
Beberapa saat kemudian, semua anggota Klan Elf Suci berhasil berteleportasi sebanyak puluhan kali, hingga akhirnya mereka sampai pada tempat tujuan.
Sekte Naga Giok!
Kedatangan mereka jelas merupakan suatu kejutan bagi orang-orang di sana, terutama dikabarkan bahwa bahkan untuk bisa berinteraksi dengan Klan Elf adalah sesuatu yang sangat sulit, tapi sebenarnya sekarang Tian Yan berhasil membawa lebih dari 100 Elf ke sini, ini merupakan skor baru!
Semua anggota Klan Elf Suci di bawah komando Tian Yan dibawa ke dalam Hutan Kabut, tempat di mana jauh dari pusat sekte berada.
Saat tiba di sana, semua Klan Elf Suci nampak menyukai pemandangan sekaligus keindahan yang disajikan, tapi ada satu hal yang kurang.
"Tian Yan, kau berkata kau akan membawa Pohon Suci sebelumnya, bisakah kau mengeluarkannya sekarang?" Jiao Yue mengungkapkan permintaan.
Tian Yan mengangguk sebagai balasan, sebab memang benar dia membawa Pohon Suci, hanya saja saat ini berada di dalam Penyimpanan Sistem.
"Tunggu sebentar." Tian Yan meninggalkan kalimat sebelum akhirnya terbang pergi ke wilayah yang berada tepat di atas puncak gunung yang mendatar.
"Kurasa di sini cukup bagus." Tian Yan menunjuk ke bawa setelah selesai berkata.
Swuush~!
Sebuah aliran cahaya ditembakkan dengan kecepatan kilat hingga akhirnya menabrak gunung dan membuat kawah sedalam 100 meter, juga lebar 50 meter.
"Sistem, keluarkan."
\[Baik.\]
\[Mengeluarkan~\]
Bush!...
Sebuah pohon raksasa tiba-tiba muncul di tengah-tengah udara, besar dan penuh dengan vitalitas pada setiap helai daunnya.
Pohon yang dianggap suci oleh Klan Elf Suci itu secara perlahan mendarat dengan lambat namun cepat ke dalam lubang kawah dan menancap di sana.
Bufffttt~
"Baiklah, ini sudah selesai." Tian Yan mengebaskan kedua tangannya satu sama lain, dan turun kembali kepada Jiao Yang yang saat ini terkejut.
"Kau benar-benar membawanya, bagaimana caranya?" Jiao Yang bertanya, sebab bahkan jika dimasukkan ke dalam cincin ruang, itu tidak mungkin akan kuat saking besarnya pohon ini.
__ADS_1
"Ehem, itu tidak penting untuk dibahas, yang terpenting adalah untuk membuat rumah di sini, apa kau ingin aku menyuruh orang—"
"Ah, itu tidak perlu ..." Jiao Yang sadar bahwa Tian Yan tidak ingin membahas caranya membawa Pohon Suci, jadi dia juga langsung ikut teralih pembicaraan.
"Aku punya banyak anggota klan di sini, mereka datang bukan untuk menjadi tuan, jadi biarkan saja mereka yang membuat sendiri."
"Karena senior sudah berkata seperti begitu, maka aku hanya bisa membiarkannya seperti itu."
"Baguslah, anak muda, lalu~ apakah ada tugas untukku?" tanya Jiao Yang.
"Tugas? yah ... aku ingin senior merebut Wilayah Bagian Selatan Domain Manusia." Tian Yan tersenyum dan berkata lagi, "Tentu saja, aku akan menyuruh beberapa bawahanku untuk ikut."
"Kau yakin? ini mungkin akan membuat perang dengan pemimpin Domain Manusia, si Gong Lei itu." Gong Lei yang dimaksud oleh Jiao Yang sendiri adalah Ketua Sekte Cahaya Harapan, dan sudah pasti adalah Origin King Lapisan 3 yang kuat.
Tapi apakah Tian Yan begitu takut? tentu tidak. "Memang kita akan segera bertempur dengan mereka, hanya tinggal menunggu waktu saja."
Jiao Yang berkedip, dia memiliki firasat tidak baik dalam hatinya. "Tian Yan, jangan bilang kau ... sudah menyinggung mereka?"
"Heh ..." Tian Yan tersenyum ramah tidak bersalah.
"Aku memang membunuh salah satu tetua mereka, tetapi ... Jiao Yue juga membunuh salah satunya." Tian Yan secara tiba-tiba mengungkap berita mengejutkan yang membuat sosok Jiao Yang langsung terpaku di tempat.
