Deity System : Cultivation

Deity System : Cultivation
Chapter 121 : Melihat Melalui Emosi


__ADS_3

Info: Chapter 119 harusnya ranah Tian Yan adalah Origin Field Lapisan 5, bukan Origin Field Lapisan 4.


***


"Arghhhh!" Bing Fan bingung harus mengatakan apa lagi. "Semua sudah begini, Bing Hua, sekarang kembalilah kepadaku!" Bing Fan memelototi Bing Hua, "Tuan Kota Zhen adalah Origin King Lapisan 2, masa depanmu akan sangat cerah jika menikah dengannya!"


"Aku tidak akan melakukannya!" Bing Hua membalas dengan tegas. Dia sudah memiliki Tian Yan sebagai pertama kalinya, mana mungkin dia mau dengan pria lain.


"Bing Hua!" Bing Fan semakin menaikkan amarahnya.


"Cukup!" Tian Yan menyela keduanya. "Sudah kubilang ini semua salahku, jadi aku juga akan ikut bertanggung jawab!"


"Bertanggung jawab?" Bing Fan memelototinya, dan membocorkan aura Api yang meluap-luap dari dalam tubuhnya, "Apa yang bisa dilakukan oleh Origin Field sepertimu?!"


"Bisa ..." Tian Yan perlahan juga mengeluarkan auranya, lalu menatap Bing Fan secara mendalam, "... MEMBUNUHMU!"


"!!!" Bing Fan agak terkejut, tidak pernah dia pikirkan aura Origin Field Lapisan 5 dari Tian Yan akan sekuat ini.


"Menarik!" Bing Fan bangkit berdiri dan menantang Tian Yan, "Ayo lihat bagaimana kau ingin ikut bertanggung jawab!"


"Terserah kau!" Tian Yan tidak peduli lagi, sekarang dia benar-benar sangat tertarik untuk bertarung dengan Bing Fan.


Sementara keduanya kini saling tatap menatap, Bing Hua di lain sisi menjadi khawatir. "Tuan ..."


"Tenang saja." Tian Yan berkata tanpa menoleh, matanya hanya terfokus kepada Bing Fan. "Kaisar Tua—" Tian Yan baru saja ingin berbicara, namun secara tiba-tiba Bing Fan yang di sisi lain sudah menghilang dan muncul lagi di depannya sambil mengayunkan pedang yang diselimuti oleh api ke arah lehernya.


Tian Yan masih belum ada beberapa nafas, namun untunglah pada saat-saat seperti itu dia langsung memasukkan sebagian kesadarannya ke dalam alam pikiran, yang mana membuat pandangannya menjadi seperti slow motion.


'System, keluarkan pedang.'


[Baik.]


Pedang dikeluarkan dan dicengkram, prinsip es tingkat 3 pun dialiri ke atasnya untuk memperkuatnya sebelum akhirnya digunakan untuk menghadang ayunan pedang yang hendak mengenainya.


Tring!...


"Apa!" Bing Fan kaget. Buru-buru dia melompat mundur dan menatap Tian Yan dengan sangat terkejut.


Dia memang terkejut karena Tian Yan berhasil menghindari serangannya, akan tetapi dia lebih terkejut dengan pedang yang berada di tangan Wen Qi.


Pedang seperti biasa, dengan mata pedang bersimbolkan Yin-Yang dan gagang pedang seperti kepala naga emas.


Mirip seperti pedang raksasa yang dia lihat dalam mimpinya tadi malam!

__ADS_1


Bagaimana bisa?


Apakah ini pertanda?


Apa yang akan terjadi?


Saat Bing Fan memiliki wajah yang histeris, Tian Yan tidak terlalu memedulikannya, sebaliknya dia berkata, "Hei ..."


"Apakah kita harus melanjutkannya?" Tian Yan memiringkan kepalanya sambil melotot kepada Bing Fan, tatapannya sangat dingin dan gelap, seperti malaikat maut yang mengintai dari dalam kegelapan.


"Gluph ..." Bing Fan meneguk air liurnya.


Pada saat ini entah kenapa dia merasa tidak ada keinginan bertarung, meski dia yakin dapat seimbang dengan Tian Yan, tapi kakinya menjadi lemas.


"..."


'Apa ini?'


Saat ini pandangan Tian Yan terlihat biasa-biasa saja, namun ketika dia menatap sosok Bing Fan, dia seolah melihat ada energi berwarna merah dan kuning yang menyelimuti tubuh Bing Fan.


'Aku hanya mencoba untuk menggunakan mata batin, tapi apa artinya ini?'


