Deity System : Cultivation

Deity System : Cultivation
Chapter 207 : Dewi


__ADS_3

‘Ehem ...’ Tian Yan tersenyum malu. ‘Bisakah aku memintamu meng-upgrade System sebanyak empat kali?’


[Tidak bisa! Host hanya bisa meminta hal yang sama sebanyak satu kali!]


‘Jadi aku hanya bisa meng-upgrade satu kali?’


[Benar.]


[Akan tetapi meng-upgrade System ke versi selanjutnya membutuhkan waktu cukup lama.]


‘Hmm, maka bisakah dipercepat menggunakan permintaanku?’


[Tidak bisa karena ada kemungkinan terjadi error.]


‘Hadeuh ...’ Ini juga masalah, tapi Tian Yan masih bisa menerimanya, ‘Kalau begitu ...’


Tian Yan memandang Qing Jia dengan penuh keyakinan, “Aku punya cara untuk menyelamatkan Qing Ye!”


“Ohh?” Qing Jia menaikkan alisnya, “Bagaimana caranya?”


“Lepaskan aku dahulu, aku berjanji akan menyelamatkan Qing Ye dalam empat tahun!”


“...” Qing Jia sama sekali meragukannya.


Melihat itu, Xun Die lantas mencoba untuk membantu Tian Yan dengan membujuk Qing Jia. “Senior, kurasa dia benar-benar serius!”


“...” Qing Jia tetap terdiam dan hanya memandang Tian Yan yang saat ini juga memandangnya, “Kau tahu, tidak ada Pil Tubuh di Alam Inti Langit ini.”


Tian Yan menyeringai, “Alam Inti Langit hanya dunia yang kecil, aku akan mencari di dunia yang luas!”


“!!!”


“Suami, jangan-jangan ...”


“Bodoh, apa kau cari mati?”


“...” Qing Jia juga dibuat terdiam seribu bahasa, tetapi kemudian dia tersenyum tipis, “Baiklah!”


“Guru!” Bai Qing Ye berseru dengan rasa takut.


Mereka semua tahu “dunia luas” yang dimaksud oleh Tian Yan sudah pasti bukan Akan Inti Langit lagi, itu pasti Alam Suci!


Alam tertinggi di jagad kultivasi ini!


Tempat itu adalah tujuan akhir para kultivator, tempat di mana terdapat banyak keajaiban dan surga kultivasi, itu adalah tempat yang tidak bisa dibayangkan oleh seorang fana seperti mereka.


Akan tetapi dibalik banyaknya keajaiban, tentu saja ada banyak musibah dan bencana yang bisa kapan saja memusnahkan para kultivator, di tempat seperti itu ... Tentu Bai Qing Ye sangat khawatir jika Tian Yan ingin pergi ke sana.


“Jangan khawatir, lagi pula aku akan menjaga bocah ini!” ucap Qing Jia dengan santai seolah itu bukan apa-apa.


“Senior, kau akan pergi?!” Xun Die seperti menelan batu ke dalam tenggorokannya, “Lalu, siapa yang memimpin sekte?”


“Siapa lagi? Tentu kau, lagi pula kau adik angkatku.”

__ADS_1


“Tapi aku masih Martial King ...”


“Tenang saja ...” Qing Jia berkata, “Ada aku yang akan membantumu.”


“Ehhh?” Xun Die tertegun sejenak, sama sekali tidak paham dengan apa yang keluar dari mulut Qing Jia, “Apa maksudmu, Senior? Jangan membuatku pusing.”


Seperti Xun Die, Tian Yan juga bertambah bingung, ‘Apa yang dibicarakan wanita ini? Aku sama sekali tidak paham!’


[Mungkin maksud dia adalah klon.]


‘Klon?’ Tian Yan tertegun, ‘Bukankah itu teknik legendaris? Apa wanita ini mempunyainya? Memangnya dia siapa? Bahkan Yun Die pernah berkata untuk membuat satu klon itu sangat sulit.’


“Kakak cantik, apa maksudmu kau menggunakan klon?” Tian Yan sedikit berpura-pura tidak tahu.


“Kau benar.” Qing Jia mengangguk, “Aku tidak menyangka kau cukup pintar.”


“Ehem!”


Apa aku terlihat bodoh selama ini?


“Biar kutebak, apa kau ini juga klon?”


Sebenarnya Tian Yan hanya menebak-nebak, tetapi itu membuat Qing Jia sedikit terkejut, “Kau bisa mengetahuinya!”


