Deity System : Cultivation

Deity System : Cultivation
Chapter 056 : Pertarungan Xun Die


__ADS_3

Di tengah-tengah hutan yang cukup tandus, Tian Yan bersama dengan Xun Die tengah melompati di atas dahan-dahan pohon seperti ninja, dengan cepat dan lincah.


"Hah, ini semakin membosankan saja, tidak ada hal yang menarik!" kata Tian Yan sambil menguap.


[Ding! Terdapat seorang kultivator Nascent Soul tahap 4 di depan!]


Tap Tap...


'Kultivator yah, bukankah itu normal?'


Di hutan yang seluas ini, Tian Yan merasa bukan hal yang aneh jika dirinya menemukan satu atau dua kultivator.


"Ayo cepat!"


"Eh, ada apa?"


"Sepertinya ada kultivator di depan sana."


"..." Xun Die mengernyitkan keningnya, bahkan dengan kesadaran spiritual miliknya, ia masih tidak tahu di mana kultivator yang dimaksud.


Namun, ia tetap saja mengikuti Tian Yan dapat mempermasalahkan hal lain.


Swuus.. Swussh..


Keduanya mempercepat lompatan dan setelah beberapa hening waktu berlalu, keduanya akhirnya berhenti dan bersembunyi untuk melihat apa yang terjadi.


Ting!... Ting!... Ting!...


Di tempat lapang, tiga orang berpedang tengah mengelilingi seorang wanita dengan pakaian ungu yang seksi.


"Gadis itu ..." Tian Yan bergumam, dia adalah Sheng Yi yang pernah ia temui saat itu ketika selesai melawan Beruang Hitam.


"Itu Sheng Yi!" kata Xun Die, sedikit mengejutkan Tian Yan.


"Kau kenal dengan dia?" Tian Yan bertanya.


"Tentu saja, bodoh! lagipula dia berasal dari Sekte Inlong yang berada di bawah Tanah Suci Sheng Yun!" kata Xun Die sedikit keras hingga akhirnya membocorkan keberadaan mereka.


"Siapa di sana?! keluarlah!"


"Ughh, kenapa? kau sengaja kan, aku tahu itu!" Tian Yan berkata dengan nada kesal.


"Sudahlah, lupakan tentang itu, sekarang lebih baik kita selamatkan Saudari Sheng Yi!" Xun Die langsung berbalik dan menarik tangan Tian Yan agar keluar dari persembunyian mereka.


Melihat siapa yang keluar dari semak-semak, wajah ketiga orang yang mengepung Sheng Yi tampak terkejut.


"Itu kalian!"


"Itu kau!"

__ADS_1


Dua orang adalah Wu Yun dan Wu Yan yang sebelumnya menganggu ketika mengambil Buah Umur Panjang, sementara yang satunya lagi adalah pemuda yang bersama dengan Sheng Yi sebelumnya.


Tidak heran ketiganya bisa mengenal Tian Yan.


"Saudari Xun!" Mata Sheng Yi yang putus asa tampak berbinar kembali, dan menghilangkan cahaya keputusasaan di dalamnya.


Melihat kondisi Sheng Yi saat ini yang memprihatinkan, Xun Die langsung membangkitkan amarahnya dan menatap ketiganya dengan kesal. "Kalian benar-benar menindas yang lemah!"


"Kami menindas? kami tidak akan menindas jika wanita itu memberikan Rumput Raja Hijau di tangannya kepada kami!" kata Wu Yun sambil menunjuk ke arah Sheng Yi.


"Rumput Raja Hijau?"


[Itu merupakan Rumput Herbal Tingkat Langit peringkat rendah, berguna untuk meracik Pil Pembersih Kotoran!]


'Hanya peringkat rendah ...' Tian Yan sedikit kehilangan minat.


"Karena saudari Sheng Yi yang mendapatkannya, maka itu adalah miliknya!" Xun Die memperingati ketiganya.


"Omong kosong! saudara, ayo kita bunuh j^lang ini terlebih dahulu!" kata Wu Yan, dan dengan tidak sabaran langsung berlari maju ke arah Xun Die dengan pedang tajam di tangannya.


"Aiyo ... mereka ini ..." Tian Yan baru ingin bersiap-siap untuk melawan balik. Namun, perkataan Xun Die membuatnya berhenti.


"Jangan menggangguku, Tian Yan!"


Tian Yan sedikit terkejut sejenak, tapi dia akhirnya hanya mengangguk, "Lakukanlah dengan cepat."


"Yaaa ..." Xun Die langsung mengeluarkan Pedang Cantik miliknya dan memasukkan Zhen Qi secara gila-gilaan ke dalamnya, lalu bertarung melawan Wu Yan.


