
Tiga hari kemudian, di dalam kamar berstruktur sederhana, terdapat sebuah ranjang extra besar yang di atasnya terbaring dua wanita tanpa mengenakan apapun, tubuh mereka begitu cantik dan jelita, tak bercacat sama sekali seperti kertas putih.
Di samping tempat tidur, Tian Yan yang sedikit kurang puas mendesah pelan. “Aku adalah Half Saint ...” Dia baru sadar dengan hal ini— keganasannya selama tiga hari di dalam benar-benar membuat stamina kedua wanita cantik itu habis tak tersisa, seperti botol tanpa isi.
Ini tidak mengherankan, lagi pula dirinya adalah Half Saint, sementara keduanya hanyalah Origin King Lapisan 3, benar-benar perbedaan yang sangat jauh.
“Tapi mereka bisa dengan sangat cepat mencapai puncak kultivasi Benua Heng Xi ...” Tian Yan bergumam rendah— mengalihkan pikirannya. “Mungkin jika aku yang sebelumnya, maka diriku akan kalah telak dengan bakat mereka ini.”
Tian Yan sadar betul bahwa bakat kedua wanita ini berada pada tingkat jenius, dia menilai bahwa dengan bakat mereka, maka bukan hal mustahil mencapai ketinggian yang sama dengan dirinya.
“Huft ....”
***
Beberapa jam berlalu.
Mereka bertiga sudah bersiap-siap dan berpakaian yang rapi seperti yang biasa dikenakan.
“Ehemm ...” Tian Yan berdehem pelan dan menegur mereka, “Bukankah kita sudah melakukannya tadi?” Tian Yan memberikan pertanyaan kepada kedua wanita cantik yang sampai saat ini masih memeluk lengannya dan menyandarkan kepala mereka di pundaknya.
“Tuanku ...” Jiao Yue masih membela haknya, “Anda sudah pergi tanpa pamit terakhir kali, jadi jangan pergi lagi.”
“Benar!” tambah Bing Hua sembari memperkuat pelukannya di lengan kiri Tian Yan. “Anda berkata hanya pergi sebentar, rupanya cukup lama.”
“Apaan ...” Tian Yan tetap membela dirinya. “Aku hanya pergi beberapa bulan, kau tahu,” ucapnya dengan senyum tenang sembari memegang pundak keduanya dan memeluk mereka lebih dekat.
Memang benar ia sudah berada di Alam Inti Langit setahun lebih, akan tetapi aliran waktu antara Alam Inti Langit dan Langit Berbintang berbeda lima kali lipat.
Misalkan di Langit Berbintang ini sudah berlalu satu bulan, maka di Alam Inti Langit telah berlalu sebanyak lima bulan.
“Beberapa bulan itu cukup lama jika digunakan untuk mengkhawatirkan dirimu.” Bing Hua sedikit mendengus lembut, “Aku bahkan berpikir kau sudah mati ketika melihat patung emas mu hancur beberapa bulan yang lalu.”
Tian Yan mendengar pernyataan Bing Hua dengan sedikit terkejut. “Benarkah?” tanyanya.
“Tentu!” jawab keduanya secara bersamaan.
__ADS_1
“Hah ...” Tian Yan menghela nafas dan sedikit menceritakan kisah kelamnya di Alam Inti Langit.
Beberapa saat berlalu.
Jiao Yue dan Bing Hua sudah selesai mendengar cerita dari Tian Yan yang membuat mereka terkesiap.
“Maafkan aku!” ucap Tian Yan seraya memandang Bing Hua, lalu Jiao Yue. “Aku benar-benar menyesal sudah berusaha untuk melupakan kalian, aku sedang sesat saat itu.”
Wajah Jiao Yue dan Bing Hua sama-sama kebingungan. Mereka bingung kenapa Tian Yan harus meminta maaf.
Jiao Yue tersenyum dan berbicara tentang apa yang menurutnya benar. “Setiap orang pernah tersesat, Tuanku. Tapi, tidak semua orang bisa bangkit dari kesesatan. Bukti bahwa anda bisa kembali ke jalan yang anda mau adalah tanda bahwa anda hebat dan tanda bahwa keberadaan kami tidak akan bisa menghilang dari dalam hati Anda.”
Bahkan jika Jiao Yue berkata sedemikian rupa, Tian Yan masih tetap memiliki rasa bersalah yang sangat besar dalam hatinya.
