai manusia.....


Bukannya kamu juga tahu bagaimana sengsaranya hidup seperti ini jadi lakukan saja seperti kataku"

__ADS_1


"Baik Master akan saya lakukan sesuai apa yang Master inginkan" jawab Haiden meski dia merasa engan dan tak setuju dengan apa yang masternya inginkan tapi dia tak bisa menentang apa yang sudah diputuskan oleh sang master apalagi ini juga teteng calon penerus sang master.


"Hm"


.


.


.


.


.


.


.


.


Sesuai apa yang di minta Haiden Nisapun setuju tinggal di rumah Haiden sampai dirinya melahirkan lalu soal lamaran Claudius dia juga masih memikirkanya tapi masih tak tahu akan memilih jawaban apa hingga saat ini.


Hahhh


Helaan nafas keluar dari mulut wanita muda itu.


"Akhirnya aku mengikuti apa yang di katakan tuan Haiden kuharan Bu Sella segera mendapatkan pengantiku sebagai pekerja di restonya" monolognya sendiri.


Karna keadaannya yang buruk Haiden tak mengijinkanya untuk pergi bekerja dia hanya harus istirahan dan diam di rumahnya itulah yang di katakan Haiden.


Tapi ada yang membuatnya merasa cangung jika terus berada di rumah ini dan tak di perbolehkan keluar.


Yang membuatnya canggung adalah keberadaan Claudius pria yang sudah melamarnya dan masih setia menunggu jawaban darinya hingga hari ini.

__ADS_1


Meski Claudius tak perna mengatakan apapun atau mendesaknya untuk memberikan jawaban atas lamarannya tapi tetep saja canggu.


Hal ini seperti kita sedang mempermaikan perasaan seseorang yang menyukai kita padahal kita sudah tinggal satu atap dan hal itu memang keyataannya membuatnya semakin merasa bersalah.


Apalagi Claudius itu adalah orang yang sangat baik meski pria itu tak banyak bicara dan sangat pendiam tapi pria itu memiliki hati yang lembut dan hangat juga sangat perhatian pada Nisa.


Hal itu semakin membebani Nisa bagaimana pria sebaik Claudius mau menikah dengan seorang wanita kotor macam dirinya yang bahkan tak mengtahui pria yang menghamili dirinya sendiri.


Dia tak mau merusak masa depan Claudius yang mungkin sangat cemerlang itu hanya karna pria itu menikah dengan dirinya itulah yang selalu dia pikirkan saat kembali menginggat soal lamaran dari pria itu.


Meski dia juga selalu bimbang dengan apa yang di katakan oleh Haiden padanya yang memintanya menerima lamaran itu demi bayinya.


Apa yang di katajan Haiden saat itu juga bukanlah sebuah kesalahan jika dia menikah dengan seseorang pasti tak akan ada lagi orang yang menghina atau memandangnya buruk lagi karna di sampinya sudah ada pria yang berdiri sebagai suaminya sekaligus ayah dari anak yang di kandungnya.


Tapi apa dia bisa seegois itu di saat pria itu harusnya sama sekali tak memiliki kewajiban untuk melakukan itu untuknya dia menghargai niat baik Claudius dan Haiden yang mau membantunya tapi dia tak bisa bersikap egois hanya karna keadaannya dan mengorbankan orang lain.


Apalagi dia sangat yakin jika Claudius melamarnya itu tampa rasa cinta sedikitpun untuk dirinya kemungkina besar pria tampan itu melakukan hal itu karna merasa iba padanya itulah salah satu yang menganjal hatinya juga untuk menerima lamaran pria tampan itu.


"Memikirkan semua ini membuatku lelah sebaiknya aku pergi kedapur sebentar lagi makan malam aku akan membantu sedikit disana" ujarnya lagi pada dirinya sediri setelanya Nisa segera meninggalkan kamarnya menujuh dapur.


Sebenarnya dia juga heran dengan status Claudius di rumah ini karna rumah ini merupakan rumah Haiden dan semua orang yang bekerja di rumah ini bekerja untuk Haiden tapi Haiden justru bekerja pada Claudius.


Apa itu artinya Cloudius adalah tamu di rumah Haiden tapi jika hanya seorang tamu tak mungkin jika tinggal di rumah bawahanya apalagi terlihat Jika Claudius memang tinggal di rumah ini meski itu bukan rumahnya sepertinya hubungan mereka itu sangat sulit di jelaskan.


"Apa mungkin dia adalah tuanmuda yang sudah bangkrut dan untuk bertahan hidup dia akhirnya tinggal di rumah bawahannya" gumam Nisa sambil berpikir.


"Siapa yang bangkrut dan tinggal di rumah bawahanya?" Tanya Haiden tiba-tiba mengejutkan Nisa.


Pria pirang itu tiba-tiba berjalan berada di samping Nisa.


"Ah... tidak itu bukan siapa-siapa" jelas Nisa ngelagapan.


"Hm.... begitu ya...baiklah" ujar Haiden dan segera meninggalkan Nisa.

__ADS_1


Helah nafas


Nisa mengehelan nafas lega saat Haiden sudah meninggalkanya dan bersyukur saat pria itu tak bertanya lebih lanjut soal apa yang tadi dikatakanya.


__ADS_2