‘Sial, dia benar-benar klon?’ Tian Yan berkeringat dingin, bahkan jika saat ini tubuhnya hanya manusia biasa, akan tetapi jiwanya masihlah setara Martial Emperor, dengan menggunakan kekuatan jiwanya saja Tian Yan tidak bisa melihat kedalaman wanita ini, yang rupanya masihlah seorang klon!


Apa dia Dewi? Dia sepertinya sangat kuat ...


•••


“Bocah, untuk ke Alam Suci, kultivasimu haruslah berada di ranah Half Saint, kau tahu itu, bukan?”


“Aku sudah mendengar ini.” Tian Yan mengangguk.


“Lalu bagaimana caramu mencapai Half Saint dalam waktu dekat?”


“Aku punya caraku sendiri ...” Tian Yan tersenyum manis yang membuat Qing Jia semakin penasaran, akan tetapi dia bukan tipe orang yang sangat suka tentang hal-hal semacam itu.


“Nak, apa kau tertarik kenapa aku ingin mengikutimu ke Alam Suci?”


Benar juga, Tian Yan belum mengetahui ini.


“Memangnya karena apa?”


“Itu karena kau.” Qing Jia menatapnya, “Kau tahu tentang Phoenix, bukan?”


“Phoenix ... aku pernah mendengarnya.”


“Ya, Aku adalah Phoenix!”


“Ehhhhhhh????”


“Kau Phoenix?!!!” Suaranya bergema di antara sembilan puncak.

__ADS_1


“Tidak perlu terkejut.”


“Oh, ummm ... Lalu apa hubungannya denganku?”


“...” Qing Jia menatapnya untuk sesaat, “Apa kau percaya pada Dewa?”


“Sedikit ...” jawab Tian Yan.


“Tapi kami para Phoenix percaya mereka ada, dan yang kami sembah adalah salah satu seorang Dewi Tertinggi bernama ... Huang Luo Xi.”


“Pfft!” Tian Yan menyemburkan teh hangat yang baru saja ia minum, “Uhuk-uhuk ...”


Tian Yan mengatur pernafasannya, lalu bertanya, “Apa kau penganut The Law Of Sky?”


Tian Yan ingat betul bahwa nama Huang Luo Xi itu adalah salah satu dari 15 Dewi Tertinggi yang berada dalam ajaran The Law Of Sky yang pernah diceritakan oleh Jiao Yue.


“Kau mengetahui ajaran ini?” Qing Jia tampak tidak begitu terkejut, “Sudah kuduga, kau memang disayangi oleh langit.”


“Tidak, jangan berkata seperti itu ...” Tian Yan tersenyum canggung— Keberuntungannya hanyalah sebesar 0, apanya yang disayangi oleh langit? Aku dibenci! Aku dibenci!


“Yah, tidak apa jika seperti itu ... Tapi kami para Phoenix memang memercayai ini bahwa leluhur pertama kami merupakan keturunan dari Sang Dewi.”


“Oke, tapi ini masih tidak ada hubungannya denganku.”


“Tentu ada!” ucap Qing Jia, “Phoenix adalah makhluk istimewa dan kebanggaan surga, beberapa dari kami diberkahi dengan kemampuan untuk melihat sekilas ke masa depan yang kami percaya itu adalah Wahyu dari para Dewi.”


“Jangan bilang ...” Tian Yan merasa adegan ini sedikit familiar.


“Benar, aku sempat bermimpi bahwa kau memang akan kembali menjadi dirimu yang sebenarnya dan pergi ke Alam Suci, ini terjadi saat Xun Die membawa jiwamu ke sekte ini.”


“... Waktu selalu berjalan konstan, bagaimana kau bisa melihat ke waktu yang belum terjadi?” gumam Tian Yan. Hal ini bukan hanya terjadi pada Qing Jia saja, akan tetapi Jiao Yue juga pernah mendapatkan penglihatan bahwa dirinya akan menjadi ahli pedang terbaik di dunia ini.


Apa ini?


Apa benar Dewa itu ada? Tunggu, apakah System juga adalah pemberian Dewa kepadaku?


Semakin dipikir-pikir, semakin Tian Yan merasa yakin.


[System tidak diciptakan, seingatku, setelah aku muncul, aku sudah menjadi bagian dalam diri Host.]


System memberitahu secara blak-blakan kepada Tian Yan.


‘Umm, anggap saja aku hanya berteori ...’


Tapi jika itu memang benar, lantas kenapa? Kenapa aku yang dipilih?


Semakin ia berpikir, semakin hampa isi otaknya.


“Kau tidak perlu berpikir keras, lagi pula itu hanya pendapatku.”.


“U-Ummm ...”


•••

__ADS_1


Bersambung! Jangan lupa like, comment, dan share :)


__ADS_2