Deity System : Cultivation

Deity System : Cultivation
Chapter 074 : Malam Gairah


__ADS_3


'Tidak perlu menghiburku.' Tian Yan tersenyum kecut dan keluar dari Alam Pikiran.


"Dibanding dengan anda, bakatku sangat rendah." Kata Jiao Yue, "Anda bahkan sudah menerobos Origin Dao di usia 19 tahun ... aku usia 19 tahun masihlah seorang Void Tribulation, saking rendahnya bakatku!"


"Itu tidak benar!" Tian Yan berkata dengan halus, justru bakatnya sendiri sangat rendah, jika tanpa System, dia akan membutuhkan ratusan tahun lebih untuk dapat menerobos Origin Dao.


Bahkan, apakah aku bisa keluar dari Benua Wu Dian? Tian Yan masih ragu.


"Tuan ..."


"Kau sangat berbakat, jujur ... aku iri padamu." Tian Yan tersenyum sambil menunduk, "Keluargaku sudah tiada sejak aku kecil, aku benar-benar menjadi nakal, bahkan mencuri demi menghidupi diriku sendiri dengan tekad balas dendam, aku dibandingkan denganmu bukanlah apa-apa."


"Aku hanyalah ..." Tian Yan mendongak, namun terkejut karena keningnya sudah sedikit basah akibat kecupan mendadak dari Jiao Yue.


Chumph!


Jiao Yue menarik ciumannya kembali, dan duduk di samping Tian Yan. "Tuan ... aku percaya dengan penglihatanku, kau akan menggapai segalanya dalam kehidupanmu ini, kau akan melampaui semua Ahli Pedang dan menjadi seperti yang kau inginkan."


Tian Yan tertegun mendengar kalimat itu keluar dari Jiao Yue di hadapannya.


"Hah, Yue ..." Nafas Tian Yan memanas. Keempat pasang mata saling memandang satu sama lain untuk beberapa saat."


Chumph ...


Tian Yan mencium bibir mungil itu dengan bibirnya, menjulurkan lidahnya lebih dalam dan menggeliat dengan lidah pihak lain selama beberapa saat.


"Hah ..." Keduanya memisahkan ciuman mereka, menciptakan jembatan air liur yang terhubung satu sama lain.


Tian Yan sudah tidak bisa mengendalikan pikirannya. Ia secara perlahan membaringkan Jiao Yue ke tempat tidur, sebelum akhirnya seluruh pakaiannya sendiri dia lepas dan naik ke atas Jiao Yue.


Jiao Yue hanya tersenyum dan membuka tangannya ke atas untuk melingkari Tian Yan dengan senyum manis.


"Tuan ..." Detak jantung Jiao Yue berdetak jauh lebih cepat dan nafasnya naik turun.


Tian Yan mengangguk dan mengadu mulut lagi dengan Jiao Yue untuk beberapa saat, sementara tangannya yang lain merogoh masuk dari bawah pakaian ketat milik Jiao Yue dan ******* Gunung Es itu seperti meremas adonan.

__ADS_1


"Uhhnmm ..." Jiao Yue sedikit mendesah ketika merasakan Tian Yan memainkan benjolannya, "Tuan, itu geli ..." bisiknya.


Tian Yan benar-benar tidak lagi peduli dan membuka seluruh pakaian yang dikenakan oleh Jiao Yue hingga kedua-duanya benar-benar tidak mengenakan apapun satu sama lain.


"Silahkan, Tuan!" Jiao Yue melingkari leher Tian Yan dengan erat.


"Baiklah!..." Tian Yan menggunakan salah satu tangannya untuk mengatur Adik Kecilnya di ujung mulut gua.


Jleb!


Dalam satu hentakan Tian Yan langsung menerobos masuk, menghancurkan selaput darah dan mengambil untuk menjadi yang pertama kali bagi Jiao Yue.


Mata Jiao Yue langsung menegang ke atas, merasakan benda super besar itu menerobos masuk ke dalam dirinya, benar-benar menimbulkan rasa sakit, tapi setelah benda besar itu keluar masuk selama beberapa kali, hanya rasa nikmat yang tersisa.


"Ahhhhnnn ..."


"Ahhhnnnn ..."


Tian Yan melaju maju dan mundur secara perlahan sebab ini pengalaman pertamanya sehingga terlihat agak amatir.


