Deity System : Cultivation

Deity System : Cultivation
Chapter 048: Xun Die


__ADS_3

Selamat membaca :)


***


MAP OF WU DIAN CONTINENT:



Di dalam setiap Tanah Suci ada banyak kerajaan maupun sekte-sekte, ini hanya dipatok berdasarkan daerah kekuasaan suatu Tanah Suci!


°°°


"Apa yang dikatakan Xixia benar?" Qing Jia menoleh ke arah Bai Qing Ye.


"Guru dan aku tidak melakukan itu ..."


'Huft, sepertinya masalah fitnah ini akan selesai!' Tian Yan menghela nafas dalam batinnya, namun apa yang dikatakan Bai Qing Ye selanjutnya membuat Tian Yan kembali terkejut.


"Kami hanya berciuman saja!" ungkap Bai Qing Ye, membuat semua orang di tempat itu cukup terkejut.


"Hei!" Tian Yan memandanginya dengan bingung.


"Hmm, jadi begitu ..." Qing Jia seolah melirik Tian Yan dengan sebelah mata.


"Kurasa sudah tidak ada lagi, kami akan pergi!" Qing Jia menoleh ke arah Tian Yan dan membungkusnya dengan Zhen Qi nya, lalu terbang pergi dengan sangat cepat.


Melihat punggung Tian Yan yang sudah menjauh, Bai Qing Ye hanya bisa menatapnya dengan tatapan lembut, 'Guru pasti akan kembali!'


***


"Kita akan pergi ke tempat mana?" Tian Yan bertanya.


"Tanah Suci Wang Mao!" jawab Qing Jia.


"Tanah Suci Wang Mao? yang dikenal sebagai tempat ahli tombak itu?"


"Kau benar, mereka juga satu-satunya Tanah Suci yang memiliki tiga Nascent Soul tahap 9!" ungkap Qing Jia.


"Kau bercanda, bukannya tanah suci Sheng Yan juga memiliki beberapa Nascent Soul tahap 9?"


Qing Jia tertegun sejenak dan menoleh ke arah Tian Yan dengan tajam, "Matamu tidak buruk ... aku memang mempunyai beberapa, tapi itu hanyalah rahasia tentang berapa jumlah mereka."


'Hmm, sudah kuduga. Jika dia bahkan bisa mencapai Nascent Soul tahap 9 dengan cepat, bukan hal yang mengherankan jika ada beberapa Nascent Soul tahap 9 yang mendiami beberapa tempat di tanah suci Sheng Yan ini!' pikir Tian Yan.


"Oh, yah. Kita akan pergi untuk menjemput salah satu peserta kompetisi yang tak kalah bagusnya dengan dirimu!"


"???" Tian Yan nampak penasaran, seseorang yang sama sepertinya berarti seorang Nascent Soul tahap 4 juga.

__ADS_1


***


Beberapa jam kemudian.


Di tengah-tengah hutan Qing Jia dan Tian Yan mendarat turun di depan sebuah gubuk tua yang nampak sunyi.


"Ini aku, Qing Jia!" Qing Jia berkata dengan suara agak lantang.


Tap Tap Tap ...


Dari dalam gubuk tua terdengar suara langkah kaki, dan akhirnya pintu terbuka, lalu seorang gadis muda yang nampak berumur 20 tahun berjalan keluar dari dalamnya.


"Saudari Qing!" Wajah gadis muda itu terlihat berbinar memandang Qing Jia.


Qing Jia tersenyum dan datang ke dekatnya, "Kau sudah mencapai Nascent Soul tahap 4 puncak. Bakatmu tidak kalah baiknya denganku!"


"Hihi, saudari pandai memuji, dibandingkan denganmu, aku masihlah sangat lemah!"


Setelah mengatakan itu, mata wanita muda itu pun teralih kepada Tian Yan, dia langsung memicingkan matanya ketika melihat Tian Yan, 'Kenapa rasanya aku pernah menemuinya? tapi di mana?'


"Siapa kau?" tanya wanita muda tersebut.


Qing Jia yang menjawab, "Dia adalah Tian Yan!"


"Tian Yan!!!?" Wajah wanita itu langsung berubah menjadi terkejut, 'Dia tidak mungkin laki-laki bajingan yang pergi tanpa mengucapkan terima kasih dulu, kan? Yah, pasti bukan! Lagipula wajah keduanya berbeda!'


Juga, wanita inilah yang dulu membantunya untuk lepas dari jeratan masalah dengan Kekaisaran Yan, Kuil Blood, dan Sekte Fire Fist, yang mencoba untuk memaksanya bergabung ke dalam sekte mereka.


