Dia.. Jodohku

Dia.. Jodohku
Bab 51


__ADS_3

>>author<<


"Ini keren banget, suka banget, bisa begadang semalaman suntuk nih, browsing sepuasnya kalau begini" ucap Ocha penuh semangat.


Masih dengan handuk kimononya dan handuk yang bergelung di atas kepalanya, ia langsung dengan rasa tak sabar mencoba laptop baru yang dibeli oleh Abi. Tidak hanya laptop yang dibeli oleh Abi, tapi semua perangkat yang diperlukan untuk melengkapi kebutuhan browsing dan penyimpanan data. Semua hal detailnya dibeli Abi untuk Ocha, mulai dari mouse wireless, modem beserta kartu provider penunjangnya, flashdisk. Ocha sampai tercengang melihat begitu komplitnya, Abi membelikannya semua perangkat itu.


"Mas Abi baik banget sih, ngasih Ocha segini banyaknya. Apa dia baik juga ya ke semua mantan-mantannya? Mantan? Oh ya aku belum tau, mas Abi punya mantan berapa. Kok tiba-tiba jadi cemburu ya. Memikirkannya saja bikin panas hati, apalagi kalau tau detailnya" celoteh Ocha sambil mencoba kelebihan dari laptop keluaran terbarunya.


Tok ... tok ... tok ....


"Ocha ... ayo makan dulu sayang!" teriak mamanya dari balik pintu kamar membuyarkannya ditengah-tengah aktivitas Ocha meng-explore laptop barunya.


"Ya mah!" sahut Ocha kemudian beranjak turun dari ranjangnya dan menghentikan aktivitasnya. Lalu bergegas mengganti kimononya dengan pakaian tidur.


"Mah, aku udah makan sama mas Abi sebelum pulang tadi" ucap Ocha sambil tetap duduk di kursi ruang makan.


"Udah duduk aja dulu, papa mau berbicara penting sama kamu" ucap mamanya. Ocha menurut saja.


"Ocha, teman papa yang di Bandung ada yang menawarkan untuk menerima kamu bekerja menjadi staff TU di sekolahnya. Papa belum memberikan jawaban pasti untuk teman papa itu, sebelum berunding dengan Ocha terlebih dahulu. Yang papa pikirkan adalah waktu yang ditentukan untuk kamu bertunangan dengan Abi sudah dekat bahkan hanya tinggal menghitung beberapa hari lagi saja. Jadi papa menyerahkan keputusan seutuhnya pada Ocha" jelas papanya.


"Sebenarnya Ocha juga mau punya pekerjaan setelah lulus kuliah, tapi itu lokasinya di Bandung. Ocha ragu pah" tutur Ocha.


Ia sebenarnya sungguh ingin segera memiliki pekerjaan dan penghasilan sendiri, tetapi lokasi yang papanya tawarkan berada jauh dari kota kelahirannya. Ia juga memikirkan perasaannya yang mulai tumbuh pada Abi. Ia tak mau jauh dari Abi.


"Oh ya pah, Nisa juga menawarkan lowongan pekerjaan pada Ocha sebagai asisten dosen di kampus Ocha. Tapi Ocha juga belum memberikan jawaban sebelum meminta pendapat papa tentang hal ini. Jadi menurut papa, Ocha ambil gak pekerjaan ini?" tutur Ocha.


"Menurut papa, jika Ocha merasa berat untuk bekerja di luar kota, maka lebih baik Ocha mengambil lowongan pekerjaan yang Nisa tawarkan. Mengingat kamu juga harus fokus pada pertunangan kamu" ucap papanya.


"Ya sudah kalau begitu, nanti Ocha hubungi Nisa lalu menyiapkan berkas lamaran untuk dikirim ke kampus" ucap Ocha.

__ADS_1


"Mah, pah, Ocha ke kamar ya, mau istirahat" ucap Ocha lalu pergi masuk ke kamarnya.