"Tuan, cium aku... hah... hah..." pinta Jiao Yue.


Keduanya terus bermain, sesekali mulut Tian Yan mengisap rakus gunung salju besar itu, sesekali juga bagian leher kiri dan kanan untuk menambah suasana menjadi lebih nikmat.


"Hah ... Hah ..."


Setelah 30 menit berlalu, Tian Yan pun merasakan sudah tidak kuat dan buru-buru ingin menarik Adik Kecilnya keluar, tapi Jiao Yue menghentikannya.


"Elf sangat sulit untuk mengandung, kurasa tidak apa-apa, lagipula ..." Jiao Yue berbisik di telinga Tian Yan, "Ini kali pertama."


"!!!" Tian Yan benar-benar terpicu emosinya dengan perkataan Jiao Yue barusan, tanpa basa-basi dia langsung menghentikan Adik Kecilnya jauh ke dalam, hingga membuat Jiao Yue mendesah kuat.


"Cumming!"


Jleb!


Tian Yan mengeluarkan semuanya sekaligus, dan akhirnya nafasnya terjengkal-jengkal. Matanya menatap Jiao Yue yang sedikit keringat, ia pun menoleh ke Adik Kecilnya dan mengeluarkannya.

__ADS_1


"Hah..." Tian Yan berbaring di samping Jiao Yue dengan agak lelah, dan wajah yang sedikit keringat.


Baru pertama kali dia merasakan kenikmatan seenak ini, dia pikir menggunakan tangan dan gunung es Huang Yun saat itu sudah yang paling terbaik, rupanya ada yang lebih baik!


"Tuan sepertinya agak lelah, sekarang giliranku!" Jiao Yue berbicara dengan santai, sebelum Tian Yan dapat menoleh, Jiao Yue sudah berada di atasnya dengan gua suci yang basah dan mengeluarkan susu kental manis dari dalamnya.


Posisinya tepat di ujung tanduk!


"Tuan ..." Jiao Yue sedikit melebarkannya dengan tangannya, sebelum akhirnya menurunkannya secara perlahan hingga masuk separuhnya, namun Tian Yan yang sudah tidak sabaran langsung mencengkram p.a.n.t.a.t.n.y.a dan mengayunkannya ke bawah.


"Ughhh!..."


***


Keesokan paginya, Kapal Terbang itu masih terbang dengan kecepatan cepat di atas udara. Sementara itu, di dalam kamarnya, Tian Yan dan Jiao Yue masih tertidur dengan pulas.


"Hoaammmm ..." Tian Yan menguap ketika membuka matanya kembali, ia langsung menoleh ke samping dan mendapatkan sosok cantik, indah, menawan itu masih tertidur pulas di atas lengannya.


Memikirkan apa yang terjadi semalam suntuk, Tian Yan benar-benar tidak mengira gairah **** Jiao Yue benar-benar tinggi, entah sudah berapa kali dia dibuat cum oleh Elf ini.


"Hmmm ..." Jiao Yue secara perlahan membuka kelopak matanya, dan langsung kedua pandangan saking bertemu.


Jiao Yue tersenyum dan mengucapkan salam. "Selamat pagi, Tuan."


"Ya, terima kasih untuk tadi malam," balas Tian Yan dengan senyum manis yang tulus, membuatnya tanpa sengaja menggunakan 'Aura Ketampanan' yang langsung membuat Jiao Yue sedikit salah tingkah.


"Emmm, aku akan mandi!" Jiao Yue langsung bangkit berdiri dan mengambil handuk, ia berlari keluar dengan wajah memerah yang jelas karena dia sedikit malu.


"Hehehe ... dia mempunyai sisi itu juga rupanya!"


Tian Yan juga bangkit berdiri dan berjalan ke arah kamar mandi, mungkin untuk melakukan olahraga pagi yang sehat.


Namun, baru saja berjalan beberapa langkah, Tian Yan merasakan ada Energi Lain yang bersarang di dalam dantiannya.


"Ah, aku lupa! aku harus segera mengolah Energi Yin ini sekarang!"


Energi Yin ini berasal dari Primordial Yin yang dia dapatkan tadi malam dari Jiao Yue setelah menjadi yang pertama kali baginya saat itu.

__ADS_1


[Bersambung!]


FYI: Primordial Yin itu Energi Yin yang tersimpan di dalam keperawanan seorang wanita.


__ADS_2