
Jangan lupa like, komentar, dan vote yah.
Selamat membaca :)
***
Xixia melirik curiga ke arah Tian Yan, tanyanya: “Tian Yan, apa kau tidak tahu apa-apa?”
Tian Yan menggelengkan kepalanya dengan wajah datar, lalu menjawab: “Aku sama sekali tidak tahu, aku tidur semalam.”
“Benarkan itu?” Xixia memandang langsung ke mata Tian Yan, seolah ingin melihat jauh ke dalam jiwanya.
Tian Yan hanya tenang saja, tapi dalam hatinya dia cukup gugup, bagaimanapun dia kurang jago akting jika sudah menyangkut nyawa seperti ini.
Tapi syukurlah, setelah melirik sebentar, Xixia menarik pandangannya kembali dan berkata: “aku kenal mintakan beberapa ketua untuk mencari Feng Kuang dan Gong Mai’er, kalian bertiga lanjutlah untuk melakukan kegiatan kalian!”
“Baik!”
Setelah berpamitan dengan Xixia, ketiganya langsung berjalan keluar ruangan meninggalkan Xixia sendiri.
“Ada yang tidak beres, bagaimana bisa Feng Kurang menghilang bersama dengan Gong Mai’er? apakah ada musuh, atau ... mereka kabur melarikan diri?”
“Tunggu, jangan-jangan ...” Xixia cepat-cepat menghilang dari tempatnya dan pergi ke suatu ruangan yang jauh di bawah tanah.
Cepat-cepat dia membuka pintu ruang bawah tanah dan akhirnya dia merasa lega karena melihat bahwa harta karun sekte Yunlong masih aman di dalam ruangan tersebut.
“Phew ....”
***
“Kalian berdua, seriuslah untuk belajar!”
Di atas arena bertarung latihan, Tian Yan dengan mudah menghindar dari tebasan Bai Qing Ye maupun Jian San, ini lebih seperti orang dewasa yang bermain dengan anak tiga tahun.
__ADS_1
“Kau ribut! jika ingin mengajari ilmu pedang, maka keluarkanlah pedangmu!” teriak Bai Qing Ye sambil terus mencoba mengenai Tian Yan dengan tebasan pedangnya.
“Hmm ...” Jika aku mempunyai pedang, aku pasti sudah mengeluarkannya!
Meski kesal sedikit, tapi Tian Yan tetap fokus, segera kedua tangannya menjepit ujung pedang dari Jian San dan Bai Qing Ye.
Kata Tian Yan kepada Bai Qing Y: “Kau tidak layak, bahkan untuk pedang kecilku, hahaha!”
“Brengsek!” wajah Bai Qing Ye memerah kesal, dia jelas paham dengan arti lelucon yang dibuat oleh Tian Yan.
“Hentikan hal tidak berguna ini dahulu ...” Tian Yan melepaskan kedua ujung pedang mereka dan berjalan pergi ke bawah pohon yang teduh di samping arena bertarung, lalu duduk di bawahnya, begitu juga Jian San dan Bai Qing Ye yang sama-sama duduk dengan sopan di hadapannya.
“Aku ingin bertanya ...” ungkap Tian Yan atas niatnya.
“Apapun itu, Guru!” kata Jian San, entah kenapa mulai tadi dia terus memanggil Tian Yan sebagai guru, meski kedengaran aneh, tapi Tian Yan membiarkannya saja.
““Apa niat kalian berdua mempelajari ilmu pedang?” tanya Tian Yan dengan wajah santai.
“Aku mempelajari ilmu pedang untuk menjadi kuat! Namun, belakangan ini aku menemukan tujuanku belajar ilmu pedang, yaitu ...” Jian San tiba-tiba berhenti berbicara dan melirik Bai Qing Ye dengan wajah sedikit memerah.
“Untuk melindungi seseorang yang spesial dalam hidupku!” jawab Jian San.
“Hoh, jadi itu alasanmu berlatih ilmu pedang.” Tian Yan menoleh ke arah Bai Qing Ye, “Lalu bagaimana denganmu, Bai Qing Ye?”
“Aku ...” Bai Qing Ye sedikit berpikir dan mengingat-ingat masa lalunya.
“Aku mempelajari ilmu pedang karena ini wasiat dari orang tuaku sebelum meninggal. Namun, terlebih daripada itu, tujuanku mempelajari ilmu pedang saat ini adalah untuk mengalahkanmu!” ungkap Bai Qing Ye dengan cahaya dingin di matanya.
