Deity System : Cultivation

Deity System : Cultivation
Chapter 079 : Keluarga Lu


__ADS_3


Melihatnya, Lu Xi langsung bangkit berdiri dan berjalan menghampirinya.


"Ayah!" Ia langsung memeluk Lelaki Paruh Baya itu dan tak tahan untuk mengeluarkan air matanya.


Ayahnya tergerak hati dan mengelus kepala Lu Xi. "Siapa yang melakukan ini? katakan pada ayah."


Lu Xi melepas pelukannya dan mengusap matanya. "Itu Qiang Li dari Keluarga Qiang!" jawabnya.


"Keluarga Qiang?!" Wajah lelaki paruh baya itu sangat terkejut. Keluarga Qiang bukan keluarga besar ataupun keluarga kecil di Kekaisaran Bulan Suci, mereka mempunyai seorang Origin Field Lapisan 3 dan beberapa ahli di bawahnya.


Tapi meski tahu begitu, tekad lelaki paruh baya itu tidak terhenti, "Mereka berani macam-macam, aku akan pergi dan meminta keadilan pada mereka!"


Ia langsung berbalik dan hendak berjalan pergi, tapi tiba-tiba dia terpikirkan sesuatu, dan tidak bisa untuk langsung berbalik dan bertanya, "Qiang Li adalah Origin Field Lapisan 1, bagaimana kalian bisa selamat? ataukah kau sudah di apa—"


"Ayah, apa yang kau pikirkan?" Lu Xi sedikit memasang wajah cemberut. Ia lalu menoleh dan memperkenalkan Tian Yan, "Saudara Tian Yan lah yang menyelamatkan aku dan kakak!"


Tertegun ...


Ia melihat dari bawah dan ke atas Tian Yan. "Origin Dao Lapisan 3 ...." Ia bertanya, "Apakah kau benar-benar yang menyelamatkan putra dan putriku?"


"Jika bukan aku, siapa lagi?" balas Tian Yan setelah bangkit berdiri juga.


'Dia benar-benar menyelamatkan mereka, apakah dia memiliki bakat atau artefak kuat yang membantunya untuk melakukan ini?'


'Tunggu, mungkinkah dia anak haram Kaisar? jika begitu masuk akal jika dia memiliki bakat ataupun artefak kuat yang dapat membantunya mengalahkan Origin Field Realm.'


'Ataukah dia kultivator kuat yang menyamar?'


'Atau mungkin dia mata-mata musuh?'


'Ataukah dia—'


"Ayah, aku yakin kau sedang berpikir panjang lagi!" Lu Xi membangunkannya dari pikiran dugaannya yang terlalu banyak.


'Sial, apakah aiu dicurigai sebagai orang jahat?' Tian Yan melihat semua ini dengan pandangan tenang.


"Meski begitu aku akan tetap meminta keadilan pada mereka!" Lelaki paruh baya itu berbalik lagi, tapi kali ini sudah muncul Pemuda bermarga Lu yang sebelumnya dipukuli oleh anak buah Qiang Li.

__ADS_1


"Lu Fang!" Wajah sang Ayah menjadi khawatir dan buru-buru membawa Lu Fang untuk duduk di salah satu kursi meja.


"Terima kasih, Ayah." Lu Fang duduk secara perlahan, dan menghela nafas lega.


Matanya lalu memandang ke arah Tian Yan, dan tanpa mengurangi rasa hormat, dia langsung membenturkan kepalanya ke meja itu hingga agak retak. "Aku Lu Fang benar-benar berterima kasih kepadamu karena sudah menyelamatkan adikku!"


"!!!" Ayahnya sedikit terkejut, tapi syukurlah jika memang Tian Yan benar-benar menyelamatkan anak-anaknya.


"Saudara Lu, Aku ini orang yang baik hati dan suka menolong ..."


[...]


"Hal kecil seperti ini tidak perlu terlalu dipedulikan!" ungkap Tian Yan dengan senyum tenang.


Senyum dan Auranya benar-benar terlihat positif dan cerah di hadapan Lu Xi, membuatnya tersenyum senang dan hatinya berdetak lebih cepat.


"Aku, Lu Yuo, juga berterima kasih kepadamu, Junior Tian, jika ada yang kau butuh, maka katakanlah, aku akan membantu sebisaku!" kata Ayah mereka dengan nada yang rendah hati.


Inilah yang ditunggu-tunggu oleh Tian Yan!


