
**Dentang! Dentang**!
Suara benturan dua logam terus berderit, percikan api pun terus menerus keluar dari kikisan antara keduanya, ini adalah pertarungan teknik pedang antara Tian Yan dan Deng Guang, itu spektakuler.
Setiap tebasan dari Tian Yan seperti seorang yang sangat ahli dalam Prinsip Pedang, akan tetapi setiap gerakan balasan dari Deng Guang juga terlihat seperti seorang yang sangat mahir dalam Prinsip Tombak.
Dalam kurun waktu yang singkat saja, keduanya sudah saling bertukar ratusan gerakan, Tian Yan dengan pedangnya, sementara Deng Guang dengan tombaknya yang indah.
"Hah! Rupanya kau bukan kesemak lembut!" Deng Guang mendengus dingin dan melancarkan tusukan pedang ke arah pinggang Tian Yan.
"Kau juga tidak buruk!" Tian Yan menghindar serangan tombak tersebut, lalu menyumbangkan tinju dengan tangan kirinya ke arah wajah Deng Guang, akan tetapi Deng Guang juga sudah melakukan hal yang sama, sehingga kini kedua tinju mereka saling memukul di wajah satu sama lain.
Bam! Bam!
"Ughhh ..."
"Ughhh ..."
Keduanya semakin mendorong tinju satu sama lain untuk beberapa detik, sebelum akhirnya hati Tian Yan menjadi dingin karena melihat Deng Guang menyeringai dingin kepadanya.
"Cahaya Suci!"
Seketika kedua bola mata Deng Guang langsung berubah menjadi seperti lampu pijar yang memancarkan cahayanya ke wilayah sekitar, dan membuat seluruhnya berubah menjadi sangat terang, bahkan penglihatan Tian Yan menjadi tidak nampak.
"Aku baru saja memulainya!" Suara Deng Guang berdesir di telinganya, membuat Tian Yan akhirnya menarik dirinya ke belakang untuk menjaga jarak, akan tetapi secara tiba-tiba saja sebuah tendangan sudah muncul dan menghajar tubuhnya dengan keras dari belakang.
Bang!
Tian Yan memuntahkan seteguk darah, sebelum dia akhirnya dapat menyesuaikan kembali posisinya, satu tendangan lagi sudah datang dari sampingnya yang membuatnya seperti bola yang disepak.
Sama pula seperti sebelumnya, kini ketika ada firasat Tian Yan mengatakan Deng Guang akan menyerang dari sebelah kanan, ia langsung buru-buru memasang posisi bertahan, namun dugaannya salah! Sebab secara tiba-tiba saja muncul tombak emas yang berasal dari atas kepalanya.
Tring!
"Hehe, begitu saja?" Tian Yan mencibir sambil terus menahan serangan barusan menggunakan Pedang Naga Emas miliknya.
__ADS_1
"Hehe, kenapa kau sombong? teknik Cahaya Suci ini akan bertahan dalam satu menit, dan itu sudah cukup untuk mengalahkanmu!" Deng Guang masih terus mencibir tanpa memberitahu di mana posisinya, Tian Yan juga tidak dapat melihatnya sebab saat ini penglihatannya tertutup karena terlalu silau.
Tian Yan berkata, "Kau memang sangat kuat Deng Guang, mungkin ini karena Elemen Cahayamu, akan tetapi ..." Tian Yan memelankan nadanya, lalu meletuskan auranya keluar dari dalam tubuhnya, aura yang sangat hitam!
Elemen Kegelapan!
Elemen Cahaya dikenal sebagai salah satu elemen terkuat, akan tetapi ketika bertemu dengan kebalikannya, itu akan saling bertentangan.
Tepat ketika Tian Yan baru saja mengeluarkan Elemen Kegelapan miliknya, itu langsung menelan Elemen Cahaya yang ada di sekitar seperti memakan biskuit. Cahaya sifatnya akan selalu memenuhi ruang terbuka, akan tetapi kini cahaya benar-benar tidak bisa menyentuh ruang yang diselimuti oleh Elemen Kegelapan.
"Elemen Kegelapan!" suara kaget Deng Guang terdengar dari salah satu tempat, yang langsung mengekspos keberadaannya untuk diserang oleh Tian Yan.
"Jadi kau ada di sana!" Tian Yan mengalihkan perhatiannya ke arah timur, dan dengan rentangan tangan ke depan, beberapa bola api pun dikirim ke sana.