Mata Batin adalah kemampuan bawaan yang dia dapatkan ketika Tubuh Kaisar Giok menembus Tingkat 3, sebelumnya dia sangat penasaran dengan kegunaannya, tapi dia lupa menanyakannya kepada System kala itu.


[Hitam: Niat Jahat]


[Putih: Niat Baik]


[Abu-Abu: Netral]


[Merah: Marah]


[Kuning: Takut]


[Biru: Ragu-ragu]


[Hijau: Senang/Bahagia]


[Ungu: Kurang Senang]


'Ini luar biasa ...' Tian Yan tidak habis pikir jika dia berhasil mendapatkan sesuatu yang di luar nalar seperti ini.


Ada orang bijak yang berkata bahwa hati dan pikiran adalah hal paling misterius di dunia ini, tapi kini dia memiliki kemampuan untuk melihat emosi dari hati dan pikiran setiap orang.

__ADS_1


Dengan Mata Batin ini, maka perjalanannya ke depan akan lebih mulus, dan mungkin bisa meminimalisir para pengkhianat yang mungkin akan muncul.


'Tapi Kaisar memiliki aura biru ... apa yang membuatnya ragu-ragu?' Tian Yan agak bingung. Apa hal di dunia ini yang dapat membuat seorang Kaisar menjadi ragu-ragu?


Tepat ketika Tian Yan sedang dilanda dengan kebingungan, tiba-tiba saja terdengar suara teriakan nyaring dari depan gerbang Kekaisaran Bulan Suci.


"Kaisar Bing! Aku, Komandan Yuochi, ingin bertemu dengan anda!"


"Komandan Youchi?" Tian Yan langsung tertarik perhatiannya. Dia ingat Jiao Yue pernah mengatakan bahwa orang yang mengejarnya dahulu di Kota Timur Raya adalah Komandan Yuochi dan Manager Li Xuan.


"Youchi?" Bing Fan cukup kaget sekaligus terkejut. "Pasti Tuan Kota Zhen yang menyuruhnya datang untuk menanyakan tentangmu!" kata Bing Fan sambil menatap Bing Hua.


"Hei ..." Tian Yan sedikit tidak senang melihat sikap Bing Fan ini, "Apakah kau takut pada dia itu?" Tian Yan mendengus dingin.


"Hugh, hantu jika kaisar ini takut!" Bing Fan mendengus dingin dan berkata, "Tapi sekarang dia sudah datang dan aku tidak bisa melakukan apa-apa, serahkan saja Bing Hua kepadanya, aku yakin hidup putriku akan lebih damai."


"Mimpi." Tian Yan mendengus balik, "Lihatlah baik-baik bagaimana aku akan mengalahkan orang itu."


"Heh ... itu pun kalau kau bisa!" Bing Fan mencibirnya. Tapi niat sebenarnya adalah untuk memprovokasi Tian Yan agar melawan Youchi.


Selama Tian Yan mati, maka Bing Hua akan terlempar dari pengaruh Tian Yan, dengan begitu tidak ada alasan lagi untuk Bing Hua menolak usulannya untuk menikahi Zhen Yu.


Tian Yan bukan orang bodoh, dia juga mengetahui niat terselubung Bing Fan, apalagi dia melihat aura hitam yang menyelimuti kepala Bing Fan, jelas ada pikiran jahat di sana.


"Tapi apa yang akan terjadi jika aku mengalahkannya?"


"Kekaisaran ini milikmu." Bing Fan langsung menjawab tanpa berpikir panjang karena menurutnya tiang yang tidak mungkin mampu mengalahkan seorang komandan seperti Youchi yang sudah terkenal di Wilayah Bagian Timur Domain Manusia sebagai salah satu Origin King Lapisan 1 yang sangat kuat.


"Baik, ingat perkataanmu itu!"


Swoosh!


Tian Yan langsung melompat dan terbang keluar dari Istana Utama dengan cepat, meninggalkan Bing Fan dan Bing Hua seorang diri di sana.


"Tunggu!" Bing Hua hendak mengejar, namun dia merasa tekanan kuat sudah jatuh menimpa tubuhnya.


"Ayah!" Bing Hua memelototinya.


"Putriku, maafkan aku. Tapi ini demi kebaikanmu," Bing Fan menghela nafas.


"Ughhh ..." Bing Hua terpaksa hanya bisa berdiam diri di tempat, dia bisa saja mungkin untuk melakukan beberapa gerakan kepada ayahnya, tapi apa yang akan dia lakukan setelahnya?


'Sebaiknya aku percaya saja kepada Tuan, dia berani maju, maka itu karena dia memiliki sesuatu yang membuatnya percaya diri.'

__ADS_1


[Bersambung!]


__ADS_2