Deity System : Cultivation

Deity System : Cultivation
Chapter 120 : Kemarahan Bing Fan


__ADS_3

[Ding! Tubuh Kaisar Giok menembus Tingkat 3!]


[Kecepatan penyerapan Energi Alam \= 3× lipat.]


[Ukuran Dantian dan Laut Pengetahuan \= 2× lipat.]


[Kualitas Darah, jiwa, tulang, dan daging semakin meningkat 2× lipat.]


[Mendapatkan kemampuan bawaan Tubuh Kaisar Giok: Mata Batin]


Tian Yan dengan diam mendengar semua itu sebelum akhirnya secara perlahan membuka matanya dan terlihat tenang.


"Fiuhhh ..."


Bing Hua yang ada di sisi lain juga secara perlahan membuka matanya, dan dia ikut tersenyum tenang.


Sebelumnya saat perjalanan ke Kota Timur Raya,di tengah jalan dia sudah menerobos Origin Field Lapisan 3 berkat berkultivasi ganda dengan Tian Yan, dan saat tiba di Sekte Naga Giok dia dipromosikan menjadi Origin Field Lapisan 4. Meski menurutnya ini sudah sangat cepat, tapi masih tidak pernah dia sangka Tian Yan sudah mendahuluinya.


Sekarang bahkan setelah ledakan energi barusan, dia merasa Tian Yan seperti beberapa kali lebih kuat dari sebelumnya.


'Aku semakin tertinggal ...' Bing Hua menghela nafas, sekarang dia tidak tahu apa kelebihannya dibanding dengan Jiao Yue yang sudah Origin Field Lapisan 5 atau setara dengan Wen Qi.


Pahhh ...


Tian Yan mengelus kepalanya sebab mengerti apa yang dipikirkan oleh Bing Hua. "Kau sangat kuat Bing Hua, jangan memandang remeh dirimu."


Bing Hua melebarkan matanya, baru pertama kali dia dipuji seperti itu oleh Tian Yan, Tuannya.


"Ma-Makasih ..." Bing Hua sedikit malu-malu.


"Enn!"


Setelah keduanya selesai dengan itu, mereka pun berjalan keluar dari rumah tua dan berdiri di depan tebing sambil melihat ke arah Sekte Naga Giok yang berada beberapa puluh meter di bawah kaki gunung.


"Jian Yong sepertinya sudah pergi."


"Ya, aku juga sudah tidak merasakan auranya saat ini."


"..."


"Haruskah kita juga pergi?"


"Terserah anda!"


"Baiklah ..." Tian Yan lalu berkomunikasi dengan System, "Apakah bisa mengirim kami berdua sekaligus menggunakan Fitur Map?"

__ADS_1


[Hanya bisa Host sendiri. Jika membawa orang lain akan ada bayaran yang harus dibayar.]


"Berapa?" Tian Yan bertanya dalam benaknya.


[Batas maksimum membawa orang adalah 3.]


[Untuk Origin Field memerlukan biaya 1 miliar poin.]


[Untuk Origin King memerlukan biaya 5 miliar poin.]


"... Baiklah." Tian Yan menyetujuinya setelah sedikit berpikir, sebab sebisa mungkin dia tidak ingin terlalu membuang-buang waktu.


[Baik!]


[Silahkan pilih lokasi tujuan—]


"Langsung saja ke Istana Kekaisaran Bulan Suci agar menghemat waktu, tidak ada gunanya lagi mengendap-endap seperti dulu."


[Baik!]


[Ding! Mengonsumsi 1 miliar poin untuk Bing Hua~]


[Ding!]


Ketika pemberitahuan System selesai, tiba-tiba saja keduanya menghilang dari antara langit dan bumi, tanpa meninggalkan jejak aura sedikitpun.


Istana Utama - Kekaisaran Bulan Suci.


Sesosok pria paruh baya bermahkota duduk di atas takhtanya dengan wajah membosankan.


Ia adalah Bing Fan, ayah dari Bing Hua, sekaligus Kaisar dari Kekaisaran Bulan Suci.


"Hugh, mimpi apa aku semalam?" Bing Fan bergumam, hatinya gelisah.


Semalam dia bermimpi akan ada sebuah pedang raksasa di atas langit sana yang jatuh menimpa wilayah kekaisarannya hingga hancur berantakan, namun setelah itu wilayah kekaisarannya menjadi tempat yang sangat makmur dan menjadi tempat yang sangat damai.


Seolah habis hujan akan datang pelangi.


Meski normal untuk manusia fana sepertinya bisa bermimpi, tapi entah kenapa mimpi tadi malam membuat hatinya merasa itu bukan mimpi biasa.


