
Wajar jika dia berpikir seperti itu, sebab meski selama ini lava tidak masuk ke dalam, tapi panas dari lava bisa menembus ke dalam, ini seperti air es yang ditaruh di dalam botol, pasti akan berpengaruh pada luar botol.
'Dia sepertinya hanyalah Origin Field, dengan tubuh seperti itu, mustahil dalam bertahan lebih dari 10 menit lagi!' pikir Jian Yong.
Tubuhnya sendiri meski sudah melemah, tapi itu tidak lebih buruk dari Tubuh seorang Origin Field Lapisan 4, dan masih memiliki daya tahan yang tinggi, bahkan ketika ranahnya disegel.
Dia berpikir seperti itu, tapi Tian Yan tidak tahu, sebab dia juga tidak peduli, karena saat ini kabar bahagia dari System akhirnya muncul juga.
[Ding! Host berhasil menyelesaikan misi: Merekrut Jian Yong!]
[Mendapatkan pemahaman Prinsip Es Tingkat 3!]
[Apa host ingin memahaminya?]
'Ya, langsung pahami saja!' Tian Yan berkata dengan tidak sabaran.
[Baik! Mulai memahami~]
Setelah perkataan System selesai, Tian Yan cepat-cepat duduk dan bermeditasi dengan tenang.
"Apa yang bocah ini lakukan?" Jian Yong bergumam dengan ekspresi kebingungan.
"Apakah dia berusaha memahami Prinsip Es? apa dia gila? setidaknya butuh beberapa ratus tahun untuk melakukannya!" gumamnya lagi.
"Hah ... biarkan saja, setidaknya dia sudah berusaha." Jian Yong menghela nafas dan memilih untuk tetap mengawasi Tian Yan.
***
Di dalam Alam Pikiran.
Tempat itu sangat gelap, sebab Tian Yan menutup matanya. Di sana hanyalah terdapat layar System yang terus menerus berubah-ubah isinya.
[70%]
[80%]
[90%]
[99%]
[.......]
[Selesai!]
Setelah progressnya selesai, dalam benak Tian Yan seketika seperti disemburkan dengan lautan pemahaman yang mendalam dan mencengangkan, semuanya berisi misteri tentang Prinsip Es yang sangat mendalam.
[Ding! Berhasil memahami Prinsip Es Tingkat 1!]
[Ding! Berhasil memahami Prinsip Es Tingkat 2!]
Setelah jeda selama beberapa saat, pemberitahuan selanjutnya muncul lagi di benak Tian Yan.
[Ding! Berhasil memahami Prinsip Es Tingkat 3!]
__ADS_1
Seketika Tian Yan langsung membuka matanya kembali dan matanya dipenuhi dengan cahaya ilahi, sementara setiap hembusan nafasnya seperti membawa badai es yang mematikan.
"Fiuhhh ..." Tian Yan menghembuskan nafas dan bangkit berdiri.
"Kau sudah bangun? padahal baru satu menit!" Jian Yong menatapnya dengan penasaran, lalu tersenyum, "Apakah Tuan Muda berhasil? ataukah ..."
"Tentu saja berhasil!" Tian Yan langsung mengungkapnya.
"Hah?" Jian Yong tertegun.
Bahkan jika kau jenius terbaik atau inkarnasi dewa, apakah kau bisa memahami sebuah prinsip dalam 1 menit? terlebih lagi kau hanya Origin Field! Apakah kau mempunyai banyak energi mental untuk mendalaminya dengan mudah?!
Bahkan para Origin King masih harus ke pengasingan selama ratusan tahun untuk dapat mempelajari Prinsip Tingkat 3!
"Tidak apa-apa jika kau tidak percaya, tapi kau hanya bawahan sekarang, jadi patuhlah kepada perintahku!" Tian Yan berkata dengan nada yang tegas.
"Emm, baiklah." Jian Yong mengangguk, sesungguhnya ia juga tertarik, dan bahkan tanpa sadar ada pandangan harapan meski hanya 1% di matanya.
'Tapi itu tidak mungkin ... kenapa aku berharap?' batin Jian Yong.
Ia lalu keluar dari pikirannya, dan mengawasi Tian Yan.
Pada pandangan pertama ia melihat Tian Yan mengeluarkan sebuah pedang, terlihat sangat sangar dan tajam.
'Tingkat Origin King? bocah ini ... apa latar belakangnya?'
Selanjutnya ia melihat lagi Tian Yan memasukkan Origin Qi secara gila-gilaan ke dalam pedangnya hingga ia pun meneteskan keringat.