"Ugh ... kau sudah menerobos ranah!" Wu Yan seketika merasa kesulitan. Namun untunglah datang Wu Yun dan Pemuda satunya untuk membantunya melawan Xun Die.


"Jangan remehkan aku! tarian pedang!"


Setelah Xun Die mengatakan itu, separuh Zhen Qi miliknya langsung berpusat pada kakinya, membuatnya dapat bergerak dua kali lipat lebih cepat.


Ia berhasil menghindari tebasan horizontal dari Wu Yan dengan cara menunduk sampai kepalanya hampir menyentuh tanah.


Ketika dirinya berhasil meluruskan osisinya kembalu, Wu Yun dan pemuda satunya kini menyerang dirinya dari kedua sisi, kiri dan kanan.


Flip!...


Xun Die meloncat ke atas, sehingga berhasil mengelabui keduanya, lalu ia merentangkan kedua kakinya ke kiri dan kanan sehingga mengenai tepat di wajah Wu Yun dan wajah pemuda satunya.


*Bambam*


Wajah keduanya benar-benar bonyok dan keduanya terpental jauh ke masing-masing arah.


"Brengsek, kau boleh juga!" Wu Yan yang sebelumnya ada di belakangnya, langsung datang dengan gerakan ingin menikam.


Tsruk!...

__ADS_1


"Ughh ..."


Pedang Wu Yun itu benar-benar menimbulkan sedikit lecet ketika melalui pinggangnya, namun itu justru adalah awal dari jebakan.


Xun Die yang berpura-pura terluka langsung memegang pedang pihak lain dan menariknya sehingga Wu Yun terpaksa ikut tertarik ke arahnya saat tangan kanannya yang satunya sudah mengisi Zhen Qi yang kuat ke dalam Pedang Cantik miliknya.


Jadi tepat ketika Wu Yun ikut tertarik ke arahnya, Xun Die langsung mengambil gerakan memutar dan menusuk dengan kuat ke arah tubuh Wu Yun, "Matilah!"


*Tsruk!*


"Uaakkk ..."


Serangan menusuk itu tepat benar-benar menusuk jantung pemuda itu dan membuat matanya terbelalak sempurna, tidak percaya jika dirinya akan mati oleh Xun Die.


"Kakak!" Wu Yan, sang adik perempuan, jelas sangat marah ketika tahu saudaranya kini mati di depan matanya.


"Bajingan, beraninya kau membunuh kakakku!" Dengan penuh amarah Wu Yan langsung berlari maju dan meloncat tinggi-tinggi ke langit.


"Tebasan Ganda: Pemusnahan!"


Sebuah teknik pedang dikorbankan, memunculkan dua siluet pedang raksasa yang menebas turun seperti bulan sabit, cepat dan menakutkan.


"Itu sangat menakutkan yah ..." Tian Yan bergumam.


"Aku akan menghancurkannya!" Xun Die terlihat lebih serius, dan dia juga meluruskan pedang di depan wajahnya.


Xun Die memejamkan matanya. 'Aku tidak tahu apa ini ... namun aku menyadari sesuatu ... aku sudah menguasainya ... yang diajarkan oleh Saudari Qing dahulu!'


Tepat ketika dia membuka matanya kembali, muncul sesuatu berwarna emas yang menyelimuti seluruh bagian pedangnya, terlihat indah namun tersarang kekuatan yang menghancurkan di dalamnya.


'Niat Pedang!' Tian Yan cukup terkejut melihatnya, dia juga tidak menyangka jika Xun Die sudah menguasai Niat Pedang, yang artinya saat ini Pemahaman Prinsip Pedang nya sudah mencapai tingkat 1!


"Niat pedang adalah niat hatiku, niat hatiku adalah menghancurkan kegelapan, dan kaulah kegelapan itu!"


Xun Die memajukan kaki kanannya satu langkah ke depan, dan badannya sedikit membungkuk ketika dirinya mulai mengambil gerakan dan mengayunkan pedangnya dari kiri ke kanan.


"Tebasan kilat!"


Sring!...


Sebuah tebasan yang tercipta dari gabungan Zhen Qi dan Niat Pedang terbang ke atas dan bertemu dengan kedua serangan ganda yang turun.


Boom!


Dengan telak serangan Tebasan Kilat berhasil menghancurkan dua serangan pihak lain, dan bukan sampai di situ saja, sisa serangan terus berlanjut hingga mengenai diri Wu Yan yang masih berada di udara.


"Tidakkkkkkkk ..."


Booooommmm...!!

__ADS_1


[Bersambung!]


__ADS_2