Ocha menutup pintu kamarnya, namun ia belum bergerak dari sana. Ia menyandarkan punggungnya pada pintu kamar.


"Tunangan, dengan mas Abi ... " pikirannya melayang mendengar kata tunangan. Sungguh takdir yang tak dapat di duga, ia bisa dengan cepat akan menjadi tunangan seseorang yang dikenalkan oleh kedua orang tuanya. Orang yang dulu sangat ia tolak kehadirannya.


Seorang Abi yang mampu mengobati luka hatinya. Luka yang ditorehkan oleh mantan kekasihnya satu-satunya.


"Semoga mas Abi tidak berubah. Semoga perlakuan baik Abi padaku akan terus begitu" lirih Ocha.


Masih ada sedikit trauma menyangkut laki-laki. Ia takut, Abi berubah perlakuannya seperti Doni yang menjadi kurang ajar padanya.


.


.


#di rumah Abi


"Wa'laikum salam ... Loh mas baru pulang? Motormu kemana mas?" tanya ibunya melihat anaknya pulang diantar ojek.


"Ada di bengkel Bagas, bu" ucap Abi sambil membuka kancing kemeja bagian lengan lalu melipatnya ke batas siku.


"Kenapa motornya? Mogok?" tanya ibunya sambil duduk di sofa sebelah anaknya.


"Enggak bu, tadi Abi abis jalan-jalan sama Ocha" tuturnya lagi. Dan sebelum ibunya bertanya lebih lanjut lagi, Abi menjelaskan awal ketemu dengan Ocha di bengkel Bagas hingga makan malam romantis di restaurant favorit keluarganya.


"Oh gitu, ya sudah, mas masuk kamar gih mandi lalu istirahat. Ibu tadi udah siapkan makan malam untuk mas, tapi karena mas udah makan, jadi nanti ibu masukkan lagi ke lemari es" ucap ibunya.


Abi lalu beranjak masuk kamar. Ia menyambar handuk yang menggantung di samping lemari bajunya.

__ADS_1


.


.


"Hallo, Nis. sori nih ganggu kamu telpon malam-malam. Aku udah ada keputusan nih. Besok aku siap berangkat ke kampus intuk menyerahkan berkas lamaran asisten dosen. Kamu temeni aku besok ya. Oke deh, nanti aku jemput kamu jam delapan, kita berangkat" Ocha menutup sambungan telpon dengan Nisa.


"Semoga besok berjalan lancar wawancaranya" lirih Ocha.


"Sebaiknya aku membereskan yang akan dibawa besok untuk diserahkan ke bagian administrasi" gumam Ocha sambil satu persatu membuka kembali berkas-berkas yang diperlukan sebagai syarat melamar besok.


Pekerjaan yang dilamar Ocha adalah menjadi asisten dosen dari salah satu dosen di kampusnya. Ia sendiri belum tau siapa dosen yang akan menjadi rekan kerjanya. Apakah dosen itu seorang perempuan atau seorang laki-laki, entah apakah dosennya sudah berumur ataukah masih muda. Besok saat Ocha wawancara, semua akan diketahui oleh Ocha.


.


.


.


🌺 hai readers..


Terima kasih karena sudah setia menemani perjalanan Ocha dan Abi. Author bikin per alur ceritanya sengaja dibikin alur slow supaya selamat hahaa 😝 alon alon asal kelakon bukan deng ... tapi emang author suka menceritakan hal detailnya.


Bagi yang tak suka, maafkeun yaa😔 kemampuan author masih terus belajar untuk meningkatkan kualitas tulisan author


anyways author ucapkan terima kasih banyak karena sudah setia menemani kami sampai bab 51, wah gak nyangka udah segitu 😀


oke gaess jangan lupa jempolnya dimainkan ya untuk like, komen dan votenya ya teman-teman, terima kasih teman-teman...


babay....😘

__ADS_1


Lot's of love from Ro Miyoung 💕💕


__ADS_2