
Suara gabungan dari Auman Naga Palsu begitu kuat, saking kuatnya bahkan orang-orang yang berada di Sekte Naga Giok bisa sedikit mendengarnya.
"!!!" Tian Yan yang duduk di kursi Istana Utama tiba-tiba saja menoleh ke arah luar, begitu juga semua orang yang ada di sana.
"Terjadi kesalahan!" Tian Yan buru-buru bangkit berdiri, dan menoleh ke arah Jian Yong, tapi Jian Yong sudah lebih dahulu keluar dari Istana Utama dan terbang menjauh.
"Kalian yang lain jaga Sekte!" Tian Yan memberikan perintah, lalu langsung dia memandang Seng Seng, "Ayo pergi!"
"..." Seng Seng mengangguk dengan enggan, tidak pernah terpikir akan ada Origin Field yang berani memerintah dirinya.
Setelah ketiganya berhasil terbang menjauh, kini hanya ada Bing Hua, Sheng Yi, Long La dan Long Li, serta Guang Ji dan Zhong Fan.
"Kami juga akan pergi!" Long La dan Long Li buru-buru turun dari tempat duduk mereka.
"Tidak!" Bing Hua menghentikan mereka, "Biarkan aku saja, kalian tetaplah di sini dan jaga Sekte!"
Sikap rela berkorban dari mereka bertiga patut diacungi jempol. Tapi sebelumnya Tian Yan sudah menyuruh mereka untuk tidak pergi jika mereka memaksa pergi mungkin saja akan terjadi sesuatu yang tidak diinginkan, jadi Zhong Fan menghentikan mereka.
"Master Sekte sudah menyuruh kalian untuk tidak pergi apa kalian tidak ingin menjadi patuh?" Zhong Fan mendengus lembut.
"Tapi mungkin saya terjadi pertarungan di depan sana!" Bing Hua mengerutkan keningnya.
"Kau memang benar tapi pikirkanlah lebih luas kenapa dia menyuruh kita untuk tetap tinggal di sini."
"Maksudmu ..." Bing Hua mengerutkan keningnya dan dia sulit berpikir jernih sebab khawatir yang dia alami saat ini.
Zhong Fan hanya bisa bangkit dan menghela nafas. "Mungkin akan ada musuh yang menyerang dari sebelah kiri dan kanan."
Kaget!...
Semua orang di tempat itu akhirnya sadar.
"Ingat! sebelumnya Master Sekte sudah memberi kita masing-masing satu token yang berguna untuk mengendalikan Formasi Array yang baru saja Dia buat, 'kan?"
"Aku tidak tahu Formasi Array apalah itu, tapi dengan Token itu kita pasti bisa mengendalikannya, dan aku yakin Formasi Arraynya sangat kuat!"
Cukup hanya dengan penjelasan singkat itu dan semua orang di dalam ruangan itu menjadi paham.
Token Array sebelumnya diberikan kepada Jian Yong, Bing Hua, Sheng Yi, Long La, Long Li, dan Huang Ji serta Zhong Fan. Ditambah dengan Tian Yan sendiri, itu artinya ada 8 Token Array.
"Tapi, apa yang membuatmu berpikir seperti itu?" Bing Hua mengerutkan keningnya lagi, karena ini masihlah sebatas pendapat dari Zhong Fan.
"Hmm, tunggu sebentar. Aku yakin sepertinya Master Sekte terlalu buru-buru sampai-sampai dia melupakan sesuatu ..."
__ADS_1
***
Swoosh! Swoosh! Swoosh!
tiga sosok terbang dengan sangat cepat ke arah luar hutan kabut mereka adalah Tian Yan, Jian Yong, serta Seng Seng.
Jian Yong saat ini adalah yang memimpin utama, Ia terbang dengan sangat cepat dan wajahnya terlihat tenang namun hatinya sangat panik.
Hal ini mungkin karena ia sangat khawatir tentang keselamatan Long Gumo, karena Dia teringat Long Gumo saat ini bertugas untuk menjaga bagian luar hutan kabut.
Adapun Seng Seng, dia kelihatan seperti orang yang terbang tidak sepenuh hati. tapi untuk saat ini juga ia tidak dapat membantu untuk tidak terkejut dengan Tian Yan dan sebenarnya saat ini terbang tepat di sampingnya tanpa bantuannya.
'Bagaimana bisa Origin Field Lapisan 2 menyeimbangi kecepatanku?' Seng Seng menjerit dalam hati, dan seketika dia semakin mempercepat kecepatan terbangnya sehingga Tian Yan mulai tertinggal secara perlahan.
