Deity System : Cultivation

Deity System : Cultivation
Chapter 150 : Kultivasi Ganda


__ADS_3

Seminggu kemudian.



Terlihat jelas tiga aliran cahaya sedang terbang melintasi atas hutan lebat dengan cepat. Mereka ialah Deng Guang, Leluhur II, dan Leluhur IV.



Sepanjang perjalanan kembali, Deng Guang yang memiliki luka sangat parah hanya bisa terus mengutuk-ngutuk Tian Yan, sampai-sampai ia berjanji ketika kembali bertemu dengan Tian Yan lagi, maka hari itu adalah kematian Tian Yan.



"Ini adalah penghinaan!" Deng Guang berdecak kesal sambil melihat lengannya yang terpotong.



Selama ini dia menggunakan tombak menggunakan tangan kanan, tapi kini sudah tidak ada, itu artinya ia hanya bisa menggunakan tangan kirinya nanti yang jelas akan menurunkan keefektifan penyerangan.



"Deng Guang, tetap tenang. Kita akan memanggil semua orang kuat kita dan pergi untuk melenyapkan Sekte Naga Giok, untuk saat ini pendamlah dendammu dahulu," kata Leluhur II. Ia sendiri merasa ini adalah sebuah penghinaan yang memalukan, akan tetapi sebagai seorang yang sudah melewati banyak angin dan badai, dia masih bisa tetap tenang, begitu juga Leluhur IV.



"Baik, Senior!" Deng Guang mengangguk paham.



"Syukurlah jika kau paham." Leluhur II mengangguk puas, lalu mengalihkan pandangannya kembali ke depan dan dilihatnya ada sebuah danau besar di depan.



"Kita sudah sampai!"



Mereka bertiga langsung menyebur ke dalam danau yang luas tersebut, dan terus bergerak ke arah dasar danau hingga menemukan ada sebuah gua pada dinding tanah di sana dan mereka masuk ke dalamnya.



Swoosh!



Setelah masuk ke dalam gua, semuanya menjadi berubah karena di tempat ini tidak ada lagi air, seperti terdapat array pelindung yang melindungi tempat ini.



"Hoho, akhirnya kalian datang."



Gelombang suara tak dikenal ditransmisikan langsung ke dalam telinga ketiganya, membuat mereka langsung menjadi waspada ketika memandang ke kedalaman gua yang agak redup.



"Siapa di sana!" Leluhur II berteriak mengancam, "Apa yang kau lakukan di sini?!"



"..."



Tidak ada jawaban yang datang untuk beberapa saat, sebagai balasannya, terdengar suara langkah kaki yang berjalan keluar dari dalam tempat redup dan menghadap mereka.


__ADS_1


"Hai!" Sosok itu tersenyum kepada mereka.



"Elf!" Leluhur IV dan Leluhur II seketika menjadi waspada. Akan tetapi, sebelum mereka dapat bereaksi, sosok asing itu kini sudah muncul di belakang mereka dan melakukan serangan telak yang langsung menghujam ke belakang leher mereka.



Bam! Bam!



"Ahhhhhhh ..." Keduanya seperti sekam ditiup angin, tanpa pertahanan sama sekali, mereka langsung dibuat terbang ke depan sampai menabrak dinding gua dan membuat lubang lebih dalam.



"Bagaimana bi—" Deng Guang termenung menyaksikan kejadian tidak masuk akal ini. Origin King Lapisan 3 adalah yang terkuat di Benua Huxing, akan tetapi itu seperti anak ayam di hadapan sosok asing ini.



"Tidak usah melamun bocah, sekarang giliranmu." Tangan lembut langsung mencekik bagian belakang lehernya dan mengangkatnya tinggi-tinggi.



"Arghhh, Arghhh!" Deng Guang terus berusaha untuk melepaskan cengkraman itu dengan satu tangannya, sedang ia mencoba untuk berusaha lepas. Leluhur II dan Leluhur IV yang sebelumnya terpukul mundur kini melesat kembali dengan kecepatan kilat ke arah tempat musuh berada.



"Lepaskan dia!" Leluhur II meraung kejam, begitu juga Leluhur IV. Masing-masing dari mereka langsung mengeluarkan pedang kepunyaan, dan langsung melemparnya bagai anak panah ke arah sosok di belakang Deng Guang.



Woooshhhh~!



"Hehe, sekelompok orang bodoh." Mata kanan pihak lain yang awalnya berwarna hijau langsung berubah menjadi berwarna putih cerah. Di bawah tatapan mata ini, ruang dan waktu seakan dihentikan ketika cahaya kegelapan tiba-tiba memancar keluar dari dalam mata yang terlihat suci itu.




