
Bukan hanya itu, akan tetapi pedang yang digenggam oleh Tian Yan jelas adalah kualitas terbaik, itu bukan kualitas abal-abal. Bahkan Huang Yun hanya memiliki satu artefak dengan kualitas semacam itu.
"Dari mana sebenarnya harta bocah ini?" Huang Yun bertanya-tanya, tapi tiba-tiba dia sadar bahwa ada beberapa serangga yang mengganggu di sekitar, "Hmm ... coba lihat, jika dia tidak bisa mengurus mereka, maka aku akan membantu."
"Groarrr~!"
Naga petir sekali lagi mengeluarkan Auman Naga, lalu menyambar turun ke bawah dengan maksud untuk menelan Tian Yan secara utuh-utuh.
"Hmm ... benar saja, tidak mempunyai otak adalah sesuatu yang sangat berbahaya!" Tian Yan berkata seperti itu sambil menyeret salah satu kakinya ke belakang, dan menggunakan gerakan menyamping, seolah siap kapan saja untuk menyerang.
"Teknik Pedang ..." Tian Yan bergumam dan menyerap seluruh Energi Spiritual di wilayah sekitar secara gila-gilaan ke dalam pedang miliknya.
"Groar."
Pada saatnya tiba, Tian Yan pun melompat dan menginjak udara dari kiri ke kanan, seolah ada pijakan di sana, padahal itu hanya udara kosong.
Tufft! Tufft! Tufft!
Pada lompatan terakhir, Tian Yan pun tiba di depan kepala raksasa naga petir itu dan membiarkan dirinya ditelan ke dalamnya.
"Penghancur Benua!" Suara Tian Yan sangat mendalam seketika dan seluruh dunia seolah menjadi sunyi, hanya ada suara pedangnya yang berlalu.
SRIIING GGG ...
Sunyi!
Boooom!!...
Duarrrrr!!...
Wuuuuusshhhh ...
Di atas udara, naga emas itu dihancurkan menjadi gumpalan energi yang terpisah-pisah dan secara perlahan terserap masuk ke dalam tubuhnya.
Swooooshhhh~!
Sebuah serangan pedang tiba-tiba melesat dari samping kiri dan mengarah ke arahnya. Tian Yan yang mendapatkan kejutan tiba-tiba seperti ini jelas terkejut dan buru-buru berbalik dan memusnahkan serangan tersebut.
Boom!
"Kalian, ayo serang sebelum seluruh energi naga petir itu terserap ke dalam tubuhnya!" kultivator yang sebelumnya berniat menggagalkan itu langsung memerintahkan semua bawahannya.
"Baik!"
"Tebasan pedang!"
__ADS_1
"Tebasan Surgawi!"
"Pembantai Nenek!"
Dengan berbagai nama teknik pedang yang unik, mereka masing-masing melepaskan serangan jarak jauh ke arah Tian Yan yang kini baru saja berhasil menghentikan serangan pertama.
"Teknik pedang: Petir Pemusnah!" pemimpin mereka mengangkat pedang tinggi-tinggi dan mengirimkan sebuah pedang tajam yang terbuat dari elemen petir untuk memusnahkan ke arah tubuh Tian Yan.
"Hei!" Tian Yan benar-benar mengumpat dalam hatinya. Aku baru saja akan menerobos, sekarang kalian benar-benar ingin membunuhku? apa dosaku?! apa kesalahanku?!!
Tapi menyalahi nasib hanyalah tindakan tidak berguna, jadi Tian Yan hanya bisa bergantung pada sesuatu sambil menciptakan pertahanan yang kuat untuk menangkal semua serangan yang datang ini.
Ledakan! Ledakan! Ledakan!
Melihat Tian Yan yang benar-benar terkena semua serangan itu, wajah pemimpin mereka terlihat sangat gembira dan senang, akhirnya dia bisa melepaskan unek-uneknya sendiri.
Booomm!!
Suara ledakan berlalu dan seluruh kabut asap menghilang, hanya menyisakan seorang Tian Yan di sana berdiri dengan pedang biru di tangannya dan wajah yang menyengir dengan senyum licik.
[Ding! Host berhasil menerobos Martial Spirit Tahap Awal!]
[Ding! Host mendapatkan 50 Poin Langit!]
Mendengar semua itu di Alam Pikiran, wajah Tian Yan hanya bisa tersenyum walau hatinya merasa lega sebab jika kurang dari sedetik saja maka dia pasti tidak bisa mencapai titik ini.
"Jadi ini kekuatan Martial Spirit Realm." Tian Yan mengepalkan tinjunya dan merasakan aliran kekuatan murni yang mengalir deras melalui meridiannya. "Jika aku sekuat ini, aku pasti bisa mengalahkan Jiao Wen sialan itu!"