“Bagus, Bagus. Kau mempunyai ambisi yang bagus,” Tian Yan memejamkan matanya sambil tersenyum memuni. Setelah itu, dia tiba-tiba membuat kelopak matanya kembali dan berkata dengan pandangan meremehkan, “Kau pasti bisa mencapainya jika berlatih satu juta tahun lagi, tapi sayang sekali umur seorang Nascent Soul paling tinggi hanya 120 sampai 150 tahun.”
“!!!” Bai Qing Ye merasakan tekanan batin di bawah tatapan tajam dari Tian Yan, itu sama seperti dirinya hanyalah manusia biasa sedangkan Tian Yan adalah Binatang Buas tingkat 6.
‘Bagaimana bisa sejauh ini? padahal beberapa bulan yang lalu dia bahkan lebih buruk daripada diriku ...’ batin Bai Qing Ye dihantui oleh rasa tercengang, sebelumnya dia berpikir bahwa paling tidak Tian Yan hanya berjarak selangkah dari dirinya, namun saat ini ... sangat jauh!
__ADS_1
“Ehem, jangan terlalu serius, Bai Qing, aku hanya bercanda ... sesungguhnya tidak ada yang mustahil di dunia ini, selama dunia ini masih memiliki warna.”
“... Hoh, guru, bukan hanya ahli pedang, kau bahkan ahli bahasa juga!” puji Jian San dengan wajah kagum.
Tian Yan tersenyum mengangguk, seakan-akan benar bahwa dia ahli bahasa, padahal aslinya ini adalah kata-kata dari Deity System kepadanya.
“Di kampung halamanku ada suatu pepatah yang mengatakan: Perjalanan seribu mil harus dimulai dengan satu langkah. Itu masuk akal, tapi apakah orang lumpuh harus melakukan hal seperti itu?”
Jian San menggelengkan kepalanya.
“Benar, Baik kalian berdua ataupun aku, mungkin akan menjadi orang lumpuh itu ... kita tidak bisa mencapai tujuan hanya beralaskan kaki, namun kita bisa mencapai tujuan 1.000 mil itu dengan cara terbang.
Dengan kata lain semuanya mempunyai cara-caranya sendiri untuk mencapai tujuannya, tidak semua hal harus melalui jalan yang sama, kadang berbeda dan orang yang melalui jalan 'berbeda' ini, haruslah mempunyai niat dan yang terpenting adalah keberuntungan.”
Mendengar bahasa yang dikeluarkan oleh Tian Yan, keduanya langsung terdiam tak bersuara dan cepat-cepat memejamkan mata mereka seakan-akan mendapatkan suatu pencerahan.
“Hmm, aku sudah seperti guru saja ...” gumam Tian Yan, lalu bangkit berdiri dan pergi meninggalkan mereka berdua.
Sesungguhnya dia bahkan tidak terlalu paham dengan apa yang dia katakan, apa yang dia katakan tadi murni hasil mendadak dalam pikirannya, tidak menyangka hal seperti itu malah membuat keduanya masuk dalam kondisi tercerahkan.
***
Berjalan keluar dari tempat berlatih, Tian Yan menghabiskan waktunya dengan berjalan mengelilingi sekte, meski ketampanannya bisa dibilang lumayan, tapi ketika Tian Yan tersenyum, beberapa tetua wanita langsung tergila-gila kepadanya.
Tian Yan tentu langsung menipu daya mereka dan mengambil semua cincin penyimpanan mereka dengan gerakan yang mulus dan lembut.
Tapi tak hanya sampai di situ saja, bahkan beberapa murid luar yang cantik juga digoda, tentu saja incaran Tian Yan adalah mereka yang kaya, semakin kaya semakin baik, karena sumber daya kultivasi yang dia dapat juga semakin banyak.
Setelah melakukan hal seperti itu selama setengah hari, Tian Yan pun langsung pergi menjauh karena merasakan ada beberapa aura Nascent Soul tahap 7 yang sepertinya datang untuk memeriksa situasi.
Kembali ke dalam kamarnya, Tian Yan akhirnya tidak tahan lagi dan tersenyum ketir, “Hahaha, sekte ini benar-benar ladangnya poin! sekarang bahkan poinku sudah bertambah 1 juta!”
« Bersambung! »
__ADS_1
Jangan lupa tinggalkan like, komentar, dan vote yah. Terima kasih telah membaca :)