'Untunglah dulu aku mengubah wajahku menggunakan Topeng Lima Wajah!' batin Tian Yan menghela nafas lega.


"Aku Tian Yan, aku dipilih oleh Kakak Can— maksudku, aku dipilih oleh Senior Qing untuk menjadi asistennya sekaligus peserta kompetisi!" ungkap Tian Yan dengan senyum canggung.


"Jadi begitu ..." Wanita itu mengangguk, lalu menoleh kepada Qing Jia, "Saudari, dia dari sekte mana?"


"Sekte ... dia tidak berasal dari sekte manapun." Qing Jia sudah mendengar dari Tian Yan, bahwa Tian Yan hanyalah seorang kultivator lepas. "Yah, dia dulu pernah menjadi murid di sekte kecil bernama Sekte Awan Merah!"


"Sekte kecil itu?" Wanita itu menaikkan alisnya, "Aku mendengar sekte itu sudah bubar beberapa saat yang lalu, dan ketua sektenya juga sekarang menjadi murid Sekte Yunlong, mungkinkah dia adalah ketua sektenya?"


Qing Jia menggelengkan kepalanya, "Dia adalah guru dari ketua sekte awan merah!"


"Guru?" Wajahnya kebingungan, "Aku mendengar bahwa ketua sekte awan merah adalah Nascent Soul tahap 4, bagaimana bisa gurunya adalah orang yang setara dengannya?"


"Karena dia kuat. Apa kau puas dengan jawaban itu? Xun Die?" Qing Jia menatapnya dengan santai.


"Kuat... katamu?" Xun Die menatap Tian Yan dengan tidak yakin.


Tian Yan hanya tersenyum ramah, dia sepertinya sudah mulai menebak apa yang akan terjadi selanjutnya.

__ADS_1


"Bisakah kita bertukar beberapa gerakan?" Xun Die bertanya kepada Tian Yan sambil mengeluarkan pedang tingkat Langit peringkat tinggi miliknya.


"Baiklah, jika kau mau ..." Tian Yan merubah wajahnya menjadi serius ketika melihat seseorang berani mengeluarkan pedang untuk bertarung dengannya.


"Kau pengguna ilmu apa?" Xun Die bertanya.


"Pedang!" Tian Yan menjawab.


"Kalau begitu, keluarkan pedangmu!" Xun Die menghunuskan pedangnya ke depan untuk menunjuk Tian Yan.


Qing Jia hanya bisa menghela nafas dan menjauh dari keduanya.


'Gadis bodoh ...' Qing Jia melihat Xun Die dengan sedikit cemas, 'Dulu saat di hutan darkness aku sudah melihatnya dari jauh, bocah ini menerobos ranah Void Tribulation dengan menanggung 10 kesengsaraan petir, padahal normalnya hanya 3 sampai 6 saja.'


Hal ini juga yang membuatnya berani menjadikan Tian Yan langsung sebagai anggota kompetisi, sebab masalah bakat sudah tidak perlu dipertanyakan lagi.


"Tian Yan, bukan? cepat keluarkan pedangmu!" Xun Die berteriak dengan kencang.


"Mengalahkanmu ..." Tian Yan menatapnya dengan serius namun tenang, "Tidak perlu menggunakan pedang!"


Tian Yan mengatakan ini bukan karena dia sombong, namun karena pedang satu-satunya miliknya sangat berharga, tidak baik jika mengeluarkannya di sini.


Tapi, Xun Die sudah terlanjur menganggap Tian Yan meremehkannya, "Sangat sombong!"


"Kalau begitu, ayo!" Xun Die langsung menerjang ke arah Tian Yan dengan cepat.


Slash!


Tebasan pertamanya adalah secara vertikal dari atas ke bawah, namun tebasan itu berhasil dihindari oleh Tian Yan dengan mudah.


"Hoh?" Xun Die nampak terkejut, namun itu sama sekali tidak mengurangi fokusnya.


Slash!


Dengan cepat dia langsung mengubah arah tebasan ke samping kiri secara horizontal, namun Tian Yan mampu menghindarinya dengan cara melompat.


Slash Slash Slash!


Sudah banyak tebasan, namun semuanya dihindari dengan mudah oleh Tian Yan.


"Apa hanya itu?"


"Diamlah!"


Xun Die segera menebas secara horizontal ke arah wajah Tian Yan, namun Tian Yan memundurkan kelapanya.


"Kena kau!"

__ADS_1


« Bersambung! »


__ADS_2