"Chu Yun saat masih hidup berkata bahwa dia adalah penganut sebuah ajaran, dan tiap kali bermimpi itu memiliki arti yang dimaksud ... tapi aku tidak mempercayai itu. Namun untuk kali ini ... hatiku mengatakan bahwa mimpi itu memiliki arti," Bing Fan bergumam lagi. Adapun Chu Yun yang dimaksud, itu adalah Mendiang istrinya atau Ibu Kandung dari Bing Hua


Tepat ketika dia terus memikirkan semua mimpi itu, tiba-tiba saja naluri Bing Fan aktif dengan sendiri dan firasatnya menjadi kurang enak.


Swoosh!

__ADS_1


Bing Fan langsung melotot ke depan, dilihatnya sepasang pria dan wanita berdiri di hadapan takhtanya, dan lagi wajah keduanya sangat amat familiar.


Bing Fan tidak bisa berkata apa-apa lagi, penjagaan Istana sangat ketat, ada puluhan Origin Field Lapisan 1 yang berjaga di sekitar dan itu bukan hal biasa.


Tapi sebenarnya kini kedua sosok yang muncul tiba-tiba sudah ada di hadapannya!


Dan yang membuatnya lebih terkejut bahwa yang muncul adalah putrinya sendiri, bersama dengan pelayannya (Lu Yan/Tian Yan).


"Bing Hua!" Bing Fan berseru kaget. Tidak pernah dia menyangka putrinya akan kembali dengan sendirinya ke sini.


"Ayah ..." Bing Hua bergumam lirih. Wajahnya menunjukkan permohonan maaf, tapi dia masih harus tetap di samping Tian Yan.


"Kaisar, lama tidak bertemu." Tian Yan tersenyum sinis, "Bagaimana cara anda menghadapi Zhen Yu?"


"Kau ..." Bing Fan ingat bahwa kedatangan Zhen Yu, Tuan Kota - Timur Raya, tidak pernah dia beritahukan kepada siapapun, bahkan putrinya sendiri, bagaimana Tian Yan bisa mengetahuinya?


Tapi yang lebih penting dari itu, kenapa dia merasa Tian Yan dan Bing Hua sudah bertambah sangat kuat sekarang dalam kurun waktu setengah tahun lebih?


"Kalian berdua masih berani menunjukkan wajah di sini setelah terakhir kali membuat kekacauan di wilayah Kerajaan Shusheng?" Bing Fan mengubah wajahnya menjadi mengintimidasi, "Terutama kau, Bing Hua! Bing Yuo ... kenapa kau membiarkannya mati?"


"A-Aku ..." Bing Hua tidak bisa memberikan penjelasan.


"Apa kau tahu dampak dari kau melarikan diri? Bukan hanya terjadi kekacauan di wilayah Kerajaan Shusheng, tapi bahkan kau sudah mengecewakan Tuan Zhen Yu! Dia berkata jika aku tidak menemukanmu secepatnya, maka seluruh Kekaisaran ini akan dihancurkan!"


"Apa?" Bing Hua terkejut. Tidak pernah ia sangka dampak dari dia melarikan diri akan sangat sebesar ini


Dirinya hanya ingin menikmati hidup yang jauh lebih tenang, tapi tidak menyangka hal itu membuat jutaan nyawa bisa melayang kapan saja.


Tap ...


Melihat Bing Hua yang tampak gelisah membuat Tian Yan langsung memegang bahunya, lalu menoleh ke arah Bing Fan.


"Aku yang mengajaknya untuk melarikan diri, aku pula yang membunuh Bing Yuo, semua ini adalah kesalahanku."


"Jadi kau!" Bing Fan langsung membangkitkan niat membunuh sejati dari Origin King untuk menekan Tian Yan. "Sudah kuduga putriku tidak mungkin melakukan hal itu, ini pasti karena kau sudah mencuci otaknya."


"Tidak!" Bing Hua menyanggahnya. "Tuan adalah penyelamat hidupku, seperti kata ibu ... Nyawaku bukan milikku lagi, tapi milik orang yang menyelamatkan hidup dari jurang maut, dan Tuan adalah orangnya."


"Arghhhhh!" Bing Fan cukup kesal. 'Kenapa Chu Yun mengajarkan hal seperti ini kepada Bing Hua!'


Kenapa?


Ya, Kenapa!?


Bing Fan semakin bingung, mendiang istrinya adalah orang yang sangat misterius sekaligus adalah orang yang paling dia cintai, semasa hidupnya dia memiliki banyak wanita, tapi hanya Chu Yun saja yang dia angkat sebagai Permaisuri sekaligus istri sahnya. Karena alasan ini pula dia lebih mencintai Bing Hua yang merupakan anak kandung Chu Yun, dibandingkan Bing Yuo yang berasal dari salah satu pelayannya.

__ADS_1


[Bersambung!]



__ADS_2