“Sudahlah, kau tidak perlu terlalu memikirkannya,” ucap Bing Hua sembari melepaskan kepalanya dari senderan. “Yang lalu biar berlalu, fakta bahwa kau ada di sini saja sudah cukup bagi kami berdua. Iya, kan?” Bing Hua menoleh ke Jiao Yue untuk meminta persetujuan.
“Bing Hua benar.” Jiao Yue mengangguk setuju.
Tian Yan tersenyum lega sendiri, “Terima kasih.” Tian Yan mengucapkan terima kasih sebelum akhirnya menerima kecupan di pipinya— dari kedua sisi.
“Kalian berdua benar-benar ....”
“Ahhh, Tuan, hentikan!”
“Jangan merobek pakaian kami!”
“Tuan, ahhh ... ahhh ...”
“Aku ... c*m.”
“Sekali lagi!”
“Ehhhhhhh???”
***
__ADS_1
Sore hari, Tian Yan mengumpulkan para petinggi Sekte Naga Giok untuk membahas sesuatu.
Semua orang ada di sana, mulai dari Zhong Fan, Jian Yon, Long La & Long Li, beserta semua orang terdekat Tian Yan, mereka semua berkumpul di sana.
“Apa ada masalah selama aku pergi?” Tian Yan menguatkan nadanya sehingga membuat suasana kembali diam.
Sheng Yi selaku wakil manager besar menjawab pertanyaan Tian Yan dengan lugas, “Semua aman-aman saja, Master Sekte!”
“Baguslah. Lalu, apakah masih ada perseteruan antar ras?” Tian Yan kembali bertanya.
“Perseteruan antar ras tentu ada, namun tidak sampai memicu banyak korban jiwa karena sekarang sudah hampir seluruh Benua Heng Xi di awasi oleh kekuatan Sekte Naga Giok,” jawab Sheng Yi.
“Hmm, jadi sudah cukup damai ...” gumam Tian Yan.
Tian Yan rasa sudah cukup dengan mempertanyakan kondisi Benua Heng Xi, karena sekarang ada yang tak kalah penting dari itu.
“Aku ingin pergi ke tempat kultivasi yang jauh lebih maju daripada Benua Heng Xi ini, jadi aku ingin mengajak kalian!”
Pernyataannya membuat semua orang di dalam ruangan itu seperti terbuka lebar mata mereka, mereka tidak tahu tempat apa yang dimaksud oleh Master Sekte mereka, namun itu pastilah tempat bagus.
“Aku akan tinggal!” sahut Jian Yong. “Pak tua ini sudah tua dan juga biarkan saja pak tua ini yang menjaga Sekte Naga Giok, kalian yang lain pergilah!”
“Umm ...” Tian Yan tahu Jian Yong akan mengeluarkan pendapat seperti itu, tapi alasan sebenarnya bukan hanya karena ingin melindungi sekte, dia jelas tidak ingin meninggalkan istrinya yang memiliki bakat tidak begitu bagus.
“Yah ... ini tidak seperti kita akan pergi selamanya ...” ucap Tian Yan. “Aku punya beberapa teman yang berada di ranah Martial King di Alam Inti Langit, mereka bisa dengan mudah datang. Aku akan meminta mereka untuk mengirim beberapa orang setiap bulan untuk memantau kondisi Sekte Naga Giok, jadi kau tidak perlu khawatir.”
“Tapi karena kau setia pada Long Gumo’er itu maka biarlah, lagi pula kau masih ada banyak kesempatan jika memang ingin pergi ke Alam Inti Langit,” Tian Yan sedikit mencibirnya, membuat Jian Yong sedikit malu karena semuanya sudah terlihat jelas oleh Tian Yan.
“Aku juga akan tinggal!” sahut Sheng Yi sembari menjelaskan alasannya, “Karena Master Sekte berkata kita bisa pulang pergi dengan mudah, maka aku akan membantu mengatur tempat ini sampai saat di mana aku menerobos Origin King.”
"Begitukah ..." Tian Yan tidak mempermasalahkannya, ia lalu memandang kedua bocah kecil itu— Long La dan Long Li. "Bagaimana dengan kalian berdua?"
"Kami ..."
...Jangan lupa like bosque :)...
__ADS_1