
'Gila-gila, sepertinya hanya dengan kesadaran spiritual mereka bisa menghabisiku!' batin Tian Yan sedikit tergoncang, untunglah kesadaran spiritual itu hanya memeriksanya sekejap lalu menghilang, seolah mereka memberi tanda bahwa Tian Yan boleh masuk ke dalam.
"Fiuhh~ syukurlah." Dia yang baru saja berhenti ini kembali melaju ke depan dan tiba berhadap-hadapan dengan lubang void yang mengambang di udara.
"Baiklah." Tian Yan menarik nafas dan menghembuskan nafasnya sebelum akhirnya menginjakkan salah satu kakinya ke dalam lubang void, akan tetapi entah kenapa, Tian Yan tiba-tiba berbalik ke arah timur, pada penglihatannya ia melihat seorang wanita bercadar merah yang memandanginya dari kejauhan, di atas sebuah ranting pohon raksasa.
Tatapan itu ... iris mata itu ...
Tian Yan benar-benar merasa itu sangat familiar dengan iris mata berwarna merah bagai darah manusia itu.
"Lupakan." Tian Yan merasa tidak yakin, bahkan jika wanita itu adalah orang 'itu', Tian Yan merasa mereka sudah tidak ada hubungannya lagi. Jadi setelah berhenti sebentar, pemuda itu pun menghilang ke dalam lubang void dan meninggalkan riak pada lubang void.
Di kejauhan, wanita yang ditatap oleh Tian Yan sedikit mengernyit, sebelum akhirnya bergumam lirih, "Hmm ... aku tidak menyangka pertumbuhanmu akan sangat lambat, Tian Yan."
***
__ADS_1
Di dalam Hutan Yin-Yang Mendalam. Sosok Tian Yan yang sebelumnya masuk kini muncul kembali secara acak di tengah-tengah hutan belantara yang memiliki energi sangat kuno dan murni.
"Tempat yang sangat bagus untuk berkultivasi!" seru Tian Yan.
"Kau benar ..." Suara Huang Yun berlalu sebelum akhirnya sosoknya muncul di samping Tian Yan.
"Yun Jie." Tian Yan tersenyum manis, "Sekarang apa yang harus kita—!!" ucapan Tian Yan tiba-tiba saja berhenti ketika dia mendongak ke atas.
Bukan cuman dia, tapi juga Huang Yun ikut menyaksikan apa yabg terjadi. Pada visi mereka, tampak sebuah tangan raksasa dengan simbol Yin-Yang di tengah-tengahnya yang langsung jatuh untuk menimpa mereka dengan sangat cepat dan tiba-tiba.
Sraaapppp!
"Xiao Yan!" teriakn Huang Yun terdengar dengan jelas pada sosok Tian Yan yang kini masih meluncur tajam ke arah lain, pada saat Tian Yan mengangkak kepalanya dan melihat ke arah Huang Yun, ia menjadi tercengang.
Sebab dalam pandangannya, tubuh Huang Yun telah dicengkram oleh tangan itu, lalu tiba-tiba muncul sebuah retakan ruang di sana yang membawa pergi Huang Yun ke dalamnya dan ...
__ADS_1
"Yun JieEEEEEEEEEEEE!!!" Tian Yan menjadi histeris ketika melihat retakan ruang yang tiba-tiba mulai tertutup kembali dan sosok yang paling dia cintai juga mulai menghilang dari pandangannya.
Tidak! Tidak! Tidak!
Tian Yan buru-buru memutar tubuhnya dan berdiri tegak, lalu melesat ke tempat sebelumnya dengan cepat ke arah retakan ruang.
"Xiao Yan!" Huang Yun dengan lantang berteriak untuk terakhir kalinya, "Aku pasti akan hidup! Aku janji!"
"Tidak, tunggu aku! tunggu aku, Yun Jie!" Tian Yan terus mempercepat kecepatannya tapi tepat saat dia sampai, retakan ruang itu tertutup sebelumnya dan pada pandangan terakhirnya, pemuda itu hanya melihat senyum Huang Yun yang sangat manis.
"Yu-Yun Jie ..."
[Bersambung!]
...PRAY FOR CIANJUR🙏...
__ADS_1