Deity System : Cultivation

Deity System : Cultivation
Chapter 085 : Lu Yan


__ADS_3

Suara Tuan Putri Hua memenuhi tempat itu, membuat semua orang menjadi terkejut dan dengan cepat menjadi diam.


"Ini bukan pasar, jadi diamlah!" tegas Putri Hua sekali lagi yang benar-benar membuat tempat itu menjadi sunyi.


"Hmm ..." Kaisar Bing, Bing Fan, sedikit melirik Bing Hua, ada perasaan aneh dalam benaknya. "Apa yang membuat putriku kelihatannya tertarik pada jelata kecil ini?" gumam Bing Fan.


'Apakah dia pms?!' Kaisar menjadi panik dengan kemungkinan lain.


Tapi meski begitu, Bing Fan tidak berani bertanya, yang ada dia akan dijadikan samsak tinju oleh putrinya yang sedang kesal, jadi dia sedikit berdehem sebelum akhirnya berkata: "Bocah Lu, apa kau yakin ingin melawan Qiang Yang? aku lihat kau hanya Origin Dao Lapisan 3 ... aku tidak ingin ada kematian di hari menyenangkan ini."


Tian Yan yang mendapatkan pertanyaan itu langsung menjawab tanpa menangkupkan tinjunya, "Apakah kuat diukur dari kultivasi?"


"Hmmmmm!!"


Semua orang benar-benar terkejut dengan pernyataan barusan, bukan karena kata-kata Tian Yan, tapi karena etika berbicara Tian Yan yang sepertinya sangat bebas dan tak terkendali.


'Pemuda ini, rasanya aku sudah pernah melihatnya ... tapi di mana?' batin Bing Hua. Meski terakhir kali dia sempat sedikit melihat Tian Yan, tapi itu sangat samar-samar, dan juga dia sudah agak melupakannya karena dia belum sepenuhnya sembuh dari cederanya sekarang ini.


"Bwahahahaha!" Bing Fan melepas gelak tawa, baru kali ini dia melihat pemuda yang begitu berani di hadapannya, padahal hanya Origin Dao kecil.


"Baiklah-baiklah, cepatlah bertarung." Bing Fan mengibas-ngibaskan tangannya sementara tangan yang lain mengusap air matanya.


Tian Yan mengangguk, dan berjalan menghampiri Qiang Yang.


"Lu Yan!" Tian Yan memperkenalkan nama samarannya.


"Aku tidak bertanya," balas Qiang Yan, sebaliknya, dia justru menyeringai, "Kau mempunyai keberanian ini, untuk keadilan, apakah aku harus menurunkan ranah juga?"


"Tidak usah ..." Tian Yan berkata dengan pelan seraya mengeluarkan Pedang Hitam miliknya yang merupakan Artefak Origin Field Peringkat Menengah.


"Keluarga Lu benar-benar mempunyai artefak Tingkat itu? aku baru pertama kali mendengarnya!" kata beberapa orang dengan nada terkejut, tapi nada mereka lebih rendah agar tidak menyinggung emosi Bing Hua.


Namun, Bing Hua yang menyaksikan ini sedikit melebarkan pupil matanya, dia ingat dengan jelas pedang hitam itu ...


'Bukannya pedang itu yang digunakan untuk membunuh pembunuh bayaran yang menyerangku?' Batinnya, 'Apakah dia orang yang menyelamatkanku?'


Entah kenapa Bing Hua terlihat sangat penasaran saat ini.

__ADS_1


"Kau mempunyai pedang yang bagus rupanya." Qiang Yang menyeringai dan berkata dengan nada memuji.


"Aiyo, apakah Saudara Qiang terpesona dengan keindahan pedangku?" Tian Yan tersenyum santai.


"Hmm, mana mungkin!" Qiang Yan mendengus dingin dan menghunuskan Pedang berwarna merahnya ke depan, "Kau hanya pengecut yang pasti bergantung pada arterak untuk mengalahkan adikku!"


Tian Yan menghilangkan senyumnya secara perlahan, sifatnya benar-benar selalu berubah ketika ada orang yang menghunuskan pedang kepadanya.


"Adik yang mana? aku tidak ingat." Tian Yan sedikit mencibir.


"Ckk, lupakan! Aku akan membalas dendam adikku sendiri!" Qiang Yang tidak ingin berbicara lagi, dengan satu lompatan, ia sudah tiba di depan Tian Yan, lalu menebas dari bawah ke atas menuju dagu Tian Yan.


"Menghindar!"


Tian Yan memiringkan kepalanya ke belakang sedikit dan benar-benar berhasil menghindarinya.


