
Astaga, apakah aku mengeluarkan seorang pemuda idiot??
Tepat ketika Tian Yan tidak yakin, pemuda tampan itu langsung memicingkan matanya dengan tajam ke arah kedua musuh yang baru saja datang.
Zhong Fan dengan gesit langsung mengayunkan tongkatnya dari kiri ke kanan, tapi jelas-jelas jarak dengan pihak lain masihlah agak jauh.
"Membesar!"
Hanya suara itu yang terdengar di telinga semua orang, lalu dengan tiba-tiba, tongkat bambu di tangannya yang semulanya kecil, berubah menjadi besar dan menghajar tubuh kedua musuh.
Tidak ada waktu untuk bereaksi, keduanya bahkan nampak masih terkejut dengan kemunculan tiba-tiba dari Zhong Fan, lalu tiba-tiba saja badan keduanya terbentur oleh Bambu raksasa yang sangat tidak masuk akal.
Semuanya berlalu dengan sangat cepat, dan keduanya sangat kurang persiapan ketika ingin mengambil Pedang Hitam, akibatnya keduanya harus menanggung serangan pihak lain.
Bagaikan baseball yang dipukul dengan sangat kuat, keduanya kini terlempar sangat jauh, entah ke mana, bahkan keduanya sudah menghilang dari mata semua orang.
'Wow! Dia sangat kuat!' batin Tian Yan.
Zhong Fan pun berbalik dan menghadap Tian Yan dengan wajah malas. "Tuan, sekarang apa yang harus kita lakukan? meski aku sudah memukul kedua nyamuk itu, tapi mereka pasti akan kembali sebentar lagi."
"Apalagi?" Tian Yan tersenyum, dan maju selangkah, "Kalian semua, pria di kanan dan wanita di kiri! cepat lepaskan cincin ruang kalian, ini perampokan!"
"Dunia! apakah perampok sekarang begitu tidak tahu malu?"
"Stttt, apa kau ingin dibunuh? cepat turuti saja kemauannya!"
Tiap-tiap dan masing-masing orang langsung melepaskan cincin ruang mereka dan memberikannya kepada Tian Yan, lalu pergi dengan terbirit-birit.
Hingga akhirnya orang terakhir yang memberi, dan Tian Yan meluangkan waktu untuk bertanya: "Ini Benua Hexing ... bagian mana?"
"Ehh?" Orang itu tampak bingung, namun dia tetap menjawab, "Senior, ini adalah Domain Manusia! Dan tempat kita berada saat ini ada di Bagian Timur!"
"Hah, begitu. Pergilah!" Tian Yan merampas cincin ruang di tangannya, dan langsung mengusirnya.
"Ayo kita pergi!" kata Tian Yan kepada Zhong Fan yang sebenarnya sudah tertidur.
"Hei, bangun! Bagaimana jika kedua monster tua itu datang?!" teriak Tian Yan membangunkan Zhong Fan.
"Ba.. Baik Tuan!" Zhong Fan segera membungkus Tian Yan dengan Qi berwarna emas berkilauan, dan terbang menjauh.
'Qi apa ini? rasanya lebih kuat dari Zhen Qi.'
[Merupakan Qi bernama Origin Qi!]
__ADS_1
[Host akan mendapatkannya setelah menerobos Origin Dao Realm!]
'Benar, berbicara tentang ranah, apa saja ranah kultivasi yang kau ketahui, System.' Tian Yan sudah memikirkan ini sejak tadi, namun baru sekarang dia bisa bertanya.
System kemudian menjawab dengan menunjukkan tulisan pada layar system di depan Tian Yan.
[Setelah Nascent Soul Realm adalah: • Origin Dao Realm: Lapisan 1 - Lapisan 3. • Origin Field Realm: Lapisan 1 - Lapisan 9. • Origin King Realm: Lapisan 1 - Lapisan 3.]
'Tunggu, lalu apa itu Sovereign Realm?' Tian Yan ingat sebelumnya System mengatakan Huang Yun berada pada ranah itu.
[Itu merupakan ranah Spirit Beast setelah Tingkat 6 yaitu: • Origin Monster Realm: Lapisan 1 - Lapisan 3. • Monster Field Realm: Lapisan 1 - Lapisan 9. • Sovereign Realm: Lapisan 1 - Lapisan 3.]
"Nama ranah mereka kelihatan lebih keren ..." gumam Tian Yan.