"Baiklah ..." Tian Yan memandang pedang di tangannya dengan serius. Lalu ia langsung menghunuskan pedangnya ke atas, sehingga pedang itu mengeluarkan serangan tajam yang tiba-tiba terbagi menjadi 4 serangan lagi.
Tap!
Jian Yong mendarat dengan mulus, lalu menoleh ke arah Tian Yan.
"Terima kasih!" katanya.
"Tidak usah dihiraukan." Tian Yan lalu berjalan pergi ke arah pinggiran dari tempat itu, yang langsung mengarah ke arah luar batas.
"Umm ..." Jian Yong kebingungan, tapi ia tetap mengikuti Tian Yan, sebab sekarang statusnya hanyalah bawahan.
Setibanya mereka di depan batas yang memisahkan tempat mereka dengan lava di luar, Tian Yan pun mengambil batu dan melempar ke arah batas penghalang.
Sluppp ...
Tian Yan mengedipkan matanya. "Array ini hanya menghalangi Lavanya saja, tidak menghalangi yang lain!"
"Enn, sepertinya begitu." Jian Yong mengangguk setuju.
"Kalau begitu ayo kita pergi!"
"Pergi? pergi ke mana?"
"Ke mana lagi?" Tian Yan menyeringai ketika menoleh ke arahnya, tentu saja menyelami lava ini!
__ADS_1
"Glup ..." Jian Yong menelan air liur. "Apa kau gila?!"
"Aku tidak ingin menjadi Manusia Bakar!" imbuhnya.
"Hei, aku tidak mungkin mengajakmu untuk mati barengan ..." Tian Yan juga sedikit berdecak kesal.
"Lalu kenapa?" Jian Yong mengernyitkan keningnya.
"Itu karena ..." Tian Yan melepaskan auranya, tapi ini bukan aura Origin Qi, melainkan aura berwarna biru muda yang sangat dingin.
"I..I.. Ini..." Jian Yong tercengang dan tidak bisa percaya dengan apa yang dilihatnya. "Kau benar-benar memahami Prinsip Es Tingkat 3?!"
"Bagaimana bisa?"
"Bagaimana bisa?" Tian Yan tersenyum, sebelum akhirnya mengubah wajahnya menjadi serius dan berbisik, "Ini rahasia saja, sebenarnya aku adalah Dewa Es!"
"Ohhh ..." Jian Yong mengangguk.
"Mana ada yang seperti itu!"
Jian Yong memegang kepalanya dengan pusing. "Lupakan saja ..."
"Haha ..." Tian Yan tersenyum. "Kalau begitu ayo kita keluar!"
"Enn!"
***
Beberapa mil di luar Kota Timur Raya — Di atas hutan yang tenang, beberapa sosok terbang dengan cepat dan terlihat beberapa kali ada sinar cahaya yang ditembakkan.
"****** kecil, terus saja berlari, kau seperti monyet!" teriak Manager Kota bernama Li Xuan.
"Hmm ..." Jiao Yue menoleh ke belakang dan hanya begitu saja.
"Padahal hanya Origin Field Lapisan 4! tapi dia sangat pandai melarikan diri!" Komandan Youci terlihat lebih serius, "Dia bukan orang biasa!"
"Hmm, tidak peduli, karena dia menyinggung Kota Timur Raya, dia harus diberi pelajaran!" Li Xuan masih kuat pada keputusannya.
"Hmm, terserah manager, yang penting kita harus menangkapnya terlebih dahulu!"
"Enn!"
Sementara ketiganya sedang kejar mengejar — jauh di dalam danau lava, sebuah cahaya biru terpampang jelas menghalau semua lava.
Di dalam cahaya biru itulah Tian Yan dan Jian Yang tengah berenang ke atas.
"Hei, berenanglah lebih cepat! Menggunakan prinsip tingkat 3 sangat menguras tenaga!" Tian Yan menegur Jian Yong yang ada di bawahnya.
"Ughh ... jika tenaga pak tua ini berada di puncaknya, aku pasti bisa ke permukaan dalam sedetik!"
"Heh, benarkah? wajahmu kurang meyakinkan!"
"Apa kau bilang?!" Jian Yong meraung kesal dan terus berenang di bawah Tian Yan, hingga akhirnya tanpa sengaja kepalanya terbentur pada kasut kaki Tian Yan.
__ADS_1
"Ughh, kenapa tiba-tiba berhenti?" Jian Yong memegang kepalanya yang tidak sakit sementara memandang Tian Yan yang saat ini hanya terdiam dan memandang ke satu tempat dengan serius.
[Bersambung!]