
Yah, dia pasti istimewa!
Jika Tian Yan bukan istimewa, maka dia tidak akan mencapai ini semuanya.
"Xiao Yan, selesaikan dengan itu agar cepat," teriak Huang Yun menyemangati Tian Yan.
"Ya!" Tian Yan menggenggam pedangnya dengan erat dan mengaliri Elemen Kegelapan di bilah pedangnya sehingga kelihatan seperti pedang iblis.
"Jadi ini ... gabungan antara Niat Pedang dengan Elemen Kegelapan ...??? bagus, ini kuat!" gumam Tian Yan menatap pedang di tangannya.
Tian Yan lalu menghunuskan pedangnya ke samping sementara tatapannya terjatuh pada keduanya, yang sama-sama masih berdiri jauh dari hadapanmu.
"Kalian berdua, kalian dengar apa kata Yun Jie, bukan? ayo cepat kita selesaikan ini!" kataku memprovokasi mereka, sekaligus mengambil ancang-ancang untuk menyerang.
Mereka yang mendengar perkataan Tian Yan segera menjadi serius dan melirik pada satu sama lain.
"Dia kuat!" tutur Shen Yang, tidak lagi meremehkan Tian Yan sebagai lawan yang lemah.
__ADS_1
"Sighh, aku malu mengakuinya, tapi kau benar!" angguk Nyonya Liu dengan ekspresi enggan.
"Dia datang!" Ekspresi Shen Yang tiba-tiba menjadi serius dan masuk dalam mode pertahan, sama seperti Nyonya Liu yang buru-buru mundur sedikit ke belakang sambil terus menjaga kewaspadaan.
"Hyahhhhhhhh!!" Setelah tiba di hadapan Shen Yang, segera Tian Yan melakukan tebasan menyamping dengab kedua tangannya, pedangnya bergerak maju dan itu merobek ruang untuk beberapa detik, sungguh luar biasa kekuatannya saat ini.
"Jangan meremehkan raja ini!" Shen Yang menangkis serangan itu dengan baik, "Sekarang!"
Dari belakang Shen Yang, Nyonya Liu yang selama ini sudah siap segera mengayunkan cambuknya untuk melilit lengan kiri Tian Yan, namun seolah itu lambat, Tian Yan sudah lebih dulu bereaksi dan menangkap cambuk berduri itu dengan tangannya, meski bayarannya adalah tangannya tertusuk duri dari cambuk tersebut.
"Bagaimana bisa?!" Nyonya Liu agak terkejut.
"Kau juga meremehkanku, bocah bodoh!" Nyonya Liu yang sebelumnya berwajah panik kini mengubah ekspresinya menjadi jahat ketika tiba-tiba sebuah aura berwana hijau mengalir masuk dari ujung duri cambuk yang tertancam di tangannya.
"Arghhhh!"
[Ini adalah racun.]
__ADS_1
'Sial, apa dia memiliki Akar Elemen Racun?' Tian Yan berdecak kesal, sebab sangat jarang ada yang memiliki Akar Elemen seperti ini.
Tapi, lalu bagaimana?
Tian Yan menyeringai dengan keringat dingin, dengan tenaganya yang ada, dia pun menarik cambuk itu sehingga tubuh wanita itu menerjang ke arahnya, lalu melakukan adu jidat dengan benturan seperti batu yang dibenturkan satu sama lain.
"Ahhhhhhh ...!" Nyonya Liu meraung kesakitan, tapi kesempatan ini dimanfaatkan dengan baik oleh Shen Yang untuk segera memanfaatkan tangan kirinya.
"Teknik Api: Laser Api!"
Wuuuushhhh!!
Sebuah aliran cahaya panas melesat keluar dari jarinya dan menembus lambung Tian Yan hingga bolong ke belakang, bagai batang pisang yang ditusuk dengan rotan.
"Uhhhhhkkkk ...!!" Mata Tian Yan terbelalak, dia sadar bahwa mungkin inilah perbedaan pengalaman, dia benar-benar masih labil jika dibandingkan dengan mereka berdua.
"Xiao Yan!" Huang Yun sedikit cemas, tapi dia masih memutuskan untuk menahan diri, jika memang Tian Yan benar-benar akan kalah, dia pasti akan segera menolongnya.
__ADS_1
'Dia seperti menahan diri, apa yang ingin dia lakukan?' batin Huang Yun.
[Bersambung!]