Ledakan! Ledakan!
Setelah suara ledakan berlalu, efek cahaya suci juga ikut menghilang, hanya memaparkan kondisi Deng Guang yang saat ini sedikit hangus di wajahnya, namun tidak terluka.
"Kau benar-benar membuat raja ini kesal sekarang!"
Mendapatkan pemberitahuan seperti itu dari System membuat Tian Yan yang mulanya waspada, menjadi lebih waspada.
Di lain sisi, setelah suara Deng Guang berlalu, Deng Guang pun menghunuskan tombaknya ke atas dan itu langsung bersinar bagaikan cahaya lampu.
"Cahaya ... menyatu!"
Ketika dia selesai mengucapkan hal itu, seluruh cahaya yang ada dalam rentang jarak 50 mil dari kiri ke kanan dan atas langsung terserap masuk ke dalam tombaknya, menyebabkan tempat yang semulanya sangat cerah kini berubah menjadi gelap.
"Hei ..." Tian Yan hampir kaget, ini pertama kalinya dia mengetahui cahaya bisa diserap, dunia kultivasi memang tidak masuk akal.
'Apa aku bisa melakukan itu juga?'
\[Sayang sekali, tidak ada teknik yang bisa menyerap kegelapan.\]
__ADS_1
'Arghhh ...'
"Kalau begitu ..." Tian Yan juga tidak mau pasrah begitu saja.
Dengan teriakan keras, dia pun menghunuskan tombak ke atas, "Hyahhhhhhhhhhh!!"
Aura energi alam dalam rentang puluhan mil dari sekitarnya langsung terserap masuk ke dalam pedang, kejadian ini terus berlangsung untuk beberapa saat, sampai ketika kedua belah pihak merasa apa yang mereka butuhkan sudah cukup, maka mereka pun mengunci sampai di sana saja.
"Tian Yan!!!" Deng Guang terbang sedikit lebih tinggi sambil terus menghunuskan tombaknya ke atas.
"..." Wajah Tian Yan tetap serius, sesungguhnya dia ingin melakukan hal yang sama juga, tetapi dia tidak tahu nama orang yang dia lawan ini, jadi Tian Yan hanya bisa mencoba untuk bersikap dingin.
"Jangan banyak oceh, mari akhiri ini semua!" Tian Yan sudah tidak sabar lagi, ia pun memajukan kaki kanannya ke depan, sementara tangan yang memegang pedang ditekuk ke arah samping pinggang, seperti seorang samurai yang akan melakukan tebasan.
Di lain sisi, perlawanan antara Jiao Yang dengan Leluhur II terus berlanjut seimbang, begitu juga dengan pertarungan antara Leluhur IV melawan Jiao Yue dengan Bing Hua, itu adalah pertarungan yang ... berat sebelah!
Leluhur IV awalnya sangat meremehkan keduanya sebab dilihatnya keduanya hanyalah Origin King Lapisan 2, tapi sikap sombongnya itu justru seperti ditampar keras, bahkan karena dia agak lengah sebelumnya, ada tersisa tebasan pedang di antara pinggang dan pipinya.
Artinya kedua wanita ini sangat kuat!
Akan tetapi ini masih seimbang. Berbeda dengan Deng Guang yang masih bisa disebut sebagai pucuk baru, dia adalah daun tua.
Kultivasi Origin King Lapisan 3 nya sudah begitu mendalam dan sangat lama, bahkan jika dia melawan Origin King Lapisan 3 normal, masih ada 10% kesempatan menang.
Dentang! Dentang!
Serangan Bing Hua berhasil dihalau dengan mudah, sebaliknya Leluhur IV justru langsung melancarkan serangan balik sekaligus menendang perut Bing Hua dengan tendangan berputar sehingga membuatnya meluncur datar ke belakang.
"Ini saatnya!" Dari arah terpentalnya Bing Hua, Jiao Yue yang kini sudah siap langsung meluncurkan anak panahnya yang sudah dilapisi oleh Elemen Api, dan dipercepat dengan kekuatan Elemen Angin.
**Swoooshhh**!!
**Swoooshhh**!!
__ADS_1
Melihat anak panah berapi-api yang sedang menuju dirinya ini, membuat Leluhur IV sedikit bergidik ngeri, hanya karena kekuatan yang terkandung di dalamnya benar-benar sangat menakutkan.
\[**Bersambung**!\]