Deity System : Cultivation

Deity System : Cultivation
Chapter 231 : Lelang


__ADS_3

Sesudah merampok semuanya, Tian Yan memutuskan untuk bergegas pergi kembali ke rumah guanya yang terletak di sebelah Utara Kota Wu Ji.


Gua itu sendiri berada di dalam gunung, dan di dalam guanya terdapat banyak ruangan, itulah kenapa tempat tersebut dinamai rumah gua, sebab memang di dalam gua.


[Total ada 25 senjata kelas Saint Peringkat Rendah dan 3 Saint Peringkat Menengah.]


“Bisa kau klasifikasi mana yang pedang dan lainnya?”


System mulai memproses dan memberikan hasil seperti yang di inginkan oleh Tian Yan.


[Total senjata »



Pedang \= Peringkat Rendah (9), Peringkat Menengah (2)


Tombak \= Peringkat Rendah (15), Peringkat Menengah (2)


Kapak \= Peringkat Rendah (1), Peringkat Menengah (2)]



Setelah membaca semua yang tertera dengan jelas di layar System, Tian Yan kemudian bertanya, “Apa aku bisa mem-fuse antara pedang dan tombak?”


[Tentu bisa, namun bentuknya akan berantakan dan bisa jadi tidak layak pakai.]


Ini cukup beresiko, pikir Tian Yan.


Ia kemudian menepis pikiran itu, dan memerintahkan system hal lain.


“Karena untuk mem-fuse butuh 5 jenis artefak, itu artinya aku bisa membuat pedang Peringkat Menengah, bukan?” Apalagi dia mempunyai 14 Saint Peringkat Rendah, yang artinya ia bisa menciptakan dua peringkat menengah.


[Tentu bisa, Host. Namun, untuk melakukannya akan membutuhkan sedikit waktu.]


“Tidak apa— Oh, iya. Ambil pedang milikku juga dan ubah itu menjadi kelas menengah.”


[Baik!]


[Memulai penggabungan ...]

__ADS_1


[1% ...]


Memastikan bahwa itu sudah dimulai, ia kemudian menyingkirkan layar System dan kembali fokus tentang apa yang akan dia lakukan ke depannya.


“Jika proses penggabungan selesai, maka aku akan memiliki 4 buah pedang kelas Saint Menengah, di mana aku harus mencari satu lagi agar menjadi kelas Saint Tinggi?”


Memikirkan ini, Tian Yan tiba-tiba teringat dengan rumor yang ia dengar beberapa saat yang lalu.


“Sepertinya akan ada lelang di kota ini!” Lelang adalah acara besar yang paling menarik di dunia kultivator, karena di dalam lelang sudah pasti terdapat benda-benda berharga yang langka. Melihat potensi lelang, Tian Yan sedikit yakin dia akan menemukan apa yang ia inginkan. “Baiklah, sudah kuputuskan!”


Aku akan mengikuti lelang!


•••


Minggu esoknya, pelelangan yang diadakan oleh Paviliun Harta Karun akhirnya digelar di salah satu paviliun berkelas di tengah-tengah kota yang dihadiri oleh banyak kultivator kuat dari berbagai ras.


“Selamat datang hadirin sekalian, aku Yan Mo, pemandu acara pelelangan ini.”


Itu adalah seorang lelaki tua ras manusia yang naik ke atas panggung pelelangan dengan diikuti oleh seorang wanita cantik berpakaian cukup terbuka untuk menggugat selera para hadirin yang hadir di tempat ini.


Yan Mo segera melayangkan matanya dari kursi di sudut kiri lantai 1 sampai sudut kanan, ketika dilihatnya sudah penuh, ia lanjut berkata.


Selang beberapa detik, wanita itu kembali lagi dengan nampan besi di atas tangannya, yang mana terdapat sebuah botol giok yang pastinya berisikan pil.


Yan Mo mengangguk dan mengambil satu pil berwarna emas dari dalamnya dan mengangkatnya agar semua orang bisa melihatnya. “Seperti yang kalian lihat, ini adalah Pil Possibility Soul!”


Bahkan tanpa menyebutkan lebih lanjut juga semua tatapan para Saint Body sudah langsung terpikat karena ini adalah pil yang menjadi incaran mereka di lelang ini.