"Terkejut!"


Banyak orang yang berpikir Tian Yan akan kalah dalam satu serangan, tapi kini mata mereka hanya bisa dibulatkan karena pemandangan spektakuler yang diberikan oleh Tian Yan..


"Cihhhh!" Qiang Yang berpikir bahwa tadi adalah keberuntungan, jadi tanpa berpikir panjang, dia langsung menebas lagi, namun kali ini ke arah badan Tian Yan.


Pedang Hitam yang kuat itu menahan Pedang Merah, bukan hanya dapat bertahan, Tian Yan bahkan menolak balik pedang merah sehingga membuat Qiang Yang termundur tiga langkah ke belakang.


"Hehehe ... apa hanya ini? keluarkan semua Prinsip Pedangmu itu! Tuan muda ini ingin melihat." Tian Yan memprovokasinya.


"Grrrrrr ..." Qiang Yang seperti anjing galak yang dirantai ketika melihat mangsanya, tapi akhirnya rantai tersebut hancur sepenuh.


"Kau yang memaksaku!"


"Domain!"


*Swuuushhh!*


Itu menyebar dengan cepat dan menciptakan sebuah ruang ilusi dalam jarak 30 meter, ruang ilusinya berwarna hitam gelap yang terkandung begitu banyak kekuatan Prinsip Pedang.


"Baiklah, Lu Yan! Aku akan mengalahkanmu di sini!" Qiang Yang berteriak lantang dan menghunuskan pedangnya ke depan, lalu tak lama muncul ratusan pedang yang menyembur keluar dari dinding-dinding domain.

__ADS_1


"Maju!" Qiang Yang hanya bergumam, lalu semua pedang itu langsung maju serentak.


"Huuu ... Huuu ..." Tian Yan mengatur nafasnya hingga menjadi kembali normal, lalu sebelum pedang-pedang itu mengenainya, Tian Yan juga mengucapkan sesuatu yang tidak akan mungkin seorang Origin Dao lakukan.


Itu adalah ...


"Domain!"


Hanya satu kata saja, lalu dalam hitungan kurang dari sedetik sudah menjalar keluar dari seluruh tubuhnya kekuatan berwarna putih transparan yang menghalau semua pedang milik Qiang Yang, bahkan membuat Domain pihak lain menjadi tumpang tindih dengan Domain miliknya.


"!!!" Kaisar yang sedang duduk dengan tenang selama ini, bahkan terlihat seperti sedang memandang monster menakutkan.


"Itu Domain! Itu Domain!"


Banyak orang yang tidak bisa membantu untuk tidak mengungkapkan keterkejutan mereka.


Domain adalah sebuah manifestasi dari pemahaman Prinsip Tingkat 2, anggap saja bahkan jika Tian Yan memiliki Pemahaman Prinsip Tingkat 2, itu masih tidak mungkin karena membutuhkan Origin Qi dan Energi Mental yang banyak, sangatlah mustahil dapat dilakukan oleh seorang seperti Tian Yan.


Sejauh yang diketahui, hanya Bing Hua lah orang pertama di Kekaisaran ini yang melakukannya, karena alasan itu juga dia sering disebut Putri Langit, karena ia sepertinya sangat diberkati.


Tapi siapa Tian Yan? dia bahkan tidak terkenal ... jadi tidak heran ada banyak orang yang tercengang ketika menyaksikan ini.


"Kau ... Kau bisa menggunakan Domain!" Ekspresi Qiang Yang benar-benar seperti melihat seorang bayi satu bulan yang sudah bisa berlari, terdengar mustahil tapi dia benar-benar menyaksikan ini dengan matanya.


"Bukankah aku sudah berkata sebelumnya? ranah bukanlah tolak ukur sebuah kekuatan, tapi ... tapi apa yah ... aku lupa!" Tian Yan benar-benar kehabisan kata-kata untuk memicu momentum kerennya.


"Brengsek, apakah kau mengejekku?" Wajah Qiang Yang berubah menjadi suram.


Tian Yan berkata, "Itu terserah dirimu, jika kau berpikir begitu, maka seperti itu."


"Bagus! Bagus sekali!" Qiang Yang tidak takut, sebaliknya dia semakin bersemangat. "Ayo bertarung!"


"Hmm ..." Tian Yan menyeringai dan memasang posisi bertarung, "Majulah!"


"Tidak perlu kau beritahu!" Qiang Yang yang sudah sampai pada puncak kesabarannya segera langsung berlari ke depan untuk menyambut Tian Yan.


"Hyahhhhhh ...!!"

__ADS_1


[Bersambung!]


__ADS_2