
Hari berganti kini Nisa sudah tak tinggal bersama Kent dan Gerry lagi sekarang dia tinggal dirumah Claudi bersama Ryuu juga.
Biar bagaimanapun memang itulah yang seharusnya terjadi sejak awal lalu Kent dan Gerry juga mau tak mau menerima itu toh mereka juga tahu jika mereka adalah pasangan suami istri mereka tak mungkin memisakan pasangan itu lagi.
Para tetangga merekapun awalnya terkejut saat mengetahui jika mereka sebenarnya pasangan suami istri dan hal itu membuat heboh beberapa tetangga yamg mengenal dengan baik Nisa.
Hinggai suatu hari di depan kediaman Kent baru saja terlihat sebuah mobil yang berhenti disana.
Setelah mobil itu berhenti dua orang yang terdiri dari seorang laki-laki dan seorang perempuan terlihat keluar dari mobil.
Kedua orang itu memasuki perkarang rumah yang ditinggali oleh Kent dan Gerry mengetuk pintu begitu mereka tepat didepan pintu masuk rumah.
Tok... tok.. tok....
Menunggu beberapa saat hingga akhirnya pintu itu terbuka dari dalam.
Clek
Terlihat seorang pria yang begitu berantakan seperti baru saja bangun dari tidur itu adalah Kent.
Kent memang selalu begitu saat malamnya harus bekerja maka ke esokan paginya dia akan menghabiskan hampir sebagian harinya untuk tidur.
"Jam segini kau baru bangun tidur.... kau tak bekerja dasar pemalas" omel tamu pria yang datang itu.
"Berisik... apa urusannya denganmu mau aku baru bangut tidur atau tidak bekerja tidak adakan" sarkas Kent.
"KAU INI AKU INI ADALAH AYAHMU KENAPA KAU JADI BEGINI SEKARANG PADA AYAHMU SENDIRI" triak pria itu yang ternyata adalah Albert.
__ADS_1
"Ck, untuk apa kau datang kerumahku jika kalian datang hanya untuk bertriak padaku sebaiknya kalian pergi saja karna aku tak mau meladeni kalian" ujar dingin Kent tak mau kalah.
"KAU INI BENAR-BENAR YA....
"Sayang sudahlah jangan buat masalah kamu ingat tujuan kita datang kesinikan" kata Bella melerai sang suami wanita itu tak mau jika tujuan mereka datang hari ini harus gagal hanya karna Albert suaminya membuat masalah dengan putra pria itu sendiri.
"Kent siapa yang datang kenapa ribut sekali?" Tanya Gerry yang menyusul Kent karna mendengar keributan dari
Pintu depan rumah mereka.
"Ck, Dimana Nisa aku mau bicara denganya" ujar Albert menerobos masuk begitu saja sambil menatap tajam pada Gerry yang baru saja datang.
"Kalian!? Untuk apa kalian datang mencari Nisa?" Tanya Gerry setelah mendengarkan apa yang di ucapkan Albert.
"Memang kanapa dia adalah putriku memang ada alasan untuku menemui putriku sendiri" jawab Albert lantang seperti tak perna terjadi sesuatu sebelumnya.
"Memang apa salahnya seorang Ayah memberikan pelajaran pada anaknya yang sudah membuat kesalahan" jawab Albert tak mau kalah.
"Dengan mengusir putrimu sendiri yang saat itu tengah dalam keadaan begitu terpuruk... bukankah kau juga mengatakan padanya jika kau tak ingin memiliki putri sepertinya... kau juga bahkan mengatakan itu padaku lalu untuk apalagi kalian mencarinya HAH....." kesal Kent di akhiri bentakan setelah sedari tadi diam.