‘Pil Possibility Soul?’ Tian Yan mengerut, dia sama sekali tidak tahu tentang jenis-jenis pil di Alam Suci.


[Pil Possibility Soul adalah pil kelas Saint Peringkat Menengah yang khasiatnya mampu meningkatkan kemungkinan penerobosan dari Saint Body ke Saint Soul sebanyak 5%]


‘Lima persen?’ Tian Yan seketika menjadi tidak tertarik, jadi ia memilih untuk diam dan tidak ikut andil di dalam pelelangan pertama ini.


“Layak menjadi cabang dari Istana Harta Karun yang dipimpin oleh Heaven Saint!” gumam Tian Yan.


“Kami akan membuka harga awal: 1.000 Baru Energi!”


“1.100!”

__ADS_1


“2.000!”


“2.300!”


Padahal baru saja dibuka, namun harga yang mereka taruh benar-benar membuat Tian Yan sedikit menciut.


‘Jarahan dari lelaki tua itu hanya ada 20.000 Batu Energi, aku harap itu cukup untuk membeli yang aku inginkan,’ batin Tian Yan. Bisa saja ia membeli dari System, tapi jika ada cara yang hemat, mengapa tidak?


“3.100 Baru Energi! Apa ada yang lain lagi?” Yan Mo menatap ke segala sisi di lantai satu, sebab tidak mungkin hal-hal remahan seperti ini menarik perhatian dari para VIP di lantai dua.


“3.100 satu! 3.100 dua! 3.100 tiga! Oke, selamat pada saudara laki-laki yang di sana karena sudah memenangkan pil ini!”


Yan Mo kemudian mengedipkan matanya lagi dan asisten wanitanya undur diri untuk membawa barang yang kedua.


Kali ini bukanlah sebuah botol giok atau semacamnya, melainkan sebuah batu berwarna hitam lonjong yang tampaknya tidak berbeda jauh dengan batuan acak di pinggir jalan.


Benda apa itu? Tatapan setiap orang menjadi serius, bahkan mereka yang ada di lantai dua ikut penasaran dengan benda yang terlihat biasa-biasa saja itu.


“Benda yang kedua ini adalah ... batu.” Yan Mo menjelaskannya dengan ekspresi datar, dia benar-benar agak malu ketika mengungkapkan ini.


“Apa-apaan? Apa sekarang Paviliun Harta Karun menjual batu?” cibir salah satu hadirin, diikuti yang lainnya.


“Tunggu, jangan ribut dulu! Biarkan Yang menjelaskan.” Yan Mo berusaha untuk menenangkan semuanya, setelah mereka tenang, barulah ia mulai menjelaskan detailnya. “Memang ini kelihatan seperti batu, tapi batu ini sangat kuat! Bahkan kultivator Celestial Saint sepertiku tidak bisa menghancurkannya!”


“!!!”


Para peserta di lantai satu menjadi berkeringat dingin sesudah mendengarnya. Bukan karena mereka terkejut dengan daya tahan batu itu, tapi mereka terkejut dengan ungkapan Yan Mo yang memberitahukan bahwa dirinya adalah Celestial Saint!


Tian Yan bahkan agak terkejut dalam hatinya.


Seorang Celestial Saint, seperti Qing Jia, namun hanya seorang pemandu lelang? Ini agak menakutkan mengingat bahwa Paviliun Harta Karun hanyalah cabang kecil dari Istana Harta Karun yang bahkan markas rahasianya masih tidak diketahui sampai detik ini.


Melihat sikap para hadirin di lantai satu yang sudah mulai kondusif, Yan Mo akhirnya bisa bernafas lega dan kembali melanjutkan acara yang sedikit tertunda.


“Karena ini hanya batu, dan bahkan Yang sendiri tidak mengetahuinya rupanya, mungkin suatu materi mahal atau apa, jadi kami akan membuka harga bebas bagi yang ingin membelinya!”


Sesuai ia mengatakan itu, lelaki paruh baya itu kemudian mengamati setiap pasang wajah di ruangan itu yang hanya terdiam dan merenung untuk apa mereka membeli hal tidak teridentifikasi macam itu.


Jangan lupa like teman-teman :)

__ADS_1


__ADS_2