Tapi Huang Yun berkemungkinan ada di ranah Sovereign Realm ... Tian Yan akhirnya bisa menghembuskan nafas lega karena Sovereign Realm merupakan ranah terkuat di dunia ini yang dia ketahui.
'Oh, yah. Apa saja yang baru setelah System berhasil diupgrade?'
Sistem menjawab.
[Tentu ada beberapa penambahan dan juga pengurangan, antara lain:
• Menambahkan Fitur: Alam Pikiran
• Menambahkan Fitur: Penyembunyian Ranah
• Meningkatkan Tingkat Toko System
• Meningkatkan Kecerdasan System
• Menghilangkan Fitur Deteksi
Demikian penambahan dan pengurangan pada Deity System.]
Tian Yan diam-diam membaca semuanya satu per satu hingga dia bisa sedikit menerima kekurangan yang terjadi setelah Deity System upgrade ke Versi 2.0.
'Memang sangat disarankan karena Fitur Deteksi menghilang ...' Tian Yan menghela nafas.
Fitur Deteksi sangat berguna agar dapat mendeteksi aura yang lebih jauh dari yang Kesadaran Spiritual nya bisa rasakan.
"Tuan, ke mana tujuan anda saat ini?"
Tian Yan langsung keluar dari Alam Pikiran, dan ia menjawab, "Cari dahulu sebuah kota atau tempat yang ditinggali banyak orang!"
Tujuan Tian Yan saat ini adalah Mendirikan Sekte/Faksi/Kuil/ atau sejenisnya, namun sebelum itu dia harus mengumpulkan lebih banyak informasi terlebih dahulu.
__ADS_1
[Jika informasi umum tentang dunia ini, Host tidak perlu khawatir! Karena System yang sekarang mengetahui semua hal umum tentang Benua Hexing ini.]
[Informasi-informasi akan diketahui lebih banyak seiring bertambah kuatnya ranah Host!]
Mendengar pernyataan System, Tian Yan sedikit tertegun sejenak. 'Kau benar-benar sangat berguna!'
'Sekarang jelaskanlah lebih jelas, kita ada di mana?'
[Domain Manusia - Bagian Timur]
[Kultivator di tempat ini rata-ratanya adalah Origin Dao Realm, Origin Field Lapisan 1-3 merupakan penguasa suatu sekte atau sejenisnya di tempat ini!]
'Lalu, apakah ada tempat dengan Energi Spiritual yang bagus?'
[Tentu ada, dan tempatnya berada jauh di sebelah timur dari sini, kira-kira sekitar 100.000 Kilometer dari tempat Host saat ini!]
"Baiklah, sudah kuputuskan!" Kata Tian Yan, "Zhong Fan, ayo kita pergi ke arah timur!"
"Eh? baiklah ..." balas Zhong Fan dengan wajah malas.
Zhong Fan akhirnya mengubah arah dan terbang dengan sangat cepat ke arah yang dimaksud oleh Tian Yan.
Untuk kecepatan Zhong Fan, saat ini adalah 1.000 kilometer/jam. Jadi harusnya keduanya akan tiba dalam kurun waktu 10 jam.
Dan yah, keduanya memang berhasil tiba di tempat yang dituju dalam 10 jam.
Tempat itu jauh sekali di dalam hutan dan sangat terpencil, bahkan tidak kelihatan ada kehidupan cerdas satu pun di sana.
'Tidak ... tempat sebagus ini, tidak mungkin tidak ada ...'
"Roarrrrrrrrr ..."
Dari balik hutan-hutan, meloncat keluar beberapa makhluk menyerupai Naga yang langsung menyambar ke arah keduanya dengan rahang terbuka.
Zhong Fan, seperti biasa dia langsung maju dan melindungi Tian Yan dengan tongkat bambunya.
Zhong Fan menggenggam erat bambu itu dengan kedua tangannya, dan tepat ketika pihak lain sudah tiba di hadapannya, ia langsung mengayunkan bambunya ke arah mulut musuh.
Bang!
"Kiyakkkkkk ..."
Suara jeritan makhluk itu terdengar sampai ke sekitarnya, membuat hutan yang sudah terdiam selama bertahun-tahun itu kembali berdengung dan muncul ratusan makhluk yang serupa di berbagai arah, terbang dan membawa ancaman bagi keduanya.
"Emm, sepertinya kita salah arah ..." Tian Yan menelan ludahnya. Sudah dia duga, sebaiknya tidak asal nyelonong ke tempat yang bagus, karena pasti ada bahaya!
__ADS_1
[Bersambung!]