Tapi itu masa lalu, Tian Yan tidak bisa terus tinggal pada masa lalu, jadi ...
"Kalian, layak menjadi bahan percobaanku!" Tian Yan tersenyum jahat dan dengan satu langkah kaki ke depan, dia sudah tiba di depan pemimpin penjahat ini dan membungkamnya dengan tinju dari tangan kanannya, sebab tangan kirinya memegang pedang.
"Jangan sombong!" Pemimpin para penjahat itu buru-buru menghindari serangan itu dan hendak melakukan serangan balasan, namun rupanya serangan sebelum tidak sepenuhnya meleset, sebab ada sisa kekuatan yang mementalkan wajah pihak lain hingga terlempar ke samping.
Ini dapat terjadi sebab gerakan Tian Yan sangat cepat sehingga membengkokkan arah angin dan membuat angin di udara menghantam wajah pihak lain dengan sempurna.
"Dia benar-benar melakukannya!" Huang Yun berseru dengan tatapan terkejut. Dia kaget bukan berarti bakat Tian Yan jauh lebih baik, dia hanya kaget saja, itu adalah respon normal ketika seseorang melihat sesuatu yang unik dan langka seperti yang dilakukan oleh seorang Tian Yan.
"Ukkkk ..." setelah pemimpin mereka dikirim pergi oleh Tian Yan, mereka yang hanya para bawahan langsung menjadi ketakutan dan mencoba untuk berbalik untuk melarikan diri, akan tetapi susuk tiannya yang sebelumnya ada di belakang mereka kini sudah tiba muncul di depan mereka dan melakukan sebuah serangan tebasan yang membesar hingga sangat besar dan menyambar tubuh mereka.
Slashhhh!!
[Ding! Host berhasil membunuh 3 Martial Spirit Tahap Awal!]
[Ding! Host mendapatkan 135 miliar Exp!]
__ADS_1
[Ding! Mendapatkan 135 Poin Langit!]
[Ding! Dalam satu minggu Host akan menerobos Martial Spirit Tahap Menengah!]
"Baguslah!" Tian Yan mengalihkan pandangannya lagi ke samping dan meluncur ke bawah. Pria paruh baya yang dipentalkan juga akhirnya menegakkan kembali tubuhnya dan meluncur ke atas untuk bertemu dengan Tian Yan.
"Jangan remehkan aku!" Pria paruh baya itu melakukan serangan tebasan dalam satu gerakan mematikan langsung ke arah tubuh Tian Yan menggunakan pedang tingkat spirit miliknya.
Meski ini konyol.
"Kau yang terlalu meremehkanku, bedebah!" Tian Yan mengangkat tangannya tinggi-tinggi, lalu mengayunkan pedangnya dengan cepat ke bawah.
Sringgggg ...
Tringgggg ...
"Kuhhhkkkk ..." Wajah pria paruh baya itu seketika menjadi tertekan, dan mentalnya benar-benar jatuh ketika menyadari tingkat pedang yang digunakan oleh Tian Yan.
"Si.. al."
Kraukk...
Suara patah pedang terdengar sangat renyah seperti kerupuk ikan yang dipatah, meski begitu itu merupakan suara kekalahan bagi seorang pendekar pedang.
"Uakkkk!!" Wajah pria paruh baya tersebut menjadi pucat dan memuntahkan seteguk darah sebelum akhirnya terjatuh dengan punggung menghadap ke bawah.
Pada detik-detik terakhir hidupnya pria paruh baya itu melihat Tian Yan mengangkat pedangnya tinggi-tinggi ke atas lalu menggunakan sebuah serangan penghabisan yang langsung menyambar ke arah tubuhnya.
Slashhh!
Booom~!
[Ding! Host berhasil membunuh Martial Spirit Tahap Menengah!]
[Ding! Host mendapatkan 90 miliar Exp!]
[Ding! Host mendapatkan 100 Poin Langit!]
Selesai! Semudah itu!
Tiga Martial Spirit Tahap Awal dan satu Martial Spirit Tahap Menengah benar-benar seperti bayi umur tiga tahun yang sangat rentan di hadapan Tian Yan, tentu saja dengan bantuan pedangnya itu.
"Luar biasa, Xiao Yan." Huang Yun tiba-tiba muncul di sampingnya dan memberi selamat dengan tatapan antusias, "Kau benar-benar sudah lebih kuat, aku sampai tidak percaya kau dulu kultivator kecil yang aku temui di Benua Wu Dian."
[Bersambung!]
__ADS_1