Keduanya mencoba untuk mengedarkan Kesadaran Spiritual akan tetapi itu sama sekali tidak berguna. Teknik ini benar-benar mirip dengan teknik milik Deng Guang yang sangat rahasia.



Tiba-tiba saja keduanya berpikir. Ini adalah teknik rahasia yang hanya ada di tempat penyimpanan harta Sekte Naga Giok, bagaimana mungkin Elf ini mampu mempelajarinya? kecuali bahwa ...



"Kali berdua sudah menyadarinya?" Suara dingin membuat punggung kedua Leluhur itu menjadi basah dengan keringat. Sebelum mereka dapat menyadari akan dari mana pihak lain muncul ... mereka sudah pingsan!



Secara perlahan Elemen Kegelapan yang dilepaskan juga ikut memudar perlahan-lahan sebelum akhirnya menghilang. Hanya menyisakan sosok Elf bersama dua mayat leluhur, dan Deng Guang yang kini sudah menjadi tulang kering di tangannya.



"Baiklah, ini makanan bergizi, ayo makan!" Dia tersenyum kegirangan seperti orang gila, entah apakah dia benar-benar sudah terjatuh pada jalan sesat atau bagaimana.



Ia adalah sosok yang sebelumnya mengikuti Tian Yan ke Domain Terbengkalai, Jiao Wen!



Adapun ranah Jiao Wen~ dia jelas sudah melampaui di atas Origin King Lapisan 3, sebab bahkan ketiga lawannya barusan sangat rentan di hadapan tangannya.

__ADS_1



Perubahan lainnya juga terjadi, yakni rambutnya berubah menjadi berwarna putih perak, namun seluruh tubuhnya berwarna agak kehitam-hitaman.



"Hehe, Tian Yan, tunggu raja ini! Setelah aku menyerap mereka, aku juga akan menyerapmu nanti!"



\*\*\*



Tian Yan membuka matanya kembali, dalam masa penyembuhannya selama sepekan ini, entah kenapa hatinya selalu dilanda oleh hal buruk, seolah akan datang bencana yang besar.



Jadi segera setelah dia selesai melakukan penyembuhan dengan pil yang sangat mahal, ia langsung pergi ke kamar Bing Hua dan berkultivasi ganda dengannya dalam rangka meningkatkan kekuatannya segera.



Bing Hua tentu dengan senang hati membiarkan Tian Yan menghampirinya, lagipula sudah tugas pelayan untuk selalu mencukupi kebutuhan khusus tuannya.



Selama 2 hari 2 malam selanjutnya, suara-suara 3rangan terus terdengar dalam kamar itu, lalu berhenti setelah melewati waktu yang begitu lama.



Sekarang keduanya saling duduk berhadap-hadapan di lantai sambil mengalirkan Energi Yin dan Energi Yang ke dalam tubuh satu sama lain yang telah mereka ekstrak melalui hubungan intim sebelumnya, kini hanya perlu menyempurnakannya saja untuk menjadi kekuatan.



Tenang dan tenang, setelah beberapa jam kemudian, keduanya akhirnya membuka mata kembali dan terlihat menyegarkan.



"Phew~ aku sudah agak kuat." Tian Yan menatap dirinya sendiri, kepuasan terlintas di matanya, kini meski tidak terlalu banyak, akan tetapi kekuatannya sudah meningkat 40% dari sebelumnya.



Kultivasi ganda memang adalah jalan pintas terbaik dalam berkultivasi pada normalnya!



Tidak heran begitu banyak laki-laki di dunia ini yang memiliki banyak istri, selain karena mereka saling mencintai, tapi itu juga karena ada hubungan timbal balik semacam ini.



"Bing Hua, aku pergi dahulu!" kata Tian Yan seraya beranjak berdiri.



"Baik, Tuanku."



Tian Yan mengangguk sekali lagi dan pergi, kini dia akan pergi ke tempat kedua yang harus disinggahi, tentu saja tempat Jiao Yue.



Meski berkultivasi ganda dengan Jiao Yue tidak akan meningkatkan kekuatan Tubuh Kaisar Gioknya, tetapi tetap saja itu bisa meningkatkan kultivasinya.



Maka dimulailah peningkatan instan kekuatan Tian Yan dengan tempo cepat, sementara kini di lain sisi, Jiao Wen juga tampaknya dengan berlalunya waktu sudah semakin kuat, dan tampaknya ...

__ADS_1



\[**Bersambung**!\]


__ADS_2