
"Sial!" Tian Yan membuka jarak ke belakang dan memandang keduanya dengan tenang, dia berusaha untuk tetap santai, sebab kemarahan hanya akan membuatnya bisa salah langkah.
Tessss ...
Ketikan yang dapat merasakan nilai jelas tetesan dalam mengalir dari dahinya akibat benturan dengan Nyonya Liu barusan.
"Ughh ..." Tian Yan juga merasakan bahwa racun milik Nyonya Liu sepertinya sudah mulai bekerja pada dirinya, sehingga kekuatannya seperti agak melemah.
"Suami, dia sepertinya sudah melemah. Ayo selesaikan ini dengan satu serangan," ujar Nyonya Liu sembari membentuk segel tangan dan terciptalah sebuah bola gas raksasa di hadapannya yang dipenuhi dengsn elemen racun.
Shen Yang juga mengangguk dan merentangkan tangannya ke atas. Seketika, sebuah bola api bersuhu 10× panas matahari bersinar benderang di atas tangannya. Warnanya bukan kuning lagi, tapi itu berwarna merah kehitam-hitaman, semua orang tahu seberapa menakutkannya ini.
"Astaga ... inikah kekuatan sejati Tuan Kota dan Nyonya Liu? mereka berdua benar-benar menakutkan!"
"Tapi lihat pemuda itu, dia masih berdiri di sana tanpa inisiatif untuk melarikan diri! Apa dia sudah putus asa?"
__ADS_1
"Entahlah, yang jelas ... dia akan mati."
Tepat ketika perbincangan di antara para penonton berakhir, Shen Yang dan Nyonya Liu yang merasa serangan mereka sudah mencapai batas maksimal segera mengayunkan tangannya ke depan sehingga kedua bola kematian itu bergegas ke arah Tian Yan.
Swoooshhh ...
Dua serangan, berbeda elemen, namun setiap mereka melewati ruang kosong, itu menjadi hancur berantakan selama beberapa saat, siapapun yang melihat kedua serangan ini dapat berkata bahwa ini adalah serangan terbaik dari seorang Martial King!
"Huhhhh ..." Tian Yan menghela nafas, lalu merentangkan kedua tangannya ke depan sambil menutup mata.
Dilanda dengan berbagai macam pertanyaan, Huang Yun hanya bisa tenang dan menunggu, karena dia berpikir Tian Yan tidak sebodoh itu, juga Tian Yan biasanya sedikit penakut, dia akan segera melarikan diri jika mengetahui tidak bisa mengalahkan lawannya.
Tepat ketika Huang Yun baru selesai berpikir, kedua serangan mematikan itu sudah tiba di depan Tian Yan dan mengenai kedua telapak tangannya yang terentang ke depan.
Bammmm ...
__ADS_1
Meski terdengar seperti tabrakan keras antara batu dengan batu, tapi Tian Yan berhasil menahannya, kedua serangan itu.
"Dia menahannya ..." Ekspresi para warga kota menjadi sangat kaget.
"Apa Martial Spirit memang sekuat ini? aku pikir sebelumnya dia kuat karena pedang saja, tapi lihatlah sekarang, dia tidak menggunakan pedang! hanya tangan kosong!"
"Tapi itu percuma, dia tidak akan bisa menahannya lebih lama lagi," Mata semua warga melihat dengan jelas dari beberapa arah, bahwa Tian Yan saat ini sedang berkeringat dingin, yang memberi tanda bahwa dia sedang mengalami kesulitan yang ekstrim.
"Lihat! pemuda itu membuka matanya!"
Dan segera setelah Tian Yan membuka matanya, timbul keanehan pada kedua serangan itu, seperti keduanya secara perlahan-lahan mulai menyusut menjadi kecil.
"Di-Dia menyerapnya!"
Sama seperti para penduduk tang terkejut, Shen Yang dan Nyonya Liu yang masih tetap tenang di tempat seketika membelalakkan mata mereka karena terpana dengan apa yang dilakukan oleh Martial Spirit di depan mereka.
__ADS_1