Deity System : Cultivation

Deity System : Cultivation
Chapter 082 : Bing Hua


__ADS_3


Mendengar itu, Tian Yan melanjutkan percakapan sebentar, yang membuat pihak lain hanya bisa menghela nafas dan pergi.


"Dengan 4,5 miliar poin yang aku punyai sekarang, bukan hal mustahil untuk menerobos ranah Origin Field dalam 1 minggu," gumam Tian Yan.


Tapi seolah dewa tidak mengizinkannya untuk bersenang, sesaat setelah Lu Yuo ke luar, Lu Yuo berjalan kembali masuk ke dalam ruangan itu dengan wajah serius.


"Eh? apakah ada sesuatu?"


"Dermawan Tian, baru saja ada orang dari pihak kekaisaran yang memberi kabar bahwa mereka mempercepat jadwal perayaan ini, yaitu besok!"


"Ancrit ..." Tian Yan benar-benar terkejut dari dalam lubuk hatinya.


"Dermawan Tian silahkan siapkanlah diri sebaik mungkin untuk besok, aku akan memurnikan pil ini terlebih dahulu!" kata Lu Yuo dengan ekspresi serius.


"Ehh ... baiklah."


Lu Yuo mengangguk lagi dan berjalan pergi meninggalkan Tian Yan seorang diri di sana.


'System, apakah ada pil untuk menerobos ranah Origin Field dengan cepat?'


[Tentu ada, akan tetap dengan kultivasi Host saat ini masihlah membutuhkan waktu 2-3 hari untuk menyerapnya.]


'Urghhh, nasib sial macam apa ini ...'


***


Malam hari, Tian Yan bersama dengan Jiao Yue sedang berbaring di tempat tidur, Tian Yan tidak mengenakan bajunya, sementara Jiao Yue mengenakan Lingerie yang menggoda itu.


Jiao Yue berbaring sambil membaca kitab The Law Of Sky, sementara Tian Yan melamun sambil menghisap rokok sury* untuk menenangkan pikirannya.


"Uhuk, uhuk!" Baru sekali dua kali menghisapnya Tian Yan langsung terbatuk, membuatnya yang kesal langsung melemparkan rokok itu ke dinding.


"Hah ..." Tian Yan menghembuskan nafas lega.


"Tuan, kau tidak apa-apa?" Jiao Yue menaruh kitabnya dan berbalik menatap Tian Yan dengan khawatir.


"Tidak apa, tapi Yue'er." Tian Yan balik bertanya, "Apakah kau dapat melawan Origin King Realm?"

__ADS_1


"Aku akan menggunakan seluruh kemampuanku, bahkan aku rela mengorbankan nyawa jika ada musuh, siapapun itu, yang mengganggu Tuan!" jawab Jiao Yue dengan ekspresi sangat serius.


"..." Tian Yan tertegun sejenak, barulah dia merentangkan tangannya dan mendekap kepala Jiao Yue ke lengannya, lalu berkata: "Jangan mengorbankan nyawamu, kau akan mati."


Jiao Yue sedikit tersenyum dan memejamkan matanya. "Aku akan bereinkarnasi! dan aku pasti akan menemui anda lagi, sebab takdir sudah mempertemukan kita, bahkan kematian tidak bisa membuat aku dan tuan terpisah secara mutlak."


"Bagaimana jika tidak?" Tian Yan menanyainya.


"Maka aku percaya Tuan sendiri yang akan turun ke Underworld (Dunia Bawah/ Akhirat) untuk membawaku kembali."


"Bagaimana itu bisa dilakukan ..." Tian Yan tersenyum kecut.


"Bukankah tuan pernah mengatakan saat kita sedang berdua, bahwa: Semuanya bisa terjadi selama dunia masih memiliki warna?"


Ia terdiam sejenak, dan memutuskan untuk menyudahi percakapan itu, "Malam masih panjang ..."


"Tuan ..." Jiao Yue berbalik menghadapnya sementara tangannya menyosor ke dalam celana Tian Yan untuk memprovokasi Adik Junior yang sedang terkurung di dalam sana.


Tian Yan juga melepaskan semua beban pikirannya, 'Beli saja Kartu Karakter jika memang tertekan, nyawa lebih penting dari pada poin.'


Dengan menyudahi pikirannya itu, Tian Yan pun mencium bibir kenyal Jiao Yue itu dengan rakus sementara tangan kirinya meremas ****** seksi milik Jiao Yue yang tersembunyi di balik helaian kain tipis Lingerie yang dia kenakan.