"Hmmm ..." Melihat punggung dua orang yang ada di depannya, Tian Yan tidak tahu harus berkata apa.
'Ah, benar!' Tian Yan tiba-tiba teringat sesuatu, dan untuk sesaat dia langsung mengeluarkan Token Array dan memasukkan Origin Qi ke dalamnya, lalu tiba-tiba saja muncul sebuah kubah transparan yang menutupi atas Hutan kabut dalam jarak 100 mil dari pusat sekte.
Pada bagian atas kubah pelindung itu, terdapat juga sebuah Array berbentuk Octagram yang seperti menaungi kubah pelindung tersebut.
"Baiklah, ini cukup." Tian Yan menyimpannya kembali, lalu melihat lagi ke arah keduanya. "Aku pergi lebih dahulu!"
"Hah?" Jian Yong dan Seng Seng sedikit menoleh ke belakang dengan wajah kebingungan, tapi tiba-tiba saja tatapan mereka berubah ketika melihat Tian Yan secara tiba-tiba saja menghilang.
"ROARRRRR~!"
Di hadapan lelaki paruh baya itu, sosok Long Gumo secara tiba-tiba berubah menjadi sesosok Naga Palsu berwarna merah yang sangat besar dan sangat menakutkan.
"Oi, Oi, kau akhirnya memakai wujud aslimu, heh ..." Dia tersenyum sinis, "Tapi itu tidak berguna!"
"Semuanya akan mati di bawah Aliansi kami!"
Boom! Boom! Boom!
Dari berbagai Kapal Terbang langsung mengeluarkan meriam mereka dan menembak secara membabi buta ke arah para Naga Palsu.
Setiap Naga Palsu yang terkena itu langsung seperti layang-layang putus yang jatuh ke tanah, mereka bahkan tanpa perlawanan.
Ini seperti membunuh anjing dan babi!
Sangat amat mudah!
"Roarrr~!!" Long Gumo meraung disertai dengan keganasannya ia langsung menuju ke arah lelaki paruh baya tersebut dan menyemburkan nafas apinya.
__ADS_1
Swuuuuushhhh ...
Tapi semuanya tidak berguna ...
Bahkan kurang dari satu menit, sayap Long Gumo berhasil dibuat bolong dan dia terpaksa kembali ke wujud manusianya sambil menanggung luka yang parah.
Long Gumo membuang wajah ke kiri dan kanan, akan tetap hanya pemandangan berdarah yang ada di sana.
"Sial! Sial! Siallll!"
"Haha, j4lang, kenapa tidak membuka pahamu kepada Tuan muda ini saja? aku mungkin dapat membiarkanmu hidup!" salah seorang pemuda muncul dengan aura Origin Field Lapisan 2 ada padanya.
"Wanita ini milik Tuan muda ini!"
Muncul lagi pemuda yang lain dengan basis kultivasi yang sama.
"Hahaha, kalian hanya tertarik pada wanita saja! Kenapa tidak melakukan gankb4nk dengannya saja?" pemuda bertubuh kekar meloncat keluar dari kapal terbangnya dan mengelilingi Long Gumo.
"Aha, itu ide yang bagus!"
"Baiklah—"
"Najis!" Long Gumo langsung meludah dengan jijik, dia lebih baik mati daripada melakukan hal menjijikkan semacam itu secara langsung dengan lebih dari satu orang.
"Hahaha, dia sepertinya marah!"
"Lucu!"
Mereka semakin mengejeknya, lalu untuk sejenak melirik satu sama lain dan mengangguk.
"Ayo telanjangi wanita ini!"
"Ya!" Ketiganya mengangguk setuju dan langsung maju dengan pandangan rakus, lelaki paruh baya yang menyaksikan ini hanya bisa menggelengkan kepalanya.
Sedangkan Long Gumo sudah bersiap-siap untuk meledakkan dirinya kapan saja.
Tapi seolah itu tidak mengizinkannya secara tiba-tiba saja sesosok muncul di sampingnya dan langsung memasang pelindung di sekeliling yang membatasi ketiga pemuda itu untuk bisa maju sebaliknya dari mereka bahkan terbentur dengan pelindung yang sudah dia buat.
"Aku terlambat, hmmm ..."
Sesudah kemunculannya, pandangan Tian Yan langsung tertarik pada situasi di sekitar. Sejenak bibirnya tidak bisa bergerak, dan lidahnya seperti ikut menjadi kaku.
"Mati ..." Tian Yan bergumam lirih, tuk sejenak pikirannya menjadi kacau. Tatapannya seperti orang kebingungan, melihat banyaknya Naga Palsu yang mati di sekitar.
__ADS_1
[Bersambung!]