"Tidak mungkin ..." Jiao Yang menatapnya dengan tidak percaya, tapi ketika melihat wajah Tian Yan sekali lagi, di mana kebohongan itu?
"Ahhhhh, putri bodoh! kenapa dia melakukan hal ini ..." Jiao Yang mulai menggeram sekaligus kesal, sekarang masalah ini bukan hanya terkait dengan Tian Yan saja, tapi bahkan putri tercintanya juga!
"Senior, kau tenang saja!" Tian Yan menepuk bahunya, "Aku memiliki beberapa orang yang setara Origin King Lapisan 3, ditambah dengan senior sendiri, ini sudah cukup kuat."
"Aku tahu, aku tahu!" Jiao Yang juga sudah merasakan ada beberapa aura kuat di dalam Sekte Naga Giok, meskipun begitu, hal itu tetap membuatnya takut.
"Nak, ada perkataan ketika dewa berperang, manusia fana akan menjadi korban, dan iblis akan memanfaatkan kekacauan. Apa kau mengerti maksudku?" Jiao Yang berkata dengan getir.
\[Itu artinya, ketika Host memutuskan untuk menjadikan Sekte Cahaya Harapan sebagai lawan, maka banyak nyawa tak bersalah yang akan mati. Terlebih dari itu, mungkin akan ada banyak ras yang ikut andil dalam peperangan ini sehingga membuatnya semakin kacau.\]
\[Dampak terburuk adalah kehancuran ras manusia.\]
'Hei-Hei-Hei, jangan menakut-nakuti aku.'
__ADS_1
"Setiap ras meskipun kelihatannya cukup damai satu sama lain, tapi itu sebenarnya hanyalah penipuan. Ketika ada pihak lain yang terlihat memiliki kesempatan 50% untuk dimusnahkan, mereka akan melakukannya."
"Senior, ini tidak akan seburuk itu—"
"Ini dunia kultivasi, Nak! Apapun bisa terjadi! meskipun faktanya makhluk fana hanya memiliki tujuan untuk mati, tapi aku tidak ingin kematian yang mengerikan terhadap anggota Klan Ku, aku ingin mereka mati damai." Jiao Yang terlihat sangat mendalami ketika mengatakan ini, membuat Tian Yan sedikit merasa salah.
"Senior, yakin saja padaku! Jika memang kondisi sudah sangat darurat, array teleportasi akan selalu tersedia untuk kalian." Tian Yan berkata dengan serius, tidak main-main sama sekali.
"Urghhh ..." Jiao Yang merasa Tian Yan sudah sedikit berlebihan. "Lupakan saja, hanya orang-orang terkuat dari klan yang ikut campur, aku tidak akan membiarkan para junior-junior kecil untuk ikut." Jiao Yang mengatakan ketetapannya dan Tian Yan menyetujui hal itu.
"Baiklah, Senior! Selanjutnya pergilah menemui Manager Besar sekte ini, dia yang akan mengatakan kau harus melakukan apa."
"Emm, baiklah." Jiao Yang mengangguk mengerti dan membiarkan Tian Yan pergi.
"Fiuh~ tak heran dia berani langsung bersumpah untuk menikahi Jiao Yue, rupanya ..." Jiao Yang menghela nafas, kali ini dia benar-benar dipermainkan oleh Tian Yan. Bocah itu jelas hanya ingin menariknya menjadi kekuatannya.
"Tapi lupakan, demi putriku, aku akan melakukan apapun!" gumam Jiao Yang.
\*\*\*
Setelah pergi dari sana, Tian Yan yang kini sudah tidak ada kerjaan akhirnya kembali lagi ke Istana Utama untuk berbincang-bincang dengan kedua pelayan wanitanya.
"APA!!!"
Di dalam kamar khusus yang dibuat kedap suara dan mewah, kamar milik Master Sekte, Tian Yan duduk berkumpul bersama-sama dengan Jiao Yue dan Bing Hua.
Ia sendiri bertingkah seperti memonopoli dengan cara duduk di pinggiran ranjang, sementara Jiao Yue dan Bing Hua duduk layaknya seorang pelayan wanita di paha kiri dan paha kanannya.
Ah~ benar-benar seperti seorang raja!
Seperti itulah yang dirasakan oleh Tian Yan, sebagai seorang pria untuk saat ini.
Pada saat mereka sedang berbincang-bincang, tampaknya ada sesuatu mengejutkan yang dikeluarkan oleh mulut Jiao Yue yang membuat Bing Hua merasa kaget sekaligus iri.
"Lalu bagaimana denganku, Tuan?" Bing Hua menoleh kepada Tian Yan dan memasang ekspresi cemberut dan sedikit iri hati.
\[**Bersambung**!\]
__ADS_1