"Tuan ..."


***


Selain alasan karena Bing Hua adalah anak ke-dua dari Kaisar Kekaisaran Bulan Suci, tapi juga karena Bing Hua adalah kultivator paling berbakat yang dimiliki oleh Kekaisaran Bulan Suci.


Setiap dan masing-masing perwakilan dari keluarga-keluarga yang memiliki seorang Origin Field Realm mulai berdatangan dengan kelompok mereka masing-masing menuju ke Istana Kekaisaran yang megah di tengah-tengah Ibu Kota Kekaisaran.


Selang beberapa saat berlalu, ruang pertemuan seluas 100 meter persegi itu sudah penuh hampir keseluruhannya karena saking banyaknya orang-orang yang diundang ke acara tersebut.


Ruang pertemuan berada di tengah-tengah Istana Kekaisaran, di ruang itu memiliki dinding terbuka di samping kiri yang mengarah langsung ke arah sebuah tempat latihan yang juga sangatlah luas.


"Djdjskkegxyxue."


Banyak orang yang kenal menyapa satu sama lain sehingga ruangan itu terlihat sangat ramai dan agak ribut.


Namun tepat ketika terdengar suara langkah kaki dari pintu masuk, seketika semua orang menjadi diam, dan berbalik menghadap ke arah jalan masuk yang yang berada dari pintu masuk hingga ke kursi takhta.

__ADS_1


Tap... Tap...


Tiga individu muncul dari sana dan berjalan, satu di antaranya adalah seorang pria berumur sekitar empat puluhan.


Ia adalah Kaisar dari Kekaisaran ini, sekaligus orang nomor 1 di kekaisaran Bulan Suci, Bing Fan!


Di samping kirinya terdapat seorang pemuda dengan tubuh agak gendut serta memegang kipas tangan bambu di tangannya, wajahnya cukup angkuh.


Ia adalah putra pertama, memiliki kepribadian sedikit buruk, namun bakatnya juga sangat bagus. Namanya adalah Bing Yuo.


Lalu ... sementara itu.


Di sisi kanan Bing Fan adalah seorang wanita berpenampilan seperti baru menginjak umur 20 tahun, tubuhnya sangat ramping serta pakaiannya tertutup namun cukup ketat, matanya memancarkan ketidakpedulian, namun itu justru menarik banyak rasa kagum dari orang-orang.


Ia adalah Tuan Putri Ke-dua, Bing Hua!


Setiap pria yang melihatnya dapat merasakan hidup mereka sudah puas hanya dengan melihatnya, jika dapat memilikinya mungkin mereka sudah bisa mati tanpa penyesalan di dunia.


Sebab Ia cantik, juga elok, dapat dilihat dari gerak-geriknya yang sangat bermartabat dan agung seperti seorang dewi kecantikan.


"Hmm ..." Bing Hua sedikit melirik ke samping ketika ia dengan keluarganya sudah berjalan sampai di tengah-tengah.


Ia melihat pemuda itu, pemuda dengan manik mata serta warna rambut berwarna hitam pekat namun berkilauan sedikit cahaya.


Pemuda itu memandangnya dengan kagum, namun berbeda dengan semua orang di ruangan itu, kekagumannya itu seperti agak rendah, seolah dia berkata: 'Kau memang cantik, tapi ada yang lebih cantik dari kau.'


Perasaan itu terlintas di benak Bing Hua, membuatnya sedikit mengernyitkan keningnya sebentar, sebelum akhirnya melanjutkan perjalanannya ke depan.


'Hmm, Huang Yun ku lebih cantik ...' batin pemuda itu yang bukan lain adalah Tian Yan. Sementara di sebelah kiri dan kanan Tian Yan adalah Lu Xi dan Lu Yuo.


'Tapi dia cantik juga sih, hehe ...'


"Mencubit!"


'Ahhggh ...' Tian Yan sekali lagi merasakan kesakitan di dadanya, membuatnya menghilangkan pandangan kagumnya.


'Aku baru tahu kalau Elf memiliki sifat yang cemburu!' batin Tian Yan.


[Ini normal, karena di Domain Hutan, Ras Elf melarang praktik poligami, sebab pernah terjadi perang 1.000 tahun karena ada Elf Wanita yang cemburu dengan Elf Wanita lainnya.]

__ADS_1


'Wft!' Tian Yan tercengang.


[Bersambung!]


__ADS_2