"Kalian bertiga tenanglah kedatangan kami kesini bukan untuk membuat keributan... Kent dengarkan dulu penjelasan kami..... kami datang kesini mencari Nisa adikmu karna Ayahmu sudah menyadari kesalahannya.... Ayahmu hanya ingin meminta maaf pada adikmu yang merupakan putrinya... biar bagaimanapun tak baik bukan membiarkan masalah terus berlarut-larut kalian adalah anak-anaknya kita adalah keluarga dan keluarga bukankah akan lebih baik jika hubungan yabg selama ini rengang membaik kembali" ujar Bella sangat lembut begitu terdengar bijaksana benar-benar memperlihatkan seorang wanita yang begitu baik, lembut, bijaksana penuh perhatian seperti image yang selalu ditampilkanya didepan semua orang termasuk pada Albert dan juga anak-anak Albert karna itu Bella tak perna terlihat buruk di mata semua orang.
"....."
"Karna itu ijinkanlah Kami bertemu Nisa" lanjut Bella lagi.
"Ck" decak Kent setelahnya pria itu segera kembali memasuki rumahnya lebih kedalam meninggalkan Ayah, Ibu tirinya dan juga Pamanya diruang tamu.
__ADS_1
Kent memang kesal pada Ayahnya tapi jika Ayahnya datang memang seperti yang dikatajan Ibu tirinya dia bisa apa lagi.... karna meski sekesal apapun dia tetap anaknya Albert Nisapun begitu dan didasar hatinya yang paling dalampun selalu menginginkan agar keluarganya kembali bersatu hidup rukun dan bahagia seperti saat Ibunya masih ada dulu.
Kembali ke Gerry melihat Kent yang pergi begitu saja setelah mendengarkan perkataan Bella tanpa mengatakan apapun dia berpikir itu artinya Kent tak punya keinginan untuk menghentikan Ayahnya dan Ibu tirinya untuk menemui Nisa.
Gerry menatap kedua pasangan itu dan akhirnya dia mengikuti apa yang dilakukan Kent saat ini dia akan percaya pada pasangan itu dan mencoba memberi kesepatan pada mereka.
Tapi jika nantinya mereka kembali menyakiti keponakanya sekali lagi maka Gerry akan pastikan jika sampai kapanpun Gerry tak akan segan membuat mereka menderita dengan sangat menyakitkan itulah janjinya pada mendiang Kakaknya ibu dari Nisa dan Kent.
"Kalian duduklah Nisa sebentar lagi pasti akan dat....
Benar saja belum selesai Gerry berbicara terlihat Nisa memasiki rumah berserta Ryuu sambil memanggil Kent dan Gerry.
"Paman Kent, Kakek Gerry Ryuu datang...." Nisa tak melanjutksn apa yang ingin dikatakanya saat dirinya melihat orang-orang yang sudah mengusirnya dari rumah kini berada dirumahnya.
"Nisa.." panggil Bella lembut saat melihat Nisa yang baru saja memasuki rumah.
"Untuk apa kalian ada disini?" Tanya Nisa.
"Nisa kami datang untuk menemuimu sebenarnya Ayahmu ingin meminta maaf padamu" jelas Bella kembali atas keberadaanya dan Albert saat ini pada Nisa.
"Meminta maaf?" Ujar Nisa kembali karna tak mengerti dengan apa yang dikatakan oleh Bella bukan tak mengerti bagaimanapun dia hanya tak mengerti apa sebenarnya tujuan Ayahnya dan Ibu tirinya itu yang dimaksud dengan meminta maaf.
Apakah itu artinya meminta maaf untuk hanya sekedar basah-basih atau meminta maaf dengan sunggu-sunggu dengan tulus menginggat kejadian di pesta ulang tahun Evi sepertinya mereka datang karna apa yang dikatakan Evi waktu itu juga karna itu Nisa tak mengerti maksud dari kata minta maaf yang di lontarkan Ibu tirinya itu benar-benar tulus atau tidak.
"Benar Nisa Ayahmu sudah merenungkan semuanya dia merasa bersalah padamu karna sudah mengusirmu dari rumah juga mengatakan sesuatu yang seharusnya tak dikatakannya karna itu kami hari ini datang untuk menemuimu untuk meminta maaf padamu... ayahmu ingin keluarganya kembali membaik seberti dulu tak ada perpecahan lagi... iyakan sayang" jelas kembali Bella pajang lebar benar-benar pintar wanita itu untuk mencoba mengambil hati orang lain.
"Iya" jawab Albert singkat atas penyataan istrinya.
__ADS_1
Tbc