Dengan wajah seperti ragu-ragu [Hanya Akting] dan sungkan [Juga Akting], Tian Yan berkata, "Senior, jika memang bisa, bisakah Junior ikut denganmu ke pertemuan yang akan diadakan nanti?"


Lu Fang menjelaskan, "Ayah, ada perayaan yang akan diselenggarakan oleh Kaisar dalam dua minggu yang akan datang. Kaisar mengundang setiap perwakilan dari Keluarga yang memiliki seorang Origin Field untuk datang."


"Perayaan? untuk siapa?"


"Kabarnya Tuan Putri Ke-2 sudah kembali ke Kekaisaran setelah 1 tahun ditugaskan oleh Kaisar untuk menjadi penguasa di suatu Kerajaan Kecil!"


"Seperti itu rupanya." Lu Yuo sepenuhnya paham tentang apa yang dibicarakan oleh anaknya.


"Biasanya akan ada 3 orang dari setiap perwakilan ... biarkan Saudara Tian menggantikan posisiku!" ujar Lu Fang.


Lu Yuo tampak berpikir sejenak dengan permintaan putranya, sebelum akhirnya dia setuju: "... Baiklah, lagipula kau masih sakit dan tidak akan sembuh dalam dua minggu ini."


"Tapi ..." Lu Yuo berbalik kepada Tian Yan, "Kenapa Junior begitu tertarik dengan perayaan ini?"


Tian Yan menjawab, "Aku mendengar bahwa Tuan Putri Ke-2 atau Tuan Putri Hua sangat cantik dan rupawan, aku hanya ingin melihat secara langsung apakah itu benar atau tidak!"


"Rupanya begitu ... tapi, apakah Junior tidak keberatan jika menggunakan marga Lu selama di sana? aku khawatir kau akan diusir jika ketahuan hanya ikut-ikutan."

__ADS_1


"Tidak masalah!" balas Tian Yan.


Mereka pada akhirnya menghabiskan waktu dengan berbincang-bincang selama beberapa saat hingga Lu Yuo pun berhasil menenangkan amarahnya dan berpikir lebih jernih untuk ke depannya.


"Pelayan!"


Tak lama seorang pelayan wanita berlari masuk dan berdiri tak jauh dari tempat mereka berada.


"Bawa Junior Tian ke kamarnya dan layani dia dengan baik selama dua minggu ke depan!" Lu Yuo mengamanatkan kepada pelayan tersebut.


"Baik, Tuan!"


Pelayan itu lalu menoleh ke arah Tian Yan, "Lewat sini."


Tian Yan mengangguk, dan berkata sebelum akhirnya bangkir berdiri, "Ada perkerjaan."


Ia akhirnya dituntun ke sebuah kamar yang jauh dari ruangan utama, tapi meski begitu masih merupakan tempat yang layak huni, terlebih daripada itu terdapat susunan formasi yang melindungi kamar tersebut sehingga jauh lebih privasi.


"Tuan, anda bisa memanggil saya setiap malam jika perlu!" kata pelayan itu dengan kepala tertunduk.


Tian Yan sedikit meliriknya, dia hanya bisa mengangguk dan berjalan masuk tanpa berkata-kata.


Setelah masuk ke dalam kamarnya dan sudah menutup pintu, Tian Yan akhirnya tidak bisa membantu untuk tidak berteriak agak keras.


"Arghhh ..." Dia merasa dada sebelah kirinya seperti ditusuk oleh sebuah jarum tajam, tidak begitu sakit tapi agak mengganggu.


"Yue, jangan banyak tingkah!" Tian Yan menarik keluar Jiao Yue.


"Maafkan aku, Tuan ..." Jiao Yue merubah wujudnya kembali menjadi wujud wanita cantik tanpa sayap.


"Apa kau cemburu?" Tian Yan masih merasakan sakit tapi saat ini dia hanya bisa melupakannya.


"Ya!" jawab Jiao Yue dengan ekspresi datar, yang langsung cukup mengejutkan Tian Yan di dalam hati dan pikiran.


'Lah, harusnya kau berkata TIDAK sambil malu-malu!' batin Tian Yan, semuanya berjalan tidak sesuai ekspektasinya.


"Tuan, jika memang anda butuh hal seperti itu, ada saya di sini, saya selalu siap selama 24 jam!" Jiao Yue membusungkan dadanya ke depan dan berkata dengan ekspresi serius.


"Tolong hentikan itu, kau membuatnya seolah aku penggila segs."

__ADS_1


[Bersambung!]


__ADS_2